Biaya Admin BRILink untuk Berbagai Jenis Transaksi Perbankan

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

BRILink bisa menjadi pilihan alternatif bagi nasabah BRI yang ingin melakukan transaksi perbankan secara langsung. BRILink merupakan perluasan layanan perbankan tanpa kantor yang diinisiasi oleh BRI.
BRILink dapat melayani transaksi perbankan seperti transfer ke sesama BRI atau antarbank, setor dan tarik tunai, hingga bayar tagihan ataupun belanja online.
Semua transaksi perbankan melalui BRILink akan dikenakan biaya admin kepada nasabah. Lantas, berapa biaya admin BRIlink? Simak terus uraian ini untuk mengetahui informasi lengkapnya.
Biaya Admin BRIlink
Biaya admin BRILink umumnya ditentukan berdasarkan jenis dan nominal transaksinya. Selain itu, besaran biaya admin di tiap wilayah BRILink bisa berbeda-beda. Berikut rinciannya:
Transfer sesama BRI: Rp 3.000
Transfer antarbank: Rp 6.0000
Tarik tunai dengan kartu ATM: Rp 5.000-Rp 10.000
Tarik tunai tanpa kartu ATM: Rp 3.000.
Setor tunai:
Rp 5.000-Rp 10.000 untuk penyetoran di bawah Rp 5.000.000
Lebih dari Rp 10.000 untuk penyetoran di atas Rp 5.000.000
Sebagai informasi tambahan, untuk dapat melakukan tarik tunai di BRIlink tanpa kartu ATM, nasabah harus daftar dan aktivasi BRImo terlebih dahulu.
Mengutip laman bri.co.id, BRImo merupakan aplikasi keuangan digital yang dihadirkan BRI untuk memberikan kemudahan bagi nasabah maupun non nasabah BRI agar dapat melakukan berbagai transaksi perbankan menggunakan ponsel tanpa harus pergi ke bank.
Baca juga: Biaya Admin BritAma 2024 per Bulan Berdasarkan Jenis Tabungannya
Sekilas tentang BRILink
Berdasarkan informasi dari laman BRI, BRILink adalah program perluasan layanan perbankan tanpa kantor yang dikeluarkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI).
BRILink dapat melayani transaksi perbankan bagi masyarakat secara real time dengan menggunakan fitur EDC mini ATM BRI atau BRILink Mobile.
Program ini menjadi salah satu solusi guna memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap transaksi keuangan, terutama bagi mereka yang berada di pelosok.
Tidak ada atau jauhnya jarak bank dan ATM dari rumah menjadi salah satu penghambat mereka dalam melakukan transaksi perbankan. Dengan hadirnya BRILink, masyarakat pelosok dapat merasakan layanan seperti di bank ataupun ATM.
(NDA)
