Biaya Bulanan Kartu Kredit BRI, Ini Besaran Sesuai Jenisnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Biaya bulanan kartu kredit BRI merupakan salah satu tagihan yang perlu dibayarkan bagi para nasabah pemegang kartu kredit. Begitupun nasabah-nasabah Bank BRI, pembiayaan ini tidak terlepas bagi mereka.
Adapun biaya bulanan ini berupa tagihan dana yang telah digunakan nasabah dari Bank BRI melalui kartu kredit yang mereka miliki. Hal ini tentunya menjadi kewajiban para nasabah pemegang kartu kredit.
Perlu diketahui bahwa biaya atau tagihan minimum pembayaran kartu kredit sebelumnya mengecil menjadi 5% dari yang tadinya 10%. Peraturan ini tercantum dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 22/7/PBI/2020 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Beberapa Ketentuan BI sebagai Dampak Pandemi Covid-19.
Namun, biaya penagihan minimum pembayaran ini berakhir pada 30 Juni 2022 lalu. Jadi, para nasabah akan kembali membayar tagihan minimum pembayarannya sebesar 10%.
Tidak hanya biaya tagihan yang perlu dibayarkan setiap bulan. Jika kalian terlambat melakukan pembayaran, akan ada biaya tagihan keterlambatan sebesar 3% atau maksimal Rp150.000 dari jumlah minimum pembayaran tagihan bulanan.
Sebelumnya, biaya keterlambatan ini sebesar 1% atau maksimal Rp100.000 berdasarkan peraturan yang sama. Tetapi berubah dan kembali menjadi 3%.
Jenis-jenis Kartu Kredit BRI
Untuk mengetahui pembiayaan atau tagihan lain, hal ini berbeda-beda pada setiap kartu yang Anda gunakan. Berikut penjelasan beberapa kartu kredit Bank BRI, dan juga pembiayaan-pembiayaannya:
1. BRI Easy Card
Pertama ialah kartu kredit BRI Easy Card. Kartu ini memang diperuntukkan agar memudahkan para nasabah dalam melakukan transaksi sehari-hari.
Bagi kalian yang ingin memiliki kartu kredit ini harus mempunyai gaji minimum per bulan sebesar Rp3.000.000 dengan biaya limit awal Rp3.000.000 s/d Rp4.999.999. Adapun biaya lainnya adalah:
Biaya Tahunan Kartu Basic: Rp250.000
Biaya Tahunan Kartu Supplement: Rp125.000
Biaya Over Limit: Rp100.000
Biaya Penggantian Kartu: Rp50.000
Biaya Pencetakan Ulang Billing Statement: Rp15.000
Biaya Copy Sales Draft Local: Rp25.000
Biaya Copy Sales Draft International: Rp150.000
Biaya Kenaikan Limit: Rp50.000
Biaya Upgrade Kartu: Rp75.000
2. BRI Platinum Card
Lalu ada kartu kredit BRI Platinum Card. Bagi nasabah yang hendak memiliki kartu ini perlu mempunyai gaji minimal sebesar Rp8.500.000, sementara saldo limit awal kartu sebesar Rp50.000.000 s/d Rp99.999.999. Untuk biaya lainnya, sebagai berikut:
Biaya Tahunan Kartu Basic: Rp600.000
Biaya Tahunan Kartu Supplement: Rp300.000
Biaya Over Limit: Rp125.000
Biaya Penggantian Kartu: Rp50.000
Biaya Pencetakan Ulang Billing Statement: Rp15.000
Biaya Copy Sales Draft Local: Rp25.000
Biaya Copy Sales Draft International: Rp150.000
Biaya Kenaikan Limit: Rp100.000
3. BRI JCB Platinum Card
Sedangkan untuk kartu kredit BRI JCB Platinum Card, para nasabah perlu memiliki penghasilan per bulan sebesar Rp5.000.000, dan memiliki limit awal sekitar Rp15.000.000 s/d Rp49.999.999. Berikut untuk biaya lainnya:
Biaya Tahunan Kartu Basic: Rp300.000
Biaya Tahunan Kartu Supplement: Rp150.000
Biaya Over Limit: Rp100.000
Biaya Penggantian Kartu: Rp100.000
Biaya Pencetakan Ulang Billing Statement: Rp15.000
Biaya Copy Sales Draft Local: Rp25.000
Biaya Copy Sales Draft International: Rp100.000
Biaya Kenaikan Limit: Rp75.000
Itulah sederet pembiayaan dari kartu kredit Bank BRI. Jika kalian hendak melihat lebih jelas mengenai kartu-kartu lain yang ditawarkan Bank BRI, seperti kartu kredit BRI Wonderful Indonesia Card, BRI World Access Card, BRI Touch Card, BRI Infinite Card, BRI Business Card bisa melihatnya melalui situs resmi BRI, yakni https://kartukredit.bri.co.id/.
(NNR)
