Konten dari Pengguna

Biaya Dapat Diklasifikasikan Menjadi Apa Saja? Ini Kategorinya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengklasifikasian biaya. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengklasifikasian biaya. Foto: Pixabay

Secara etimologi, biaya adalah uang yang dikeluarkan untuk mengadakan (mendirikan, melakukan, dan sebagainya) sesuatu. Dalam ilmu akuntansi, biaya dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kategori dengan tujuan yang berbeda-beda.

Menurut buku Akuntansi Biaya: Pedoman Terlengkap Analisis dan Pengendalian Biaya Produksi oleh Indra Mahardika Putra, klasifikasi adalah proses pengelompokan suatu komponen secara lebih ringkas dan lebih sistematis agar dapat memberikan informasi yang lebih akurat.

Pengklasifikasian biaya ditujukan untuk memudahkan para akuntan dalam pencatatan dan penyusunan laporan keuangan. Hal ini juga bertujuan agar dapat memberikan gambaran informasi yang akurat kepada pihak manajemen.

Biaya Dapat Diklasifikasikan Menjadi Kategori Ini

Ilustrasi pengklasifikasian biaya. Foto: Unsplash

Metode pengklasifikasian biaya biasanya tergantung kepada jenis dan karakteristik perusahaan itu sendiri. Pasalnya, setiap perusahaan memiliki tujuan yang berbeda-beda dalam menggunakan suatu biaya untuk operasional rutin perusahaan sehari-hari.

Menurut Mulyadi dalam buku Akuntansi Biaya yang ditulis oleh I Dewa Ayu Agung Tantri Pramawati, Juaniva Sidharta, Astuti, dkk, umumnya biaya dapat diklasifikasikan menjadi sebagai berikut:

1. Klasifikasi Biaya Menurut Objek Pengeluaran

Dalam cara ini, nama objek pengeluaran merupakan dasar pengklasifikasian biaya. Misalnya nama objek pengeluaran adalah 'bahan bakar', maka semua pengeluaran yang berhubungan dengan bahan bakar disebut dengan 'biaya bahan bakar'.

Contoh pengklasifikasian biaya atas dasar objek pengeluaran dalam perusahaan kertas adalah sebagai berikut: biaya merang, biaya jerami, biaya gaji dan upah, biaya depresiasi mesin, biaya asuransi, biaya bunga, dan seterusnya.

2. Klasifikasi Biaya Menurut Fungsi Pokok dalam Perusahaan

Dalam perusahaan manufaktur, biaya dapat dikelompokkan menjadi biaya produksi, biaya pemasaran, serta biaya administrasi dan umum. Berikut penjelasannya:

  1. Biaya Produksi: Ini merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap untuk dijual. Menurut objeknya biaya produksi dibagi menjadi tiga, yaitu Biaya Bahan Baku Langsung, Biaya Tenaga Kerja Langsung, dan Biaya Overhead Pabrik (Biaya Bahan Penolong dan Biaya Tenaga Kerja Tidak Langsung).

  2. Biaya Pemasaran: Ini merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan perusahaan ketika mendistribusikan barang dagangannya sampai ke tangan pelanggan. Biaya ini mencakup gaji wiraniaga, komisi wiraniaga, gaji karyawan pemasaran, biaya iklan, biaya telepon, biaya pengiriman, dan seterusnya.

  3. Biaya Administrasi dan Umum: Ini merupakan biaya-biaya untuk menampung keseluruhan biaya operasi kantor untuk mengkoordinasi kegiatan produksi dan pemasaran produk. Biaya ini mencakup gaji direktur, gaji sekretaris, biaya listrik telepon kantor, penyautan bangunan kantor, dan seterusnya.

Ilustrasi pengklasifikasian biaya. Foto: Unsplash

3. Klasifikasi Biaya Menurut Hubungan Biaya dengan Sesuatu yang Dibiayai

  1. Biaya Langsung (Direct Cost): Ini adalah biaya yang dapat ditelusuri secara langsung ke satu unit output yaitu produk atau ke departemen. Biaya langsung yang berhubungan dengan produk adalah biaya bahan baku langsung dan biaya tenaga kerja langsung, sedangkan biaya langsung yang berhubungan dengan departemen adalah semua biaya yang terjadi di dalam departemen tersebut.

  2. Biaya Tidak Langsung (Indirect Cost): Ini adalah biaya yang terjadinya tidak hanya disebabkan oleh sesuatu yang dibiayai. Biaya tidak langsung yang berhubungan dengan produk adalah biaya overhead pabrik (factory overhead costs), sedangkan biaya tidak langsung yang berhubungan dengan departemen adalah biaya yang terjadi di suatu departemen, tapi manfaatnya dinikmati oleh lebih dari satu departemen. Contohnya adalah biaya yang terjadi di departemen pembangkit tenaga listrik.

4. Klasifikasi Biaya Menurut Perilaku Biaya dalam Hubungannya dengan Perubahan Volume Kegiatan

  1. Biaya Variabel: Yaitu biaya yang akan selalu berfluktuasi sejalan dengan perubahan tingkat aktivitas perusahaan. Termasuk dalam kelompok ini adalah biaya bahan baku termasuk bahan baku langsung dan penolong, tenaga kerja langsung, sebagian overhead pabrik dan sebagian biaya pemasaran.

  2. Biaya Tetap: Yaitu biaya yang relatif tidak akan berubah walaupun terjadi perubahan tingkat aktivitas dalam batas tertentu. Termasuk dalam kelompok ini adalah sebagian biaya overhead, sebagian biaya pemasaran dan biaya administrasi dan umum.

  3. Biaya Semi Variabel: Yaitu biaya yang sebagian mengandung komponen variabel dan sebagian lagi mengandung biaya tetap. Biaya listrik, air, telepon adalah contoh biaya semi-variabel. Biaya listrik dan telepon sebagian bersifat tetap (biaya abonemen bulanan) dan sebagian bersifat variabel (biaya pemakaian).

5. Klasifikasi Biaya Menurut Jangka Waktu Manfaatnya

  1. Pengeluaran Modal (Capital Expenditures): Ini adalah biaya yang mempunyai manfaat lebih dari satu periode akuntansi. Pengeluaran modal ini pada saat terjadinya dilaporkan sebagai aset dan dibebankan dalam tahun-tahun yang menikmati manfaatnya dengan cara depresiasi, amortisasi dan deplesi. Contoh pengeluaran modal adalah pengeluaran untuk pembelian aset tetap, untuk reparasi besar terhadap aset tetap, untuk promosi besar-besaran dan pengeluaran untuk riset dan pengembangan suatu produk

  2. Pengeluaran Pendapatan (Revenue Expenditures): Ini adalah biaya yang hanya mempunyai manfaat dalam periode akuntansi di mana pengeluaran tersebut terjadi. Pengeluaran pendapatan ini pada saat terjadinya dibebankan sebagai biaya dan dipertemukan dengan pendapatan yang diperoleh dari pengeluaran biaya tersebut. Contoh pengeluaran pendapatan adalah biaya iklan dan biaya tenaga kerja.

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan biaya?
chevron-down

Secara etimologi, biaya adalah uang yang dikeluarkan untuk mengadakan (mendirikan, melakukan, dan sebagainya) sesuatu.

Apa tujuan klasifikasi biaya?
chevron-down

Pengklasifikasian biaya ditujukan untuk memudahkan para akuntan dalam pencatatan dan penyusunan laporan keuangan. Hal ini juga bertujuan agar dapat memberikan gambaran informasi yang akurat kepada pihak manajemen.

Bagaimana mengklasifikasikan biaya dalam perusahaan manufaktur?
chevron-down

Dalam perusahaan manufaktur, biaya dapat dikelompokkan menjadi biaya produksi, biaya pemasaran, serta biaya administrasi dan umum.