Biaya Pasang Listrik Baru Tahun 2025 untuk Layanan Pascabayar dan Prabayar

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

PT PLN (Pesero) menyediakan layanan pemasangan listrik baru bagi masyarakat yang membutuhkan pasokan listrik di daerahnya. Tarif biaya pasang listrik baru disesuaikan dengan besaran daya, ukuran tegangan, dan sambungan fasanya.
Hingga saat ini, ketentuannya masih merujuk pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 27 Tahun 2017 Tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang Terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik Oleh Pt Perusahaan Listrik Negara (Persero).
Adapun produk layanan listrik yang disediakan PLN terbagi menjadi listrik prabayar dan pascabayar. Untuk mengetahui perbedaan kedua layanan listrik tersebut beserta biaya pemasangannya, simak terus uraian ini.
Perbedaan Listrik Pascabayar dan Prabayar
Listrik pascabayar merupakan sistem ketika pelanggan menggunakan listrik terlebih dahulu dan membayar tagihan setiap akhir periode (biasanya bulanan). Tagihan listrik didasarkan pada jumlah konsumsi listrik selama periode tersebut.
Sementara untuk listrik prabayar, pelanggan membeli token listrik (pulsa) terlebih dahulu sebelum menggunakan listrik. Setiap kali token diisi, jumlah kWh akan ditambahkan ke meteran, dan listrik dapat digunakan hingga saldo habis.
Baca Juga: Promo Token Listrik Sampai Kapan? Ini Informasi dan Cara Mendapatkannya
Biaya Pasang Listrik Baru Tahun 2025
Berikut rincian biaya pasang listrik baru untuk jenis listrik prabayar maupun pascabayar sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 27 Tahun 2017.
Daya 450 VA
Prabayar: Rp421.000
Pascabayar: Rp282.900
Daya 900 VA
Prabayar: Rp843.000
Pascabayar: Rp967.800
Daya 1.300 VA
Prabayar: Rp1.218.000
Pascabayar: Rp1.485.900
Daya 2.200 VA
Prabayar: Rp2.062.000
Pascabayar: Rp2.482.200
Daya 3.500 VA
Prabayar: Rp3.391.500
Pascabayar: Rp4.046.500
Daya 4.400 VA
Prabayar: Rp5.096.400
Pascabayar: Rp5.096.400
Daya 5.500 VA
Prabayar: Rp6.368.000
Pascabayar: Rp6.368.000
Daya 6.600 VA
Prabayar: Rp7.527.400
Pascabayar: Rp7.527.400
Daya 7.700 VA
Prabayar: Rp8.780.300
Pascabayar: Rp8.780.300
Cara Mengajukan Permohonan Pemasangan Listrik Baru
PLN menyediakan kemudahan bagi pelanggan yang ingin memasang listrik baru melalui beberapa metode, di antaranya sebagai berikut.
1. Melalui Website PLN
Kunjungi laman layanan.pln.co.id di peramban perangkat pribadi.
Setelah masuk ke halaman utama klik menu ‘Pasang Baru’.
Halaman “Syarat dan Ketentuan Pasang Baru” pun akan muncul. Gulir layar ke bawah lalu klik “Setuju”.
Isi formulir “Data Pelanggan” secara teliti sesuai kartu identitas.
Isi formulir “Data Pemohon”.
Klik menu “Hitung Biaya”.
Akan tertera nominal yang harus dibayar untuk membuat sambungan baru.
Pembayaran bisa dilakukan ke kantor PLN atau melalui ATM di bank yang telah ditentukan.
Petugas penyambungan dari PLN akan memasang kWh meter.
2. Melalui Aplikasi PLN Mobile
Unduh aplikasi PLN Mobile di Google Play Store atau App Store
Buka aplikasinya dan pilih menu ‘Pasang Baru’.
Pilih “Lokasi pemasangan”.
Isi “Detail Layanan”.
Isi “Data SLO” lalu pilih token (khusus prabayar) dan isi data pelanggan.
Kirim permohonan dan lakukan pembayaran.
Setelah selesai, petugas dari PLN akan memasang listrik ke rumah.
3. Melalui Kantor PLN Terdekat
Kunjungi kantor PLN terdekat dengan membawa identitas diri dan dokumen pendukung.
Isi formulir permohonan pemasangan listrik baru.
Pilih daya dan jenis layanan yang diinginkan.
Lakukan pembayaran sesuai biaya yang ditentukan.
Tunggu jadwal pemasangan dari petugas PLN.
(NDA)
