Biaya Transfer Antar Bank Beserta Rinciannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Biaya transfer antar bank memang terbilang memiliki besaran yang tidak terlalu tinggi. Namun, meski begitu ada baiknya untuk mengetahui jumlah biaya yang dikenakan saat melakukan transaksi antar bank agar kita lebih efektif dalam mengelola keuangan.
Besaran biaya transfer antar bank memiliki ketentuan masing-masing untuk setiap jenis layanan transaksinya. Misalnya jumlah biaya transfer antar bank yang dikenakan via kliring biasanya berbeda dengan biaya transfer menggunakan ATM.
Jenis Layanan Transaksi
Menyadur situs CIMB Niaga, berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis layanan transfer perbankan.
Sistem Kliring
Sistem kliring biasanya dilakukan untuk melakukan transfer antar bank. Misalnya kamu memiliki dana dari rekening bank A dan ingin melakukan transfer sejumlah uang kepada rekan kamu yang memiliki tabungan di rekening bank B.
Dalam proses transfer itulah pihak bank A akan melakukan proses pengecekan apakah terdapat ketersediaan dana untuk melakukan transfer ke rekening bank B. Proses pengecekan inilah yang disebut dengan kliring.
Real Time Gross Settlement (RTGS)
Selain kliring, ada juga yang disebut dengan Real Time Gross Settlement atau disingkat menjadi RTGS. Berbeda dengan kliring yang bisa memakan waktu 2-3 hari kerja, pada layanan transfer RTGS uang yang ditransfer bisa sampai di rekening penerima di hari yang sama.
Pada RTGS, waktu yang dibutuhkan relatif lebih singkat dibandingkan dengan kliring, yaitu berkisar 4 jam saja. Namun, apabila transfer dilakukan di atas pukul 15.00 maka dana yang ditransfer baru akan sampai di rekening tujuan pada keesokan harinya. Hal itu karena pada pukul 15.00 biasanya bank sudah dalam proses closing.
Sama halnya apabila transfer dilakukan di akhir bulan (tanggal 30 atau 31), transfer akan mengalami keterlambatan selama satu hari karena adanya proses tutup buku pada bank.
Real Time Online
Jenis terakhir adalah layanan transfer Real Time Online (RTO). Saat ini, jenis layanan RTO merupakan jenis yang paling sering dan umum dilakukan. Sistem transfer RTO ini bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja melalui ATM, internet banking, mobile banking, maupun SMS banking tanpa perlu melalui teller di bank.
Selain itu, uang yang ditransfer melalui RTO juga akan langsung sampai ke rekening tujuan, tidak seperti RTGS yang membutuhkan waktu beberapa jam atau bahkan kliring yang membutuhkan waktu hingga beberapa hari.
Hanya saja, jumlah limit dana yang bisa ditransfer melalui RTO relatif lebih kecil ketimbang RTGS dan kliring. Oleh karena itu, RTO biasanya dilakukan untuk transfer sehari-hari dan sering dilakukan.
Biaya Transfer Antar Bank
Jumlah biaya transfer antar bank yang dikenakan per satu kali transaksi untuk seluruh jenis bank kurang lebih memiliki besaran sebagai berikut ini.
Biaya transfer antar bank via ATM = Rp6.500
Biaya transfer antar bank via Internet Banking = Rp6.500
Biaya transfer antar bank via SMS Banking = Rp6.500
Biaya transfer antar bank via Mobile Banking = Rp6.500
Biaya transfer antar bank via Kliring = Rp5.000
Biaya transfer antar bank via RTGS = Rp25.000
Biaya tarik tunai di ATM bank lain = Rp6.500
(AMP)
