Konten dari Pengguna

Bisnis Kecil-kecilan untuk Pelajar, Simak Referensinya di Sini

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bisnis Kecil-kecilan untuk Pelajar. Foto: Unsplash.com/Brooke Cagle
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bisnis Kecil-kecilan untuk Pelajar. Foto: Unsplash.com/Brooke Cagle

Bisnis kecil-kecilan saat ini digeluti pelajar, bersamaan dalam menjalani kewajibannya. Bisnis ini biasanya dapat dilakukan kapan pun dan tak memerlukan modal besar.

Bisnis kecil-kecilan untuk pelajar umumnya memanfaatkan ilmu pengetahuan yang dimiliki, seperti menerjemahkan tulisan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dengan ilmu dan kemampuan yang ada.

Untuk mengetahui ide bisnis kecil-kecilan untuk pelajar lainnya, simak referensinya di artikel Berita Bisnis berikut ini.

Bisnis Kecil-kecilan untuk Pelajar

Ilustrasi Bisnis Kecil-kecilan untuk Pelajar. Foto: Unsplash.com/Brooke Cagle

Berikut Berita Bisnis rangkum informasi mengenai ide bisnis kecil-kecilan untuk pelajar sebagai referensi menggeluti bidang usaha sambil melaksanakan kewajiban belajar:

1. Afiliator

Ilustrasi Bisnis Kecil-kecilan untuk Pelajar. Foto: Unsplash.com/Windows

Afiliator atau dikenal juga sebagai affiliate marketer adalah orang yang memasarkan suatu produk dan akan menerima kompensasi dari perusahaan jika konsumen membelinya.

Keuntungan menjadi afiliator selain memperoleh uang, yakni seorang afiliator tak membuat produk, tak perlu memproses pesanan, dan yang lebih penting, tak perlu menyetok barang.

Mengutip laman resmi help.shopee.co.id, Shopee Affiliates Program adalah salah satu program Shopee yang mewadahi seluruh pengguna media sosial untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan cara mempromosikan produk-produk Shopee di media sosial mereka.

Afiliator dalam program ini diberikan kebebasan untuk berkreasi membuat konten selama produk-produk yang dipromosikan memenuhi syarat dan ketentuan Shopee.

Bisnis ini dapat dilakukan pada kesempatan apa pun, seperti saat jam istirahat kuliah, menunggu kelas selanjutnya, atau di waktu luang lainnya.

Baca Juga: Shopee Affiliates Program: Pengertian dan Cara Daftarnya

2. Video Editor

Ilustrasi Bisnis Kecil-kecilan untuk Pelajar. Foto: Unsplash.com/Ryan Snaadt

Banyak merek yang mengiklankan produknya di media sosial, seperti Instagram dan TikTok dengan durasi 30 detik ataupun 60 detik. Hal yang penting dalam pembuatan iklan tersebut adalah konsep dan gaya pengambilan video untuk iklan tersebut.

Untuk itu pengeditan video adalah salah satu bisnis yang berpeluang mendatangkan keuntungan di dunia serba digital ini. Pelajar bisa mengembangkan keahlian menggunakan Adobe Premiere Rush, iMovie, KineMaster, dan aplikasi Video Editing lainnya.

Selain itu, mereka juga dapat melihat tutorial pembelajaran berbagai aplikasi secara gratis di YouTube untuk meningkatkan keterampilannya.

3. Jasa Penerjemah

Ilustrasi Bisnis Kecil-kecilan untuk Pelajar. Foto: Unsplash.com/Aaron Burden

Jasa penerjemah adalah mereka yang menerjemahkan dokumen asli ke bahasa berbeda yang masih diakui dan disetujui sebagai dokumen hukum.

Jasa penerjemah ini bisa dimanfaatkan mahasiswa atau pekerja lainnya yang perlu membuat tugas bahasa Inggris hingga Curriculum Vitae dalam bahasa Inggris. Terlebih lagi, aplikasi terjemahan dinilai tak cukup akurat atau terkadang menggunakan pilihan kata yang kaku.

Biasanya perhitungan harga jasa ini dilihat per kata. Misalnya, suatu penyedia jasa menetapkan harga Rp500 per kata. Jadi jika ada 1.000 kata, omset yang dihasilkan sekitar Rp500.000.

Modal yang diperlukan untuk jasa ini, di antaranya kecakapan bahasa tertentu yang fasih, alat penunjang seperti laptop atau komputer, dan kuota Internet.

4. Podcast Pendidikan

Ilustrasi Bisnis Kecil-kecilan untuk Pelajar. Foto: Unsplash.com/Soundtrap

Mengutip startupsavant.com, karena siniar atau podcast telah menjadi salah satu platform media dengan pertumbuhan terbesar di dunia, sangat mudah untuk memulai bisnis podcast yang berfokus pada pendidikan.

Jenis siniar ini dapat dilakukan dengan mewawancarai guru, mendiskusikan metode pendidikan baru, dan mengulas produk teknologi edukasi terbaru. Selanjutnya, pelajar juga dapat menggunakan siniar untuk menghasilkan prospek untuk ide perusahaan rintisan lainnya.

Selain itu, podcast pendidikan dapat membantu siswa lainnya untuk mendapatkan pendidikan tambahan selain apa yang sudah dipelajari di sekolah.

5. Jasa Titip Barang

Ilustrasi Bisnis Kecil-kecilan untuk Pelajar. Foto: Unsplash.com/Arturo Rey

Mengutip jurnal Fenomena Jasa Titip (Jastip) dan Polemik bagi Kelangsungan Produk UMKM oleh Kusumastuti, jasa titip atau yang dikenal dengan Personal Shopper merupakan sebuah pekerjaan keluar masuk toko, mal, atau pedagang besar dengan tujuan membelikan barang yang dipesan pelanggan.

Dengan bermodalkan ponsel pintar, koneksi Internet, dan media sosial, kegiatan jastip bertransformasi menjadi bisnis menguntungkan di tengah kehadiran berbagai lokapasar atau marketplace.

Selain teknologi digital, modal yang diperlukan lainnya adalah bensin untuk kendaraan. Satu liter bensin dapat menempuh jarak kurang lebih 52 kilometer dengan tarif Rp15.000 untuk 1 liternya.

Jasa ini biasanya banyak dilakukan di kalangan mahasiswa yang sedang mengunjungi toko buku tertentu atau sedang liburan ke luar negeri.

(MQ)