Konten dari Pengguna

Brand Attitude: Pengertian, Manfaat, dan Contohnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Brand Attitude. Foto: Pexels.com/cottonbro studio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Brand Attitude. Foto: Pexels.com/cottonbro studio

Brand attitude mengacu pada bagaimana perasaan konsumen atau pelanggan terhadap suatu merek produk. Dalam brand attitude, pelanggan akan memberi tanggapa negatif maupun positif untuk setiap brand yang dikonsumsinya.

Untuk mengetahui informasi seputar brand attitude lebih rinci, simak pembahasan lengkapnya mengenai pengertian, manfaat, dan contohnyanya di artikel berikut.

Pengertian Brand Attitude

Ilustrasi Brand Attitude. Foto: Pexels.com/David Bares

Mengutip econposts.com, brand attitude adalah opini pelanggan terhadap suatu produk atau layanan yang diidentifikasi melalui riset pasar yang dilakukan.

Brand attitude dianggap sebagai keadaan pikiran pelanggan yang memungkinkan mereka untuk menyaring produk atau layanan yang akan dipilih melalui semua opsi produk yang tersedia.

Sederhananya, brand attitude meneliti bagaimana perasaan pelanggan terhadap suatu merek dan seberapa besar nilai yang mereka dilihat dari merek produk tersebut.

Merujuk formpl.us, ketika brand attitude positif dengan pengakuan merek yang kuat, ekuitas merek akan semakin tinggi. Ekuitas merek atau brand equity adalah keuntungan finansial yang dimiliki merek untuk mendorong lebih banyak penjualan.

Sebaliknya, brand attitude yang negatif akan membuat perusahaan kehilangan pelanggan di masa depan karena ulasan negatif dari pelanggan yang sudah ada akan menghalangi calon pelanggan lainnya.

Melalui strategi branding, perusahaan dapat memosisikan diri dengan baik di pasar dengan mengukur intensitas perasaan pelanggan terhadap merek dan memastikannya positif.

Manfaat Memiliki Brand Attitude

Ilustrasi Brand Attitude. Foto: Pexels.com/Ade Rifaie

Berikut manfaat memiliki brand attitude positif yang dikutip laman formpl.us:

1. Meningkatkan Loyalitas Merek

Pelanggan cenderung bertahan dengan perusahaan yang mempunyai keterikatan emosional positif daripada perusahaan yang tak memilikinya.

Dengan terciptanya keterikatan positif, hal itu akan meningkatkan loyalitas yang positif pula.

2. Menaikkan Reputasi Merek

Salah satu hal terbaik dari memiliki brand attitude yang positif adalah meningkatkan kepercayaan sehingga pelanggan menjadi duta untuk produk yang digunakan.

Pelanggan tersebut akan merekomendasikan produk ke teman dan keluarga, sehingga akan meningkatkan reputasi merek tersebut.

3. Meningkatkan Penjualan dan Pertumbuhan

Memiliki brand attitude yang positif akan meningkatkan loyalitas pelanggan, kepercayaan, dan bahkan meningkatkan nilai merek tersebut. Dengan begitu, pelanggan bersedia membayar lebih tinggi untuk produk dan layanan yang ditawarkan.

Contoh Brand Attitude

Ilustrasi Brand Attitude. Foto: Pexels.com/Ray Piedra

Merujuk laman yang sama, berikut beberapa contoh dari merek yang berhasil menumbuhkan brand attitude positif:

1. Apple

Apple adalah salah satu merek ponsel dan komputer terkuat di dunia karena para pelanggannya memiliki brand attitude positif terhadap merek tersebut. Apple berhasil menampilkan dirinya sebagai merek yang inovatif, premium, dan mudah digunakan.

Pelanggan Apple melihat nilai besar pada produknya sehingga mereka bersedia membayar di atas harga pasar standar untuk produk tersebut dan tetap setia.

2. Coca-Cola

Coca-Cola adalah contoh klasik dari sebuah merek yang secara efektif memanfaatkan warisan dan nostalgia untuk menumbuhkan brand attitude yang positif secara global. Banyak orang memiliki hubungan emosional dengan merek ini dan menganggapnya sebagai perusahaan minuman klasik.

Sekian informasi seputar pengertian brand attitude, manfaat, dan contohnya. Semoga bermanfaat.

(MQ)

Frequently Asked Question Section

Apa itu ekuitas merek?
chevron-down

Ekuitas merek adalah keuntungan finansial yang dimiliki merek untuk mendorong lebih banyak penjualan.

Bagaimana jika brand attitude negatif?
chevron-down

Brand attitude yang negatif akan membuat perusahaan kehilangan pelanggan di masa depan karena ulasan negatif dari pelanggan yang sudah ada akan menghalangi calon pelanggan lainnya.

Apa contoh brand yang memiliki brand attitude positif?
chevron-down

Contoh merek yang memiliki brand attitude positif adalah Apple dan Coca Cola.