Brand Equity: Pengertian, Indikator, dan Kategorinya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Brand equity adalah istilah lain dari kekuatan suatu merek dan dikatakan kuat apabila memiliki pembeda yang jelas, bernilai, berkesinambungan, dan menjadi ujung tombak bagi daya saing perusahaan.
Melalui brand equity, suatu merek dapat mengetahui apakah pelanggan ingin melanjutkan menggunakan produknya atau tidak. Apakah ia hanya menjadi pengguna baru, atau mengarah menjadi pengguna setia.
Pengertian Brand Equity
Kotler dan Keller dalam buku Marketing Management menyebut bahwa brand equity merupakan sejumlah aset yang berhubungan dengan merek dan dapat menambah atau mengurangi nilai dari merek tersebut.
Selain dapat menilai kualitas hubungan para pelanggan dalam menggunakan merek terkait, brand equity juga memiliki beberapa indikator untuk mengukurnya. Simak uraian artikel di bawah ini hingga tuntas untuk mendapatkan informasinya.
Indikator Brand Equity
Soehadi dalam buku Perilaku Konsumen Edisi Ketiga oleh Dr. Nurgroho J. Setiadi, S.E., M.M., menyebut bahwa brand equity dapat diukur berdasarkan tujuh indikator sebagai berikut.
Leadership, yaitu kemampuan memengaruhi pasar, baik dari segi harga maupun atribut non-harga.
Stability, yaitu kemampuan untuk mempertahankan loyalitas pelanggan.
Market, yaitu kekuatan merek untuk meningkatkan kinerja toko atau distributor.
Internationality, yaitu kemampuan merek untuk keluar dari area geografisnya atau masuk ke negara lain.
Trend, yaitu sebuah merek dirasa menjadi semakin penting di berbagai kalangan.
Support, yaitu besarnya dana yang dikeluarkan untuk mengomunikasikan sebuah merek.
Protection, yaitu merek mempunyai legalitas atau perlindungan secara hukum.
Kategori Brand Equity
Menurut Susanto dan Wijanarko dalam buku Pemasaran Produk dan Merek karya Dr. M Anang Firmansyah, S. E., M.M., brand equity dapat dikelompokkan ke dalam enam kategori, di antaranya:
1. Brand Awareness
Brand awareness adalah kemampuan konsumen untuk mengingat suatu merek dan menjadikannya berbeda dibanding merek lainnya. Tingkatan brand awareness sendiri dibagi menjadi empat, yaitu:
Unaware of brand (tidak menyadari merek)
Brand recognition (pengenalan merek)
Brand recall (pengingatan kembali terhadap merek)
Top of mind (puncak pikiran)
2. Customer Perception
Customer perception didefinisikan sebagai persepsi pelanggan terhadap keseluruhan kualitas atau keunggulan suatu produk. Dalam hal ini, pelanggan berharap persepsi yang dibentuk sesuai dengan keinginannya.
3. Brand Association
Brand association adalah ingatan konsumen mengenai sebuah produk. Ingatan pada suatu merek akan lebih kuat bila dilandasi pengalaman dalam menggunakan produk terkait.
4. Brand Loyalty
Brand loyalty merupakan ukuran kesetiaan seorang pelanggan pada sebuah merek. Brand loyalty memiliki tingkatan sebagai berikut.
Switcher (price buter), yaitu pembeli tak tertarik sama sekali pada merek yang ditawarkan. Konsumen cenderung berpindah-pindah merek dengan lebih memperhatikan harga produk.
Habitual buyer, yaitu pembeli puas dengan produk yang digunakan, atau minimal tak kecewa.
Satisfied buyer, yaitu tingkatan yang berisi orang-orang puas. Kelompok ini biasanya disebut konsumen loyal yang merasakan adanya suatu pengorbanan bila berganti ke merek lain.
Emotional buyer, yaitu konsumen benar-benar menyukai merek tersebut. Para pembeli tingkatan ini disebut sebagai sahabat merek.
Commited buyers, yaitu tingkatan teratas yang diduduki para pelanggan setia. Para pelanggan akan bangga menggunakan merek ini.
5. Brand Image
Brand image adalah hal-hal yang muncul dalam benak konsumen ketika ia melihat atau mendengar sebuah merek. Gambaran positif terhadap sebuah merek akan memungkinkan konsumen melakukan pembelian.
6. Brand Identity
Brand identity adalah segala elemen dari merek yang meliputi nilai produk, komitmen, dan karakter sebuah perusahaan agar dikenal konsumen. Brand identity dapat disimbolkan dengan sebuah logo perusahaan.
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Apa saja tujuh indikator brand equity?

Apa saja tujuh indikator brand equity?
Leadership, stability, market, internationality, trend, support, dan protection.
Apa pengertian brand awereness?

Apa pengertian brand awereness?
Brand awareness adalah kemampuan konsumen untuk mengingat suatu merek dan menjadikannya berbeda bila dibanding merek lainnya.
Apa pengertian brand loyalty?

Apa pengertian brand loyalty?
Brand loyalty merupakan ukuran kesetiaan seorang pelanggan pada sebuah merek.
