Brevet Pajak: Pengertian, Jenis Tingkatan, dan Manfaat Mengikutinya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Brevet pajak adalah pelatihan atau kursus di bidang perpajakan dengan beberapa tingkatan yang berbeda-beda. Pelatihan atau kursus pajak ini dapat dilakukan dengan atau tanpa menggunakan software pajak.
Untuk mendapatkan sertifikat brevet, peserta didik harus mengikuti pelatihan berdasarkan kurikulum dan ujian-ujiannya terlebih dahulu. Sertifikat yang didapatkan di akhir masa kursus ini bisa menjadi nilai tambah bagi seseorang yang bergerak di bidang perpajakan.
Beberapa profesi di dunia perpajakan bahkan menjadikan sertifikat brevet sebagai tolok ukur pemahaman seseorang tentang masalah perpajakan. Di bawah ini akan dijelaskan lebih lanjut seputar brevet pajak.
Jenis Tingkatan Brevet Pajak
Sebagaimana telah diberitahukan sebelumnya, brevet pajak memiliki beberapa tingkatan yang berbeda. Secara garis besar, jenis tingkatan kursus ini dibagi menjadi tiga, yakni Brevet A, Brevet B, dan terakhir Brevet C. Berikut penjelasannya seperti dikutip dari situs Ayo Pajak:
1. Brevet A
Tingkatan brevet pajak yang pertama adalah Brevet A. Ini merupakan tingkatan brevet pajak paling dasar. Para peserta Brevet A umumnya akan mendapatkan materi mengenai:
KUP atau ketentuan umum dan tata cara perpajakan.
Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Bea materai.
Pajak Penghasilan orang pribadi (PPh Pasal 21).
2. Brevet B
Tingkat brevet pajak selanjutnya adalah Brevet B. Meski lebih tinggi tingkatannya, pembelajaran di Brevet B sebenarnya masih berhubungan erat dengan Brevet A. Peserta pada tingkatan ini akan mendapatkan materi perpajakan tingkat menengah seperti:
Akuntansi pajak.
Pemeriksaan dan penyidikan pajak.
Pengisian SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan) PPN dan PPh elektronik.
Perpajakan badan atau perusahaan (termasuk pemotongan dan pemungutan PPh yang tercantum dalam Pasal 4 ayat 2, Pasal 15, 21, 23, 25, 26, dan sebagainya).
Pajak Penghasilan badan (PPh Pasal 25).
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 1111 serta 1107 PUT.
Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM).
3. Brevet C
Tingkatan terakhir sekaligus tertinggi dalam brevet pajak adalah Brevet C. Materi perpajakan yang diajarkan pada tingkat ini berisi materi tingkat menengah hingga lanjutan. Tak ayal apabila para peserta Brevet C biasanya merupakan lulusan Brevet A dan Brevet B.
Kendati demikian, beberapa penyelenggara ada yang memperbolehkan calon peserta langsung mengikuti Brevet C. Dengan catatan, calon peserta tersebut telah memiliki pemahaman mengenai ilmu perpajakan, baik dari sekolah akuntansi, universitas, maupun diploma ekonomi.
Ada pun pembelajaran yang akan di bahas dalam Brevet C di antaranya adalah tentang akuntansi pajak, PPh (pribadi maupun badan), pajak internasional, pajak internasional bank, hingga perencanaan pajak (tax planning).
Manfaat Mengikuti Brevet Pajak
Berdasarkan informasi yang ditulis dalam laman resmi Universitas Sari Mutiara Indonesia (USM-Indonesia), berikut beberapa manfaat mengikuti brevet pajak secara umum:
Memberikan pemahaman lebih mendalam tentang ilmu perpajakan.
Sebagai persiapan untuk menghadapi Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP).
Sertifikat brevet pajak bisa menjadi nilai tambah bagi pelamar kerja di bidang perpajakan.
Membantu para wajib pajak untuk memahami tentang pajak diri sendiri, sehingga dapat menyusun rencana perpajakannya secara mandiri.
Bagi para karyawan, pengetahuan yang didapat dari brevet bisa menunjang karier.
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana cara dapat sertifikat brevet?

Bagaimana cara dapat sertifikat brevet?
Untuk mendapatkan sertifikat brevet, peserta didik harus mengikuti pelatihan berdasarkan kurikulum dan ujian-ujiannya terlebih dahulu.
Apa manfaat memiliki sertifikat brevet pajak?

Apa manfaat memiliki sertifikat brevet pajak?
Sertifikat brevet pajak bisa menjadi nilai tambah bagi pelamar kerja di bidang perpajakan.
Apa kepanjangan USKP?

Apa kepanjangan USKP?
Kepanjangan USKP adalah Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak.
