Cara dan Syarat Mendapatkan Beasiswa Bank Indonesia

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana cara dan syarat mendapatkan beasiswa Bank Indonesia?
Beasiswa Bank Indonesia adalah salah satu beasiswa yang diberikan Bank Indonesia untuk mahasiswa S1 di berbagai kampus negeri.
Mereka yang menerima beasiswa ini akan mendapatkan bantuan dalam hal biaya pendidikan, tunjangan studi, sampai biaya hidup bagi para mahasiswa on going atau yang sudah menempuh minimal 40 SKS.
Para penerima beasiswa nantinya juga akan tergabung ke dalam organisasi Generasi Baru Indonesia atau GenBI. Dengan tergabung di dalamnya, mahasiswa akan dan mendapatkan berbagai pelatihan peningkatan kompetensi, pengembangan karakter, juga pengembangan jiwa kepemimpinan.
Cara dan Syarat Mendapatkan Beasiswa Bank Indonesia
Sebelum mencari tahu cara dan syarat mendapatkan beasiswa Bank Indonesia, sebaiknya ketahui dulu program studi atau departemen apa yang diprioritaskan dalam beasiswa ini. Berikut adalah uraiannya.
Daftar Program Studi/Jurusan/Departemen Prioritas Beasiswa Bank Indonesia
Akuntansi/Pendidikan Akuntansi
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Ilmu Pemerintahan
Ekonomi Islam/Ekonomi Syariah
Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan
Ilmu Hukum/Hukum Ekonomi Syariah
Manajemen/Pendidikan Ekonomi Manajemen
Perbankan/Keuangan Syariah
Sosial Ekonomi Pertanian/Sosial Ekonomi Perikanan
Komunikasi/Ilmu Komunikasi
Sistem Informasi
Teknologi Informasi
Ilmu Komputer/Informatika
Matematika/Pendidikan Matematika
Statistik
Pertanian/Peternakan/Agribisnis/Hortikultura
Cara Mendapatkan Beasiswa Bank Indonesia
Cara Mendapatkan Beasiswa Bank Indonesia
Menyadur dari situs kemahasiswaan.ums.ac.id, kurang lebih berikut adalah cara mendapatkan beasiswa Bank Indonesia.
1. Mengisi Form Pendaftaran
Mengisi Biodata Form A1, dapat diunduh di http://bit.ly/formBeasiswaBI2021
2. Membuat Surat Pernyataan
Tidak sedang menerima beasiswa dan atau berada dalam status Ikatan Dinas dari lembaga/instansi lain. Dibuktikan dengan membuat Surat Pernyataan Tidak sedang menerima beasiswa dan atau berada dalam status Ikatan Dinas dari lembaga/instansi lain.
3. Membuat Resume Pribadi
Membuat resume pribadi dan motivation letter dalam bahasa Indonesia. Resume pribadi dan motivation letter maksimal 2 halaman kuarto.
4. Menyertakan Surat Rekomendasi
Surat Rekomendasi akademik bisa diperoleh dari Dosen Pengampu, PA, dan Pimpinan Prodi/Fakultas.
Syarat Mendapatkan Beasiswa Bank Indonesia
Mahasiswa aktif program S1 (tidak sedang cuti akademik), dibuktikan dengan KTM.
Maksimal 23 tahun atau belum berusia 24 tahun pada saat ditetapkan sebagai penerima beasiswa, dokumen pendukungnya dengan KTP.
Sekurang kurangnya telah menyelesaikan 40 (empat puluh) SKS atau berada di semester 3, dokumen pendukungnya dengannya KHS.
Memilik IPK minimal 3,25 skala 4, dokumen pendukungnya dengan Transkrip Nilai Kumulatif (IPK).
Diutamakan bagi mahasiswa yang berasal dari latar belakang ekonomi keluarga kurang mampu (pra sejahtera) atau perekonomian keluarga terdampak oleh pandemi COVID-19.
Dalam hal tidak terdapat calon penerima beasiswa dari kalangan tidak mampu, maka dibuka kesempatan kepada calon penerima beasiswa lainnya sepanjang memenuhi persyaratan lainnya. Dibuktikan dengan SKTM atau Surat Pernyataan bahwa kondisi ekonomi keluarga terdampak COVID-19. Surat ditandatangani kepala keluarga/wali, bermaterai 10.000, atau bisa menggunakan surat keterangan penghasilan orang tua/wali.
Mempunyai pengalaman menjalankan aktivitas sosial yang memiliki dampak kemanfaatan bagi masyarakat. Dibuktikan dengan Surat Keterangan Aktif Berorganisasi/Sertifikat keanggotaan Organisasi (boleh menggunakan surat keterangan aktif berorganisasi dari Ormawa/UKM internal Kampus).
Bersedia untuk berperan aktif, mengelola dan mengembangkan Generasi Baru Indonesia (GenBi) serta berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh BI, yaitu dengan membuat Surat Pernyataan Bersedia Aktif dalam Genbi.
Rekening tabungan atas nama mahasiswa pemohon. Bisa dengan Scan Buku Tabungan.
(AMP)
