Cara Hitung Bunga Deposito BNI Rp10 Juta dengan Mudah

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
BNI menyediakan layanan deposito dengan minimal pembukaan rekeningnya Rp10 juta. Untuk bunga deposito yang akan didapat beragam tergantung jangka waktu deposito yang dipilih. Lantas, berapa bunga deposito BNI 10 juta?
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998, deposito adalah simpanan berjangka dengan sistem penarikan uang yang hanya dapat dilakukan pada jangka waktu tertentu berdasarkan kesepakatan perjanjian antara dua belah pihak.
Nasabah BNI bebas memilih jangka waktu deposito mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, atau 24 bulan. Jika nasabah sepakat melakukan deposito dalam jangka waktu 6 bulan, uang tersebut hanya bisa dicairkan setelah 6 bulan dengan bunga tertentu.
Ingin melakukan deposito di BNI? Mari simak penjelasan di bawah mengenai bunga deposito BNI dan simulasi bunga deposito BNI Rp10 juta.
Suku Bunga Deposito BNI
Ada dua jenis deposito di BNI, yaitu deposito rupiah dan deposito valas. Berikut bunga deposito rupiah dan valas yang disadur dari laman www.bni.co.id.
Suku Bunga BNI Deposito Rupiah
1 Bulan = 2,25%
3 Bulan = 2,25%
6 Bulan = 2,50%
12 Bulan = 2,50%
24 Bulan = 2,50%
Suku Bunga BNI Deposito Valas
BNI Deposito Valas memiliki tenor atau jangka waktu yang sama dengan deposito rupiah, yakni 1 bulan hingga 24 bulan. Adapun suku bunganya adalah sebesar 0,20% dan berlaku untuk semua jangka waktu yang sudah ditentukan.
Simulasi Bunga Deposito BNI Rp10 Juta
Pada simulasi ini kita akan menghitung bunga deposito BNI Rp10 juta dengan tenor 24 bulan. Sebagai informasi, setiap bank memberlakukan pajak deposito sebesar 20 persen. Agar lebih jelas, di bawah ini adalah cara menghitung bunga deposito BNI 10 juta.
Diketahui:
Nominal deposito: Rp10 juta.
Bunga deposito sesuai tenor 24 bulan: 2,5% atau sama dengan Rp250.000.
Pajak bunga sebesar 20%: Rp50.000
Penyelesaian:
Sehingga, bunga deposito – pajak bunga = Rp250.000 – Rp50.000 = Rp200.000
Total deposito setelah dikurangi pajak = Rp10 juta + Rp200.000 = Rp10.200.000.
Jadi, bunga deposito BNI Rp 10 juta adalah 2,5% atau Rp250.000, sedangkan total dari hasil deposito yang akan didapat ialah Rp10.200.000.
Manfaat Deposito di BNI
BNI Deposito menjadi salah satu simpanan berjangka yang bisa kamu pilih untuk melakukan investasi jangka pendek. Pasalnya tingkat suku bunga yang diberikan menggiurkan. Selain suku bunga, berikut adalah beberapa manfaat desposito di BNI yang dikutip dari laman resminya.
Mendapatkan tingkat suku bunga yang kompetitif.
Bisa dijadikan sebagai jaminan kredit.
Dijamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (syarat dan ketentuan berlaku).
Tersedia dalam pilihan mata uang sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan, ada mata uang Rupiah dan juga asing (USD, JPY, GBP, SGD, HKD, EUR, AUD).
Bunga bisa ditransfer ke rekening Tabungan, Giro atau menambah pokok simpanan.
Ketika jatuh tempo bisa diperpanjang secara otomatis (Authomatic Roll Over/ARO) atau tidak otomatis (Non-ARO).
Banyak pilihan tenor waktu, yaitu 1, 3, 6, 12 atau 24 bulan.
(ZHR)
Frequently Asked Question Section
Berapa minimal biaya setoran deposito BNI rupiah?

Berapa minimal biaya setoran deposito BNI rupiah?
Minimal biaya setoran deposito BNI rupiah adalah Rp10 juta.
Berapa suku bunga depostio BNI rupiah untuk tenor 3 bulan dan 6 bulan?

Berapa suku bunga depostio BNI rupiah untuk tenor 3 bulan dan 6 bulan?
Tenor 3 Bulan = 2,25%, tenor 6 Bulan = 2,50%
Apa saja keuntungan deposito di BNI?

Apa saja keuntungan deposito di BNI?
Mendapatkan tingkat suku bunga yang kompetitif, bisa dijadikan sebagai jaminan kredit, dijamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (syarat dan ketentuan berlaku), tersedia dalam pilihan mata uang berbeda, bunga bisa ditransfer ke rekening Tabungan, Giro atau menambah pokok simpanan.
