Konten dari Pengguna

Cara Hitung Bunga KPR Flat, Efektif, dan Anuitas

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Hitung Bunga KPR. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Hitung Bunga KPR. Foto: Unsplash

Buat kamu yang berencana membeli rumah secara KPR dan sedang mencari penawaran suku bunga terbaik, sekaligus masih bingung bagaimana cara menghitung bunga KPR, kamu menemukan artikel yang tepat!

Sebelum mengetahui cara menghitung bunga KPR, kamu harus mengetahui dulu jenis-jenis bunga KPR yang ditawarkan. Sebab, tiap bunga yang ditawarkan mempunyai rumus perhitungan yang berbeda-beda. Berikut jenis-jenis bunga untuk kamu yang ingin mengajukan pinjaman.

Jenis dan Cara Hitung Bunga KPR

1. Bunga Flat

Bunga flat merupakan salah satu metode penghitungan bunga yang lebih sederhana dibandingkan jenis lainnya. Metode penghitungan suku bunga flat KPR ini berpatokan pada jumlah pokok pinjaman di awal untuk tiap periode cicilannya.

Namun jenis bunga ini lebih sering digunakan bagi nasabah yang mengajukan kredit jangka pendek. Seperti untuk kredit kendaraan bermotor, handphone atau kredit tanpa agunan (KTA).

Rumus

Bunga = (P x i) : Jb

Keterangan:

P: pokok pinjaman awal

i: suku bunga per tahun

Jb: jumlah bulan dalam jangka waktu kredit

Berikut contoh kasus perhitungan bunga flat yang sangat mudah untuk Kamu!

Kamu mengajukan KPR kepada bank sebesar Rp 100.000.000 dengan tenor 10 tahun. Bunga per tahun sebesar 10 persen flat. Dengan asumsi suku bunga kredit tidak berubah (tetap) selama jangka waktu kredit. Maka perhitungan angsurannya sebagai berikut:

Bunga = (100.000.000 x 10/100) : 120 = Rp 83.334

Cicilan pokok = Rp 100.000.000 : 120 = Rp 833.334

Jadi, angsuran yang harus Anda bayar setiap bulan adalah Rp 833.334 + Rp 83.334 = Rp 916.668

2. Bunga Efektif

Suku bunga efektif dianggap lebih adil dibandingkan dengan suku bunga flat. Sebab, suku bunga flat dihitung hanya berdasarkan jumlah awal pokok pinjaman saja. Sedangkan bunga efektif besaran angsuran yang kamu bayar dengan sistem bunga efektif berbeda-beda setiap bulannya. Angsuran yang harus dibayarkan setiap bulan berbeda-beda dengan nilai angsuran yang kian kecil setiap bulannya.

Rumus

Bunga = SP x i : 12

Keterangan

SP: Saldo Pokok Pinjaman

i: suku bunga setiap tahun

12: jumlah bulan dalam satu tahun

Berikut contoh kasus perhitungan bunga efektif yang sangat mudah untuk Kamu!

Kamu mengajukan kredit sebesar Rp 240.000.000 dengan bunga 10 persen setiap tahun dengan tenor 10 tahun.

Bulan 1

Bunga = 240.000.000 x 10/100 : 12 = Rp 2.000.000

Angsuran pokok = 240.000.000 : 120 = Rp 2.000.000

Maka, total angsuran yang harus dibayarkan di bulan 1 adalah sebesar Rp 4.000.000

Bulan 2

SP = Rp 240.000.000-2.000.000 = Rp 238.000.000

Besaran bunga: Rp 238.000.000 x 10/100 : 12 = Rp 2.333.334

Total angsuran bulan 2 sebesar Rp 4.333.334

Ilustrasi Cara Hitung Bunga KPR. Foto: Unsplash

3. Bunga Anuitas

Dalam Jurnal Matematika, Sains, dan Teknologi Volume 11 Nomor 2 oleh Farah Kristiani dijelaskan bahwa anuitas atau cicilan adalah sejumlah pembayaran yang biasanya dilakukan secara teratur berdasarkan waktu, bisa beberapa kali dalam setahun, bulanan, mingguan atau harian.

Walaupun disebut cicilan, anuitas tidak hanya berhubungan dengan pembayaran kredit atau semacamnya. Saat kamu melakukan pembayaran untuk premi asuransi, di situlah anuitas digunakan juga.

Berikut contoh kasus perhitungan bunga anuitas yang sangat mudah untuk Kamu!

Kamu meminjam uang di Bank sebesar Rp 10.000.000. Bunga pinjamannya adalah sebesar 2% dengan perhitungan waktu pembayaran selama tiga tahun.

Rumus yang digunakan untuk menghitung bunga anuitasnya adalah:

A = Anuitas

M = Besaran pinjaman pokok

i = 2% per bulan

n = tiga tahun/36 bulan

Maka, A = 200.000 x 2,03988734

= 1,03988734

A = 329328,525

A = 392328,53

Dengan sistem ini maka jumlah cicilan atau total angsuran yang harus dibayar setiap bulannya sebesar Rp 392.328.

Semoga artikel cara hitung bunga KPR ini dapat membantu kamu, ya!

(AAG)