Cara Investasi Bitcoin, Ini yang Mesti Dilakukan

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
Konten dari Pengguna
5 Oktober 2021 13:05
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Cara Investasi Bitcoin, Ini yang Mesti Dilakukan (9552)
searchPerbesar
Ilustrasi Bitcoin. Dok: Skynews
Cara investasi Bitcoin untuk trading bisa dibilang tidak terlalu rumit apabila kamu sudah mengetahui apa yang perlu dilakukan dan mengenali berbagai tipsnya. Namun, sebelum investasi Bitcoin, tentunya terlebih dahulu kamu perlu memiliki Bitcoin yang akan kamu mainkan untuk mendapat keuntungan.
ADVERTISEMENT
Ada salah satu cara untuk mendapatkan Bitcoin, yaitu dengan membeli Bitcoin melalui bursa atau exchange aset kripto.
Saat ini, sudah cukup banyak exchange aset kripto di Indonesia yang bisa kamu pilih. Kamu bisa mempertimbangkan mana platform exchange yang tepat dan sesuai untuk kamu gunakan nantinya. Beberapa bursa atau exchange yang ada saat ini di antaranya adalah Indodax, TokoCrypto, Pintu, Rekeningku, Luno, dan lain-lain.
Dalam memilih platform exchange, kamu juga perlu melihat biaya yang dibutuhkan, baik untuk deposit awal sampai withdrawal ke mata uang fiat (rupiah).
Setelah menentukan platform exchange yang ingin kamu gunakan, selanjutnya lakukan registrasi dan selesaikan proses KYC (Know Your Customer) untuk verifikasi akun. Dalam proses ini, kamu perlu mengunduh KTP, foto, dan dokumen lain yang diperlukan lalu tunggu hingga verifikasi akun diproses selama 1×24 jam.
ADVERTISEMENT
Apabila proses registrasi sudah selesai, kamu bisa mulai membeli Bitcoin melalui exchange.

Cara Investasi Bitcoin untuk Trading

Cara Investasi Bitcoin untuk Trading
Setelah memiliki akun di exchange yang kamu pilih dan membeli Bitcoin, untuk langkah selanjutnya kamu sudah bisa mulai melakukan investasi dan trading Bitcoin untuk memperoleh keuntungan. Mengutip dari Coinvestasi, ada beberapa tahapan yang perlu kamu perhatikan pada saat melakukan trading Bitcoin, antara lain sebagai berikut ini.
1. Menentukan Harga Jual dan Beli
Agar keuntungan yang diperoleh dari trading Bitcoin maksimal, kamu perlu mahir dalam menentukan harga jual dan beli Bitcoin, prinsip utamanya adalah beli di saat harganya sedang murah dan jual di saat harganya sedang mahal. Maka dari itu, kamu harus rajin-rajin melihat perkembangan harga Bitcoin di pasar.
2. HOLD Bitcoin
Untuk melakukan cara ini yaitu dengan membeli Bitcoin dan menyimpannya sampai harganya mencapai nilai tertinggi, kemudian barulah kamu menjualnya untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.
3. Arbitrage Trading
Cara lain dalam melakukan trading Bitcoin agar profit yang dihasilkan tinggi adalah dengan melakukan arbitrage trading. Misalnya kamu membeli Bitcoin di Bursa A dengan harga Rp50.000.000, kemudian menjualnya di Bursa B dengan harga Rp55.000.000, maka kamu mendapatkan untung sebesar Rp.7.000.000.
Cara Investasi Bitcoin, Ini yang Mesti Dilakukan (9553)
searchPerbesar
Ilustrasi Bitcoin. Foto: REUTERS/Dado Ruvic

Metode Trading Bitcoin

Terdapat beberapa jenis trading Bitcoin yang biasanya dilakukan, antara lain day trading, scalping, dan swing trading. Jenis trading ini berbeda dengan cara mining. Berikut adalah penjelasan singkat dari ketiga jenis trading Bitcoin tersebut.
1. Swing trading
Jenis ini paling umum digunakan investor atau trader Bitcoin. Dalam menggunakan metode swing trading, trader akan mengamati chart harga atau tren pasar tanpa dipantau dari detik ke detik atau hari ke hari.
Trader akan memantau secukupnya dan lebih memilih untuk menahan asetnya untuk waktu yang cukup lama. Apabila harga Bitcoin sudah mencapai keuntungan yang diharapkan, maka trader baru menjualnya.
ADVERTISEMENT
2. Day trading
Jenis trading ini dilakukan secara per hari. Seorang trader akan melakukan pembelian dan penjualan Bitcoin dalam waktu sehari saja atau pada hari yang sama.
Dengan metode ini, seorang trader harus sangat teliti dan melihat terus pergerakan nilai Bitcoin dari waktu ke waktu. Jika terlihat adanya peluang harga jual yang lebih tinggi dari harga beli, maka trader akan langsung menjualnya.
3. Scalping
Dalam jenis ini, waktu penjualan dan pembelian yang dilakukan lebih lebih singkat ketimbang day trading, yaitu dilakukan dalam beberapa menit saja. Jenis trading ini cenderung mengejar keuntungan yang sedikit, namun dilakukan secara berulang.
(AMP)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020