Cara Investasi di Bibit untuk Pemula, Mulai dari 100 Ribu Saja

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara investasi di Bibit cukup mudah bagi pemula. Dengan jumlah modal yang kecil, kamu dapat mulai berinvestasi di Bibit dengan pilihan reksadana yang beragam.
Mengutip dari ojk.go.id, investasi merupakan kegiatan penanaman modal dalam jangka panjang untuk mendapatkan keuntungan melalui pembelian saham serta surat berharga lainnya. Bentuk investasi pun beragam, contohnya seperti saham, deposito, sukuk, obligasi, tabungan, asuransi, reksadana, crypto, dan lainnya. Kamu juga dapat berinvestasi pada emas, perhiasan, maupun bisnis yang sedang dijalankan.
Kegiatan investasi dan finansial masih memiliki tingkat literasi yang rendah di tengah masyarakat. Oleh karena itu, tidak semua masyarakat memahami cara kerja investasi. Padahal investasi dapat menjadi salah satu passive income kita.
Setiap instrumen investasi memiliki risiko dan keuntungan yang berbeda-beda. Apabila kamu sudah ahli dalam dunia investasi, kamu dapat memilih saham sebagai instrumen investasi kamu. Hal ini dikarenakan keuntungan yang diberikan cukup tinggi dengan risiko yang cukup tinggi juga. Namun bagi kamu yang masih pemula, ada baiknya memilih instrumen investasi yang memiliki tingkat risiko rendah seperti Reksadana.
Cara Investasi di Bibit
Cara Investasi di Bibit
Cara investasi di Bibit dapat kamu lakukan dengan mudah. Tidak hanya bagi investor andal, Bibit cocok bagi pemula yang ingin memulai investasi. Instrumen investasi yang digunakan dalam aplikasi Bibit yaitu Reksadana. Mengutip dari bibit.id, kamu dapat mengikuti langkah berikut ini jika ingin memulai investasi di Bibit.
1. Buka Aplikasi Bibit
Buka aplikasi Bibit pada handphone kamu.
2. Klik Portofolio
Pada halaman utama, terdapat bar di bawah yang berisi lima tombol. Klik tombol Portofolio lalu klik tambah Portofolio untuk membuat investasi portofolio baru.
3. Pilih Tujuan Investasi
Setelah itu, kamu diminta untuk memilih tujuan investasi kamu. Bibit akan menyediakan beberapa opsi yang dapat kamu pilih seperti pendidikan, hiburan, pernikahan, dan lainnya, lalu klik Terapkan.
4. Isi Identitas Portofolio
Jika sudah, isi identitas portofolio kamu seperti Nama Portofolio, jumlah uang yang harus terkumpul, dan waktu target portofolio tercapai lalu klik Lanjut.
5. Pilih Reksadana Sendiri
Kamu dapat mengikuti rekomendasi Robo atau dapat memilih reksadana sendiri. Klik Pilih Reksadana Sendiri lalu klik Lanjut.
6. Klik Mulai Investasi
Portofolio kamu sudah terbuat, klik Mulai Investasi Sekarang pada halaman portofolio.
7. Pilih Produk Reksadana dan Jumlah Investasi
Pilih produk reksadana yang akan kamu beli dan masukkan jumlah investasi. Kamu dapat investasi mulai dari 100 ribu rupiah. Setelah itu, klik Beli.
8. Pembayaran Reksadana
Kamu akan ditampilkan rincian pembayaran reksadana. Klik centang untuk menyetujui pembelian reksadana lalu klik Bayar Sekarang.
9. Pilih Metode Pembayaran
Pilih metode pembayaran dan lakukan pembayaran sesuai jumlah yang tertera pada rincian pembayaran.
10. Investasi Berhasil
Jika sudah melakukan pembayaran, investasi kamu sudah masuk ke dalam portofolio!
Cara Daftar Akun di Bibit
Cara daftar akun di Bibit cukup mudah. Kamu perlu memiliki akun terlebih dahulu sebelum melakukan investasi menggunakan layanan Bibit. Mengutip dari bibit.id, berikut cara yang dapat kamu lakukan untuk membuat akun Bibit.
Unduh aplikasi Bibit pada handphone kamu. Jika sudah selesai mengunduh, buka aplikasi tersebut.
Terdapat 2 tombol pada halaman awal Bibit. Klik tombol Registrasi untuk membuat akun di Bibit.
Selanjutnya, masukkan nomor handphone kamu pada kolom yang tersedia. Tunggu hingga SMS berisi kode verifikasi masuk.
Jika sudah menerima SMS, masukkan kode verifikasi pada kolom yang tersedia lalu klik Lanjutkan.
Setelah itu, kamu diminta untuk menjawab 6 kuesioner singkat dari Bibit yang akan membantu kamu mengetahui Profil Risiko. Terdapat 3 level Profil Risiko yaitu konservatif, moderat, dan agresif.
Jika sudah selesai menjawab kuesioner, Bibit akan menampilkan Profil Risiko kamu. Rincian dari Profil Risiko akan membantu kamu memilih Reksadana yang cocok untuk kamu investasikan.
Setelah itu, klik Lanjut Registrasi pada bagian paling bawah halaman Profil Risiko.
Isi data diri kamu. Data diri yang diminta berupa email, pendidikan terakhir, pendapatan per tahun, dan sumber penghasilan.
Setelah mengisi data diri, kamu diminta untuk mengunggah foto KTP sebagai verifikasi. Pastikan foto KTP jelas dan tidak buram, lalu klik Lanjutkan.
Lakukan foto selfie dengan KTP kamu. Hal ini untuk verifikasi data di KTP sama dengan pemiliknya.
Cek keakuratan data kamu. Setelah itu masukkan data rekening dan tanda tangan digital.
Registrasi kamu diproses, lakukan verifikasi akun melalui email dengan klik Verifikasi Email.
