Konten dari Pengguna

Cara Jual Uang Kuno ke Kolektor dan Bank Indonesia

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

clock

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi uang kuno. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi uang kuno. Foto: Unsplash

Cara jual uang kuno menjadi informasi yang seringkali dibutuhkan oleh banyak orang. Sebagai informasi, uang kuno bisa kamu jual ke kolektor atau di Bank Indonesia (BI).

Meski Bank Indonesia menyediakan layanan penjualan uang kuno, namun uang kuno yang dapat dijual hanya uang edaran tahun tertentu, bukan uang kuno dari zaman kolonial.

Bank Indonesia pada 2018 mengumumkan, masyarakat dapat menjual uang kuno keluaran 1998-1999 dengan uang edaran terbaru. Penukarannya pun gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Untuk mengetahui cara jual uang kuno kepada kolektor atau Bank Indonesia, simak tutorial lengkapnya dalam uraian artikel Berita Bisnis di bawah ini.

Cara Jual Uang Kuno kepada Kolektor

Ilustrasi uang kuno. Foto: Pexels

Jika kamu memiliki beberapa koleksi uang kuno yang masih layak, kamu dapat menjualnya kepada para kolektor. Berikut cara jual uang kuno kepada kolektor yang bisa kamu terapkan:

1. Identifikasi jenis uang

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi terlebih dahulu uang kuno yang kamu miliki. Hal ini untuk melihat kelayakan dari uang kuno tersebut. Biasanya hal ini juga menentukan harga yang pantas untuk uang kuno tersebut.

2. Jual ke penjual uang kuno

Setelah mengidentifikasi uangnya, langkah selanjutnya adalah pergi ke tempat penjual uang kuno. Mereka biasanya ditemui di tempat umum seperti pinggir jalan atau dengan mengunjungi pasar antik yang ada di kotamu.

3. Jual ke kolektor uang kuno

Selain ke penjual uang kuno, kamu juga bisa menawarkan uang kuno milikmu ke para kolektor uang. Biasanya mereka rela membayar dengan harga tinggi karena mengoleksi uang merupakan hobi.

4. Jual ke komunitas kolektor uang kuno

Pilihan selanjutnya, yaitu menjual uang kuno yang kamu miliki ke komunitas kolektor uang kuno. Kamu bisa menemukannya di berbagai platform media sosial.

Dengan menggunakan jaringan internet kamu akan lebih mudah memasarkan uang kuno yang kamu miliki dan dapat membandingkan harga antara kolektor satu dengan yang lainnya.

5. Jual ke marketplace

Jika termasuk tipe orang yang tidak mau ribet, kamu bisa menjual uang kuno di situs platform niaga elektronik. Sebelum melakukannya, pastikan terlebih dahulu detail dari uang kuno yang kamu tawarkan tertulis dengan jelas. Jangan lupa untuk menggunggah foto dengan kualitas terbaik dan menulis harga jualnya.

Baca juga: 7 Uang Koin Kuno yang Paling Dicari Kolektor

Cara Jual Uang Kuno ke Bank Indonesia

Ilustrasi uang kuno. Foto: Pexels

Selain kepada kolektor, kamu juga bisa menjual uang kuno ke Bank Indonesia. Itu karena Bank Indonesia sebagai bank sentral Indonesia memiliki wewenang untuk membeli uang kuno dan menggantinya dengan uang yang berlaku saat ini.

Mengutip dari laman oldmoneyprices.com, berikut adalah cara menjual uang kuno ke Bank Indonesia yang bisa kamu ikuti:

1. Mengetahui Jenis Uang Kuno yang Diterima

Sebelum melakukan penjualan, penting untuk mengetahui jenis uang kuno yang diterima oleh Bank Indonesia. Biasanya, Bank Indonesia menerima uang kertas dan uang logam yang sudah tidak beredar lagi atau sudah menjadi uang kuno. Pastikan uang kuno yang Anda miliki termasuk dalam kategori yang diterima oleh bank.

2. Identifikasi Nilai Uang Kuno

Langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi nilai uang kuno yang dimiliki. Uang kuno memiliki nilai yang bervariasi tergantung pada tahun cetakan, kondisi, dan kelangkaannya.

Penjual dapat mengonsultasikan dengan ahli numismatik atau melakukan penelitian sendiri untuk mengetahui nilai uang kuno yang dimiliki.

3. Menyusun dan Membersihkan Uang Kuno

Setelah mengetahui nilai uang kuno, susun uang kuno tersebut secara teratur berdasarkan jenis dan denominasi. Pastikan juga membersihkan uang kuno dengan hati-hati untuk menjaga keasliannya. Hindari membersihkan uang kuno dengan bahan kimia atau cairan pembersih yang dapat merusaknya.

4. Kunjungi Kantor Cabang Bank Indonesia

Setelah menyiapkan uang kuno, kunjungi kantor cabang Bank Indonesia terdekat. Bawa uang kuno tersebut dan mintalah petunjuk kepada petugas di sana.

Mereka akan memberikan panduan tentang prosedur penjualan, dokumen yang diperlukan, dan langkah-langkah selanjutnya.

5. Proses Verifikasi dan Penilaian

Setelah menyerahkan uang kuno kepada petugas Bank Indonesia, mereka akan melakukan proses verifikasi dan penilaian untuk memastikan keaslian dan nilai uang kuno yang dijual. Hal ini meliputi pemeriksaan keaslian, kondisi, dan kelangkaan uang tersebut.

6. Pembayaran dan Dokumentasi

Setelah proses verifikasi dan penilaian selesai, Bank Indonesia akan melakukan pembayaran kepada penjual. Biasanya, pembayaran dilakukan melalui transfer ke rekening bank yang diberikan. Pastikan untuk meminta dan menyimpan bukti pembayaran sebagai dokumentasi penjualan uang kuno.

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Uang kuno bisa dijual ke mana?
chevron-down

Uang kuno bisa dijual ke kolektor dengan memanfaatkan media sosial atau marketplace.

Apakah bisa jual uang kuno ke Bank Indonesia?
chevron-down

Bisa, karena Bank Indonesia sebagai bank sentral Indonesia memiliki wewenang untuk membeli uang kuno dan menggantinya dengan uang yang berlaku saat ini.

Uang kuno jenis apa yang bisa dijual ke Bank Indonesia?
chevron-down

Bank Indonesia pada 2018 mengumumkan, masyarakat dapat menjual uang kuno keluaran 1998-1999 dengan uang edaran terbaru.