Cara Kerja Shipper dalam Menyewakan Gudang dan Mengirimkan Barang

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada beragam perusahaan atau pengusaha yang menggunakan jasa sewa gudang untuk menyimpan stok barang dagangan. Salah satu layanan sewa gudang yang ada di Indonesia adalah Shipper. Dengan demikian cara kerja Shipper penting untuk diketahui.
Shipper merupakah perusahaan yang menawarkan jasa penyewaan gudang dan pengiriman barang. Dikutip dari laman Pusat Bantuan Shipper, kamu bisa menyewa gudang untuk menyimpan berbagai macam barang, kecuali barang berbahaya seperti barang curian, barang yang mudah meledak, narkotika, pornografi, dan lainnya.
Selain menyimpan barang, Shipper juga bisa mengirimkan barang tersebut melalui beberapa ekspedisi di Indonesia maupun luar negeri. Pada laman resmi Shipper, kamu dapat menggunakan beberapa fitur yang tersedia, misalnya, melihat tarif pengiriman, menjemput barang, memilih layanan ekspedisi, melacak pesanan, hingga mengeklaim barang hilang.
Cara Kerja Shipper untuk Sewa Gudang
Untuk bisa menikmati layanan Shipper, kamu harus membuat akun terlebih dahulu di laman resmi Shipper. Jika sudah mempunyai akun, secara otomatis kamu bisa melihat dashboard dan menggunakan semua fitur yang ada di laman Shipper.
Jika ingin menyimpan barang di gudang, kamu dapat memilih sewa gudang dan memasukkan semua data yang dibutuhkan. Masukkan juga jadwal dan alamat penjemputan barang yang akan disimpan di gudang.
Untuk mengetahui cara kerja Shipper dengan lengkap, simak informasinya di bawah ini yang disadur dari laman www.shipper.id.
Shipper menjemput barang kamu langsung dari supplier atau disesuaikan dengan kondisimu.
Shipper akan memeriksa kualitas barang tersebut, lalu barang disimpan di gudang dengan metode yang tepat.
Pihak Shipper juga akan memastikan sinkronisasi real-time antara stok di gudang dan dashboard akun penyewa.
Ketika ada pesanan barang yang masuk ke sistem Shipper, maka petugas pengepakan akan mengemas paket untuk dikirim.
Shipper memastikan paket tersebut dikirim melalui ekspedisi pilihan pengguna.
Setelah paket diserahkan ke ekspedisi, pihak Shipper menuliskan nomor resi di dashboard. Dengan nomor resi ini kamu bisa memantau letak dari paket tersebut.
Jenis Layanan Kirim Barang Melalui Shipper
Shipper melayani pengiriman barang lingkup domestik, cashless marketplace, dan cargo. Layanan kirim barang yang ditawarkan oleh Shipper pun beragam, di antaranya ada layanan reguler, same day, dan instan. Jenis layanan tersebut mempunyai estimasi waktu sampai yang berbeda.
Untuk paket reguler, estimasi sampai di lokasi tujuan adalah 1 sampai 7 hari. Sedangkan, estimasi paket pengiriman same day, yaitu 3 hingga 8 jam. Sementara itu, layanan pengiriman instan mempunyai estimasi waktu kirim hanya 1 hingga 3 jam.
Jika ingin menggunakan layanan kirim barang, kamu dapat membuat pesanan baru di laman Shipper, lalu isi semua data yang dibutuhkan, termasuk ekspedisi yang kamu pilih.
Adapun ekspedisi atau layanan logistik yang sudah bekerja sama dengan Shipper, yaitu POS Indonesia, Go-Send, JNE, TIKI, SiCepat, J&T, Wahana, Grab, dan lainnya. Selanjutnya, kurir akan mengambil paket tersebut dan mengirimkannya ke alamat tujuan.
Itu dia penjelasan lengkap mengenai cara kerja Shipper. Melalui Shipper, kamu jadi tidak repot lagi untuk mengatur stok produkmu. Semoga membantu!
(ZHR)
