Cara Lolos Survei KUR BRI, Simak Tipsnya agar Pengajuan Disetujui

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Ada beberapa tips cara lolos survei KUR BRI. Tips ini perlu diketahui oleh calon nasabah yang ingin mengajukan KUR BRI.
Dikutip dari laman kur.ekon.go.id, KUR atau Kredit Usaha Rakyat merupakan produk pinjaman dari pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan ke Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pinjaman tersebut disalurkan melalui lembaga keuangan, termasuk BRI.
Banyak UMKM yang terbantu melalui program ini. Namun sayang, ada juga sebagian nasabah yang pengajuannya ditolak pihak BRI.
Penolakan ini biasanya karena nasabah tidak memenuhi syarat yang berlaku atau bisa juga karena pihak bank menemukan ketidaksesuaian setelah melakukan survei.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, artikel Berita Bisnis kali ini akan membagikan cara lolos survei KUR BRI. Namun sebelum itu ketahui dulu golongan skor kredit debitur yang akan memengaruhi pengajuan pinjaman KUR BRI. Berikut rinciannya.
Golongan Skor Kredit Debitur
Setiap riwayat pembayaran kredit yang pernah kamu lakukan akan tercatat di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Sebelumnya sistem ini dikenal dengan BI Checking, tetapi sejak 1 Januari 2018 diganti oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Ketika mengajukan KUR petugas BRI akan memeriksa riwayat kredit tersebut. Pengecekan SLIK ini akan memengaruhi pengajuan pinjaman KUR BRI.
Survei mengenai BI Checking akan menghasilkan 5 kategori aktivitas kredit yang berbeda dan dimulai dari skala 1 hingga 5 dengan sebutan Kolektabilitas (Kol). Berikut informasi lengkapnya yang dikutip dari laman OJK.
Kredit Lancar (Kol 1): Kategori riwayat kredit yang bagus, orang yang berada di golongan ini mampu membayar kewajiban utangnya dengan tepat waktu.
Kredit dalam Perhatian Khusus (DPK) atau Kol2: orang yang berada di kategori ini mempunyai tunggakan pembayaran selama 1 sampai 2 bulan karena keterlambatan pembayaran.
Kredit Tidak Lancar (Kol3): Kategori kredit tidak lancar yang mempunyai tunggakan selama 3 hingga 4 bulan.
Kredit Diragukan atau (Kol 4): Kategori kredit yang sudah jatuh tempo tetapi belum juga dibayarkan selama lebih dari 5-6 bulan.
Kredit Macet atau Kol 5: Kategori kredit tidak lancar yang sudah menunggak lebih dari 6 bulan.
Berdasarkan uraian di atas, bila riwayat kredit kamu termasuk ke golongan skala 1 atau Kol 1, kemungkinan besar pengajuan KUR BRI akan disetujui. Sedangkan jika berada pada skala 3 hingga 5 ada kemungkinan pengajuan ditolak.
Cara Lolos Survei KUR BRI
Sebelum mengajukan KUR BRI, kamu perlu memperhatikan riwayat kredit sebelumnya. Pasalnya jika riwayat kredit buruk, kesempatan diterima sangat sedikit.
Kamu juga bisa mengikuti beberapa tips cara lolos survei KUR BRI berikut ini yang dirangkum dari laman IDX Channel.
Cara Lolos Survei KUR BRI
Berikut cara lolos survei KUR BRI yang dapat diikuti:
1. Memiliki Izin Usaha
Bukti izin usaha menjadi salah satu syarat utama agar pengajuan KUR BRI disetujui. Karena itulah kamu harus memastikan sudah memiliki izin usaha. Hal ini sebagai bukti bahwa usaha yang kamu jalankan legal dan resmi.
2. Pisahkan keuangan pribadi dan usaha
Pihak peminjam akan menganalisis riwayat transaksi setiap calon peminjam pada tahap administrasi pengajuan KUR. Untuk itu hindari menggabungkan rekening pemakaian pribadi dan usaha. Melalui cara ini pengajuan pinjaman bisa langsung tertuju ke kegiatan bisnis, bukan keuangan pribadi.
3. Buat laporan keuangan yang rapi
Usahakan bisnis yang kamu jalani mempunyai laporan keuangan yang rapi. Hal ini karena laporan keuangan yang rapi bisa menambah poin akuntabilitas. Selain itu, faktor ini juga mencerminkan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola dana KUR.
Demikian cara lolos survei KUR BRI dan informasi lainnya. Semoga bermanfaat!
(ZHR)
