Konten dari Pengguna

Cara Mematikan Alarm Token Listrik dan Mengubah Batas Dayanya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mematikan alarm token listrik. Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mematikan alarm token listrik. Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Alarm token listrik yang berbunyi dinilai mengganggu. Terlebih di waktu yang tak memungkinkan untuk mengisi token. Inilah mengapa, cara mematikan alarm token listrik dicari agar dapat menjaga ketenangan sekitar.

Tak sedikit rumah warga yang menggunakan layanan listrik prabayar dengan sistem pengisian melalui token. Berbeda dengan penggunaan layanan listrik pada umumnya, sistem token listrik dibayar sesuai dengan kebutuhan. Melalui layanan listrik prabayar, keterlambatan pembayaran yang dapat mengakibatkan pemutusan sambungan dapat segera dicegah.

Saat persediaan listrik menipis, terdapat sebuah alarm sebagai pengingat bagi penggunanya untuk segera mengisi token. Alarm tersebut memiliki bunyi yang berulang. Oleh karenanya, pengguna harus segera mengisi token untuk menghentikan suara alarm tersebut.

Namun, apabila alarm berbunyi di saat waktu yang tak memungkinkan untuk mengisi token, terdapat alternatif untuk mematikan alarm tersebut. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Cara Mematikan Alarm Token Listrik

Ilustrasi meteran listrik. Foto: Unsplash.com

Mematikan alarm token listrik dapat dilakukan dengan memasukkan kode tertentu. Lebih lanjut, berikut langkah yang dapat dilakukan untuk mematikan alarm token listrik:

  1. Cek meteran listrik yang alarmnya berbunyi.

  2. Masukkan kode 812 pada meteran listrik, lalu tekan tombol ‘ENTER’.

  3. Selesai, alarm token listrik berhasil dimatikan.

Perlu diketahui bahwa metode di atas dapat mematikan alarm dengan durasi berbeda untuk tiap merek meteran listrik yang digunakan. Pada meteran listrik Itron, kode di atas mampu menunda alarm agar tidak berbunyi selama 5-10 menit.

Sedangkan pada meteran listrik bermerek Glomet dan Hexing, kode mematikan alarm token di atas mampu menunda bunyi selama satu jam.

Kode Meteran Listrik Prabayar Lainnya

Selain kode untuk mematikan alarm token listrik, terdapat beberapa kode yang perlu diketahui mengenai pengaturan token listrik, di antaranya:

  • 00: me-restart meteran.

  • 03: mengecek total kwh listrik yang telah dipakai.

  • 07: mengecek batas kwh.

  • 09: menghitung daya listrik yang digunakan.

  • 41: mengecek voltase listrik.

  • 75: mengetahui ID meter PLN prabayar.

  • 79: mengetahui batas kuota minimal alarm.

  • 90: mematikan lampu LED.

  • 78: memeriksa interval alarm dalam menit.

  • 123: mengubah interval alarm.

  • 456: mengubah batas minimal sisa daya di meteran listrik prabayar.

Cara Mengubah Batas Minimal Sisa Daya di Meteran Listrik Prabayar

Mengantisipasi bunyi alarm token listrik yang tak terduga dapat dilakukan dengan mengubah batas minimal sisa dayanya. Melalui langkah tersebut, pengguna bisa menunda alarm berbunyi saat sisa token mendekati habis.

Adapun batas standar minimum yang ditetapkan oleh PLN adalah 20 kwh. Apabila kuota listrik sudah mencapai angka tersebut, otomatis alarm akan berbunyi. Kendati demikian, kuota 20 kwh dinilai masih cukup untuk dipakai selama dua sampai tiga hari.

Untuk mengubah batas minimal sisa daya di meteran listrik prabayar, ikuti beberapa langkahnya berikut ini:

  1. Tentukan terlebih dahulu batas minimal kwh yang diinginkan. Misalnya, sebesar 10 kwh.

  2. Masukkan kode 456 beserta batas minimal kwh yang diinginkan, yakni 10 kwh. Dengan begitu kode yang dimasukkan ialah 45610.

  3. Tekan tombol ‘ENTER’.

  4. Selesai.

Itulah penjelasan mengenai cara mematikan alarm token listrik dan berbagai kode meteran listrik prabayar lainnya. Semoga bermanfaat!

(ANM)