Konten dari Pengguna

Cara Membaca Candlestick 1 Menit untuk Dapatkan Profit

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi candlestick. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi candlestick. Foto: Unsplash.com

Bagi trader saham pemula, cara membaca candlestick 1 menit merupakan hal penting untuk dipelajari dan dikuasai. Pasalnya, tak sedikit para pemula yang merasa kesulitan saat dihadapkan pada jenis grafik saham yang satu ini.

Candlestick merupakan istilah di dunia trading yang merujuk pada salah satu jenis grafik berbentuk batang lilin. Fungsi grafik tersebut tak lain untuk membaca kondisi pasar saham. Secara historis, candlestick telah digunakan sekitar abad ke-17 untuk menghitung pergerakan harga beras.

Seiring waktu, candlestick digunakan untuk menganalisis pergerakan saham, komoditas, forex, dan sebagainya. Melalui grafik ini pula, pelaku saham dapat memperoleh keuntungan dengan mudah saat berdagang. Sebab, teknik candlestick dapat memperlihatkan tanda-tanda awal reversal atau pembalikan arah.

Grafik candlestick memiliki bentuk menyerupai batang lilin dan terdiri dari dua bagian utama yang mencakup tubuh dan ekor dengan fungsi masing-masing. Lalu, bagaimana cara membaca candlestick 1 menit? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Cara Membaca Candlestick 1 Menit

Ilustrasi mempelajari cara membaca candlestick 1 menit. Foto: Unsplash.com

Menurut buku FOREX Online Trading yang ditulis oleh Sawidji Widioatmodjo, cara membaca candlestick beragam. Namun, pada prinsipnya, membaca grafik pergerakan saham yang satu ini dapat dilakukan dengan menemukan pola pergerakan dari jenis mata uang yang ditransaksikan.

Sementara itu, menurut buku Candlestick & Application Indonesia karya Hendra Syamsir, pergerakan saham atau komoditas harus berupa kenaikan maupun penurunan nilai bersih. Itulah mengapa, penting bagi pelaku saham untuk menerapkan strategi yang tepat, termasuk rentang waktu (time frame) untuk melakukan jual-beli saham berdasarkan kondisi pasar.

Melakukan trading dengan time frame satu menit merupakan hal yang kerap diterapkan para trader. Tak sedikit pula yang menganggap metode tersebut sebagai strategi yang riskan. Karena itu, cara membaca candlestick dalam satu menit penting untuk dipelajari.

Salah satu strategi trading yang digunakan, yakni teknik scalping. Secara umum, teknik tersebut menggunakan time frame antara 1-15 menit. Tujuannya, untuk memperoleh keuntungan dengan cepat.

Cara Membaca Candlestick 1 Menit

Pada dasarnya teknik membaca candlestick dengan time frame 1 menit tak jauh berbeda dengan durasi time frame lainnya. Meski begitu, penting bagi para trader agar lebih teliti dan tanggap dengan pergerakan grafik yang cepat. Adapun langkah mudah membaca grafik candlestick secara umum adalah sebagai berikut:

  1. 1. Tentukan time frame

    Langkah pertama, tentukan time frame yang akan digunakan. Dalam hal ini yakni 1 menit.

  2. 2. Baca tren harga saham

    Setelah menentukan rentang waktu, cobalah untuk membaca tren harga saham. Grafik jenis candlestick umumnya memiliki pola yang beragam dan secara umum dapat dibedakan menjadi pola bullish dan pola bearish. Menurut Investopedia, bullish adalah kondisi pasar yang sedang meningkat secara signifikan. Sedangkan, bearish merupakan kondisi sebaliknya atau menunjukkan tren turun.

  3. 3. Ketahui support-resistance harga saham

    Selanjutnya, ketahui support-resistance untuk memudahkan pelaku saham dalam menganalisis harga saham.

  4. 4. Analisis momentum pergerakan harga saham

    Langkah terakhir, analisis pergerakan harga untuk menarik kesimpulan.

Dihimpun dari berbagai sumber, cara membaca candlestick dengan time frame 1 menit memungkinkan pelaku saham untuk melakukan skenario ‘buy’ maupun ‘sell’.

Perlu diketahui pula, makin panjang tubuh candlestick, makin tinggi tekanan transaksi saham. Sebaliknya, makin pendek tubuh candlestick, makin besar tingkat konsolidasi harga saham.

Kondisi ekor candlestick saham yang memanjang menandakan bahwa aktivitas trading jauh melampaui harga pembukaan dan penutupan. Sedangkan kondisi ekor yang memendek mengindikasikan aktivitas trading berada dekat dengan harga pembukaan dan penutupan.

Dengan kata lain, fluktuasi harga saham tak jauh dengan harga saat pembukaan maupun penutupannya.

Tips Memaksimalkan Candlestick dalam Perdagangan Saham

Secara umum, pola candlestick diikuti oleh koreksi jangka pendek. Tak jarang, para trader memanfaatkan peluang koreksi tersebut untuk meminimalkan terjadinya kesalahan.

Menurut Belvin Tannadi dalam Ilmu Saham: Powerful Candlestick Pattern, untuk memaksimalkan penggunaan candlestick dalam perdagangan saham, berikut beberapa tips yang dapat dicoba:

  • Analisis sejarah pergerakan saham dengan memperhatikan sinyal candlestick, apakah cenderung berhasil atau tidak.

  • Candlestick pattern lebih cocok untuk trading jangka pendek.

  • Jangan coba mengejar pembelian apabila harga saham sudah naik lebih dari lima persen.

Itulah cara membaca candlestick dan tips memaksimalkannya. Dengan memahami konsep dasar dan melakukan latihan, kamu dapat menjadi trader yang andal. Semoga bermanfaat!

(ANM)