Konten dari Pengguna

Cara Membaca Grafik Saham di Bibit untuk Pemula

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membaca grafik saham di Bibit. Foto: Unsplash.com/Jeremy Bezanger
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membaca grafik saham di Bibit. Foto: Unsplash.com/Jeremy Bezanger

Cara membaca grafik saham di Bibit perlu kamu ketahui sebelum memulai investasi. Bibit adalah aplikasi reksa dana untuk membantu investor pemula dalam hal berinvestasi. Di sana kamu bisa memilih instrumen reksa dana yang beragam, ada reksa dana pasar uang, obligasi, dan saham.

Jika masih bingung memilih jenis investasi yang akan diambil, Bibit memiliki fitur rekomendasi dari Robo yang dapat membantu investor pemula untuk menyesuaikan level risiko, baik dari sisi usia ataupun keadaan finansial.

Sebelum mengetahui cara registrasi dan cara beli reksa dana lewat Bibit, sebaiknya kamu perlu memahami cara membaca grafik saham di Bibit terlebih dahulu. Berikut rincian selengkapnya.

Cara Membaca Grafik Saham di Bibit

Ilustrasi membaca grafik saham di Bibit. Foto: Unsplash.com/Markus Winkler

Berdasarkan informasi yang didapat dari aplikasi Bibit, cara membaca grafik saham di Bibit bisa dilihat berdasarkan pergerakan Net Asset Value (NAV) harian. Kamu dapat membuka rincian produk pilihan, di bagian atas tertera grafik pergerakan harga NAV/Unit-nya.

Adapun NAV sendiri merupakan nilai pasar Reksa Dana saat ini. Komponen NAV meliputi nilai surat berharga (saham, obligasi, surat berharga pasar uang, dan deposito) yang ada di reksa dana tersebut. Selanjutnya, ditambah dividen dan atau kupon obligasi yang didapat maupun dikurangi biaya operasional reksa dana (biaya Manager Investasi, biaya Bank Kustodian, dan biaya lain-lain).

Harga tersebut dihitung ulang dan akan diperbarui setiap hari kerja. Adapun keuntungan melakukan investasi reksa dana didapat dari kenaikan NAV reksa dana tersebut.

Cara Registrasi Bibit

Ilustrasi melakukan registrasi di aplikasi Bibit. Foto: Bibit.

Sebelum mendaftar Bibit pastikan kamu sudah mengunduh dan memasang aplikasinya yang bisa diperoleh melalui Google Play Store ataupun App Store. Secara lebih jelas, berikut cara registrasi aplikasi Bibit yang disadur dari laman resmi Bibit.

  1. Buka aplikasi Bibit, tekan opsi register.

  2. Masukkan tanggal lahir dan jawab 6 pertanyaan dari Bibit untuk mengetahui profil risiko dan tujuan investasi kamu, klik Lanjut.

  3. Masukan nomor HP lalu masukan kode verifikasi yang dikirim lewat SMS.

  4. Lengkapi data diri yang diminta, termasuk mengunggah foto KTP dan mengambil swafoto sambil memegang KTP.

  5. Buat tanda tangan virtual.

  6. Buat PIN dan verifikasi email yang kamu daftarkan.

  7. Registrasi selesai, tunggu dalam waktu maksimal 1x24 jam, data kamu akan divalidasi oleh tim Bibit dan KSEI.

Cara Beli Reksa Dana Lewat Aplikasi Bibit

Ilustrasi membeli reksa dana lewat aplikasi. Foto: Unsplash.com/Marga Santoso

Jika akun kamu sudah berhasil diverfikasi, selanjutnya silakan mulai membeli reksa dana di Bibit. Berikut langkahnya:

  1. Tekan opsi Explore, pilih jenis reksa dana yang ada, mulai dari pasar uang, obligasi, saham, dan syariah.

  2. Perhatikan tiap-tiap informasi reksa dana yang kamu pilih, pelajari dan baca prospek beserta risikonya.

  3. Selanjutnya klik menu Beli.

  4. Tuliskan nominal pembelian reksa dana dan klik Beli Sekarang

  5. Beri tanda centang pada ketentuan di bagian bawah aplikasi.

  6. Tekan opsi Bayar Sekarang dan pilih metode pembayaran yang akan kamu gunakan.

  7. Lakukan pembayaran dan beberapa saat kemudian kamu akan menerima notifikasi bahwa pembelian reksa dana lewat aplikasi Bibit berhasil.

Demikianlah penjelasan seputar cara membaca grafik saham di Bibit dengan mudah. Semoga informasi di atas membantu kamu yang baru hendak memulai investasi di Bibit.

(ZHR)