Cara Membedakan Uang Asli dan Palsu, Cek agar Tak Tertipu

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dilihat, diraba, diterawang merupakan tiga cara membedakan uang asli dan palsu yang beredar di masyarakat. Uang palsu didefinisikan sebagai uang imitasi atau tiruan yang diproduksi tanpa pengesahan secara hukum oleh otoritas moneter.
Mengutip bi.go.id, pemalsuan Rupiah merupakan tindakan yang melanggar hukum, merugikan masyarakat, dan dapat menurunkan kepercayaan terhadap Rupiah. Oleh karena itu, berikut Berita Bisnis jabarkan upaya untuk membedakannya agar terhindar dari penipuan.
Cara Membedakan Uang Asli dan Palsu
Mengutip laman indonesiabaik.id, masyarakat dapat mengenali ciri-ciri palsu atau tidaknya uang yang beredar pada 2022 dengan cara dilihat, diraba, dan diterawang.
Dengan ketiga cara utama tersebut, uang akan menampilkan ciri yang berbeda. Berikut ciri dari setiap ketiga langkah tersebut:
Cara Cek Keaslian Uang Pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000
Dengan dilihat:
Terlihat gambar utama
Terlihat nominal pecahan
Terdapat benang pengaman asli
Terdapat logo Bank Indonesia (BI) dengan tinta berubah warna
Dengan diraba:
Terasa kasar pada bagian tertentu
Terdapat kode tuna netra (blink conde)
Dengan diterawang:
Terdapat tanda air (watermark)
Gambar saling isi (rectoverso)
Cara Cek Keaslian Uang Pecahan Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, Rp1.000
Dengan dilihat:
Terlihat gambar utama
Terlihat nominal pecahan
Terdapat benang pengaman asli dengan angka 100
Dengan diraba:
Terasa kasar pada bagian-bagian tertentu
Terdapat kode tuna netra (blink code)
Dengan diterawang:
Terdapat tanda air (watermark) dan electrotype
Gambar saling isi (rectoverso)
Hal yang Harus Dilakukan saat Menerima Uang Palsu
Mengutip laman bi.go.id, Bank Indonesia adalah satu-satunya lembaga yang berhak menentukan keaslian uang yang beredar.
Masyarakat dapat meminta klarifikasi dari Bank Indonesia jika memiliki keraguan mengenai keaslian uang yang dimiliki.
Berikut hal yang perlu dilakukan jika menemukan uang yang keasliannya diragukan:
1. Saat Bertransaksi
Tolak dan jelaskan secara sopan kenapa kamu meragukan keaslian uang tersebut
Minta pihak pemberi secara sopan untuk memberikan uang lainnya sebagai pengganti uang tersebut (lakukan pengecekan ulang)
Sarankan pihak pemberi untuk mengecek uang ke bank, kepolisian, atau meminta klarifikasi langsung ke kantor Bank Indonesia terdekat.
Gunakan praduga tak bersalah karena pihak pemberi mungkin adalah korban dari peredaran uang palsu tersebut.
2. Setelah Bertransaksi
Menjaga fisik dan tidak mengedarkan kembali uang yang diragukan keasliannya.
Melaporkan temuan tersebut disertai fisik uang yang diragukan keasliannya ke bank, kepolisian, atau meminta klarifikasi langsung ke kantor Bank Indonesia terdekat.
Bank Indonesia akan meneliti lebih lanjut mengenai laporan masyarakat atas uang yang diragukan keasliannya, baik yang disampaikan langsung atau melalui bank.
Uang yang diragukan keasliannya dan dinyatakan tidak asli, tidak memperoleh penggantian. Sementara bagi yang dinyatakan asli, dapat memperoleh penggantian sesuai ketentuan yang berlaku.
Demikian informasi seputar cara membedakan uang asli dan palsu yang bisa dipraktikkan saat menerima uang mencurigakan. Semoga bermanfaat.
(MQ)
Frequently Asked Question Section
Di mana bisa mengecek keaslian uang?

Di mana bisa mengecek keaslian uang?
Pengecekan uang dapat dilakukan di bank, kepolisian, atau meminta klarifikasi langsung ke kantor Bank Indonesia terdekat.
Apa itu uang palsu?

Apa itu uang palsu?
Uang palsu didefinisikan sebagai uang imitasi atau tiruan yang diproduksi tanpa pengesehan secara hukum oleh otoritas moneter.
Apa ciri uang asli?

Apa ciri uang asli?
Jika dilihat ada gambar utama, ada nominal pecahan, ada benang pengaman asli, dan ada logo Bank Indonesia (BI) dengan tinta berubah warna.
