Konten dari Pengguna

Cara Membeli Saham di Bursa Efek dengan Aman

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara membeli saham di bursa efek. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara membeli saham di bursa efek. Foto: Pexels

Membeli saham di bursa efek merupakan langkah yang bisa dilakukan siapa pun untuk memulai investasi. Saham menjadi salah satu instrumen keuangan yang menawarkan keuntungan tinggi, baik dari dividen maupun kenaikan harga saham.

Untuk dapat membeli sahan, investor harus menyiapkan dana sesuai harga saham dan membayar biaya transaksi untuk perusahaan sekuritas. Bagi yang tertarik untuk berinvestasi dengan saham, berikut cara membeli saham di bursa efek yang bisa menjadi panduan.

Cara Membeli Saham di Bursa Efek

Ilustrasi cara membeli saham di bursa efek. Foto: Pexels

Langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mulai membeli saham di bursa efek antara lain sebagai berikut.

1. Pilih Perusahaan Sekuritas

Untuk membeli saham, investor harus menentukan sekuritas terlebih dahulu. Perusahaan sekuritas atau broker ini disebut juga sebagai perusahaan efek.

Mengutip dari buku Cara Mudah Analisis Fundamental Saham karya Indra Mahardika Putra, sekuritas adalah perusahaan yang telah mendapatkan izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dapat melakukan kegiatan sebagai perantara perdagangan efek.

2. Buka Rekening Saham

Setelah memilih sekuritas, langkah selanjutnya adalah membuka rekening efek di perusahaan sekuritas pilihan untuk keperluan transaksi jual beli saham.

Dalam pembuatan rekening, biasanya dibutuhkan identitas diri seperti (Kartu Tanda Penduduk), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), buku tabungan, dan formulir pembukaan rekening.

Investor yang telah memiliki rekening saham akan menerima kartu AKSes yang diterbitkan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Di dalamnya tercantum nomor tunggal identitas investor (SID/Single Investor Identification).

Baca Juga: Cara Memilih Saham ala Warren Buffett agar Dapat Cuan

3. Setorkan Dana ke Rekening Saham

Apabila rekening efek sudah aktif, investor kini dapat menyetorkan dana ke rekening tersebut sebagai modal awal. Jumlah minimal setoran awal berbeda-beda, tergantung kebijakan tiap sekuritas.

Investor juga dapat mendepositkan dana ke Rekening Dana Nasabah (RDN). Usahakan untuk memilih RDN dari bank yang sama dengan rekening pribadi investor supaya memudahkan dalam melakukan transfer dana untuk membeli saham.

4. Unduh Aplikasi Trading

Langkah selanjutnya, yakni menunggu dikirimkan ID, password dan PIN untuk masuk ke akun saham daring dan menerima kartu akses KSEI. Setelah semua informasi tersebut diperoleh, investor dapat mengakses aplikasi trading yang disediakan oleh perusahan sekuritas.

Umumnya sekuritas menyediakan aplikasi trading yang bisa diakses melalui ponsel atau perangkat komputer. Dengan aplikasi ini, investor bisa memantau pergerakan saham dan melakukan transaksi jual beli saham.

5. Mulai Bertransaksi Saham

Setelah semua tahapan dilakukan, kini investor dapat mulai bertransaksi saham. Melalui aplikasi yang disediakan oleh sekuritas, investor dapat menemukan berbagai informasi tentang saham-saham yang diperdagangkan dan melakukan pembelian saham.

(SA)