Konten dari Pengguna

Cara Membuat Laporan Laba Rugi Super Gampang

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Laporan Laba Rugi. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Laporan Laba Rugi. Foto: Pexels

Cara membuat laporan rugi laba perusahaan dapat kamu lakukan dengan mudah dengan memperhatikan 3 komponen pokok yaitu pendapatan total, beban total dan laba atau rugi.

Laporan laba rugi (income statement atau profit and loss statement) merupakan salah satu bagian laporan keuangan perusahaan. Isi dari laporan ini ialah data-data pendapatan sekaligus beban atau utang yang ditanggung oleh perusahaan.

1. Laporan Laba Rugi Single Step

Laporan laba rugi single step adalah format laporan laba rugi yang menyajikan data pendapatan, biaya dan laba perusahaan secara sederhana atau dalam 1 baris.

Contohnya, di bagian pendapatan, semua pendapatan baik yang berasal dari pendapatan operasional dan non operasional dikelompokkan dengan nama pendapatan. Demikian pula pada kelompok pengeluaran perusahaan. Semua jenis pengeluaran dijadikan 1 baris dengan nama pengeluaran.

Contoh lain pada biaya-biaya perusahaan, yang meliputi biaya operasional, harga pokok penjualan, biaya sewa, biaya listrik dan lain-lain. Selisih antara baris pendapatan dan beban menghasilkan keuntungan bersih perusahaan.

Kelebihan Single Step

  • Kelebihan dari pendekatan sederhana ini adalah seorang akuntan lebih mudah dalam membuatnya dan memudahkan para pengguna laporan seperti investor untuk membacanya.

  • Hanya fokus pada berapa laba bersih yang diperoleh perusahaan, maka bisa dinilai bagaimana kinerja perusahaan.

Kelemahan Single Step

  • Kelemahan pertama dari pendekatan single step adalah informasi yang ditampilkan dalam laporan laba rugi kurang detail. Misalnya, tidak ada keterangan jelas mana sumber pendapatan perusahaan yang paling besar, atau biaya apa saja yang telah dikeluarkan oleh perusahaan.

  • Karena minim informasi tersebut, pembaca laporan akan sulit menilai apakah perusahaan akan selalu memperoleh laba atau tidak. Sebagai catatan, investor akan menanam modal pada perusahaan yang dinilai akan terus menghasilkan keuntungan dari aktivitas bisnisnya. Jadi, perusahaan yang tidak jelas laporan pendapatannya, lebih berpeluang ditinggalkan oleh calon investornya.

2. Laporan laba rugi Multiple Step

Laporan laba rugi multiple step merupakan format laporan laba rugi yang menampilkan informasi secara lengkap dan detail. Laporan multiple step membagi bagian laporan menjadi beberapa kategori. pos pendapatan menjadi pendapatan operasional dan non operasional, biaya langsung dan biaya tidak langsung.

Kelebihan Laporan Laba Rugi Multiple Step

  • Laporan multiple step menyajikan laporan masing-masing pendapatan, seperti pendapatan operasional dan non operasional. Laporan jenis ini lebih menggambarkan keadaan kesehatan keuangan perusahaan yang sebenarnya.

  • Laporan laba kotor yang ditampilkan ini bisa menjadi bahan untuk menilai perusahaan apakah efisien dalam menggunakan tenaga kerja untuk memperoleh penghasilan.

  • Laporan pendapatan operasional menyajikan informasi tentang keuntungan yang diperoleh perusahaan dari bisnis utamanya.

Kelemahan Laporan Laba Rugi Multiple Step

  • Laporan multiple step merupakan laporan yang kompleks, karena banyak data yang harus diungkapkan. Setiap terjadi aktivitas pendapatan dan pengeluaran semuanya harus dikelompokkan, dan terekam dan dicatat dengan benar.

  • Laporan multiple step sangat transparan, sehingga investor bisa menilai dengan jelas keadaan bisnis dan keuangan perusahaan dan leluasa untuk menaruh atau menarik modalnya.

Ilustrasi Laporan Laba Rugi. Foto: Pexels

Cara Membuat Laporan Rugi Laba

  • Posting transaksi ke buku besar.

  • Laporan laba-rugi dalam rangkaian siklus akuntansi disusun setelah neraca saldo dan jurnal penyesuaian disusun atau setelah penyusunan kertas kerja atau neraca lajur.

  • Sebelum memulai menyusun laporan laba rugi perusahaan, perlu diketahui format laporan laba-rugi, secara sederhana formatnya adalah pada atas laporan harus dituliskan identitas perusahaan, jenis laporan yang disajikan (yaitu laporan laba-rugi) dan periode, setelah itu di bawahnya memuat 3 komponen pokok yaitu pendapatan total, beban total dan laba atau rugi. Jadi ketiga komponen tersebutlah yang menjadi inti laporan yang akan ditampilkan dalam laporan laba-rugi perusahaan.

  • Komponen pendapatan dan beban dapat dikutip dari kertas kerja dalam kolom laba-rugi sedangkan komponen laba atau rugi merupakan selisih dari total pendapatan dan total beban (selisih komponen 1 dan 2), apabila total pendapatan lebih besar daripada total beban maka akan terjadi laba sebaliknya apabila total pendapatan lebih kecil dari total beban maka akan terjadi rugi.

  • Jika laporan laba rugi ini sudah jadi, barulah pihak yang berkepentingan dapat menilai kinerja perusahaannya.

(AAG)