Cara Menabung Rp1 Juta per Bulan untuk Anak Sekolah, Ini Tipsnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cara menabung 1 juta per bulan untuk anak sekolah bisa dilakukan melalui berbagai metode. Menabung sejak dini bisa memicu anak untuk bijak dalam mengatur dan menggunakan uang.
Nominal 1 juta per bulan bagi anak sekolah mungkin terbilang besar. Namun jika dikumpulkan sedikit demi sedikit dengan rutin, tabungan Rp1 juta per bulan bisa tercapai.
Penasaran bagaimana cara menabung 1 juta per bulan untuk anak sekolah? Mari simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Cara Menabung 1 Juta per Bulan untuk Anak Sekolah
Salah satu kebiasaan baik yang patut orang tua contohkan ke anak ialah menabung. Dengan membiasakan anak menabung, mereka bisa menyiapkan bekal di masa mendatang.
Bahkan mereka bisa mengatur keuangannya dengan mudah walaupun hanya bergantung dari uang jajan sekolah. Lebih lanjut berikut tips cara menabung 1 juta per bulan untuk anak sekolah yang dikutip dari laman Sampoerna Academy.
Merencanakan keuangan
Pertama kamu harus rajin mencatat apa saja pengeluaran untuk 1 bulan ke depan. Jika kamu menerima uang jajan sebulan sekali, perencanaan keuangan lebih mudah untuk dipraktikkan. Tulis apa saja kebutuhanmu selama 1 bulan, pastikan kamu tak membeli barang yang tak berguna. Setelah merincikan pengeluaran, pisahkan uang untuk kamu tabung.
Membuat target menabung
Cara menabung 1 juta per bulan untuk anak sekolah berikutnya adalah dengan menuliskan target tabungan. Sebagai contoh, kamu dapat membuat target tabungan Rp250 ribu setiap minggu untuk membeli merchandise penyanyi kesukaan. Dengan target ini mereka bisa semangat menabung dan mampu mengendalikan pengeluaran.
Mencari uang jajan tambahan
Anak sekolah bisa menambah uang jajan dengan cara berjualan. Cara ini biasanya dilakukan oleh anak sekolah di tingkat SMP dan SMA. Misalnya dengan berjualan pulsa, jual camilan, atau bahkan menjadi guru les ataupun guru mengaji untuk anak-anak TK dan SD.
Mengurangi berbelanja hal yang tidak bermanfaat
Aktivitas belanja yang terlalu sering menjadikan seseorang lebih boros. Terlebih jika barang yang dibeli tidaklah bermanfaat atau tidak penting. Karena itu sebaiknya kamu bisa lebih bijak dalam mengatur pengeluaran. Jangan sampai kamu keasyikan berbelanja tetapi tidak menyisihkan uang untuk menabung.
Menabung dengan nominal sesuai tanggal
Kemudian kamu juga bisa menabung sesuai tanggal. Sebagai contoh, kamu mulai menabung 1 Agustus, maka nominalnya bisa Rp1.000, Rp11.000, Rp111.000 hingga Rp1.111.000. Pada hari berikutnya sesuaikan nominal dengan tanggal yang tertera di kalender. Kemudian pada tanggal 30 atau 31 target 1 juta akan terpenuhi.
Menabungan Rp10 ribu
Yang terakhir, yaitu menabung dengan nominal Rp10 ribu. Setiap kamu memiliki uang dengan nominal Rp10 ribu langsung sisihkan, baik 1 lembar Rp10 ribuan, 2 lembar atau berapa pun.
Semakin banyak lembaran Rp10 ribuan, semakin cepat tabungan mencapai Rp1 juta. Cara ini efektif jika selalu dilakukan dengan konsisten,
Demikian informasi tentang cara menabung 1 juta per bulan untuk anak sekolah. Kamu bisa menabung di celengan ataupun di bank. Kamu juga dapat memanfaatkan bank yang menyediakan tabungan untuk anak sekolah atau anak usia di bawah 17 tahun dengan minimal setoran rendah.
(ZHR)
Frequently Asked Question Section
Apa manfaat dari membiasakan anak menabung?

Apa manfaat dari membiasakan anak menabung?
Anak bisa menyiapkan bekal di masa mendatang. Bahkan mereka bisa mengatur keuangannya walaupun hanya bergantung dari uang jajan sekolah.
Di mana anak bisa menabung?

Di mana anak bisa menabung?
Anak bisa menabung di celengan ataupun di bank. Saat ini banyak bank yang menyediakan tabungan untuk anak sekolah atau anak usia di bawah 17 tahun dengan minimal setoran rendah.
Apa cara yang paling efektif dan cepat untuk menabung 1 juta per bulan?

Apa cara yang paling efektif dan cepat untuk menabung 1 juta per bulan?
Salah satunya dengan berjualan. Cara ini biasanya dilakukan oleh anak sekolah di tingkat SMP dan SMA. Anak dapat menjual pulsa, camilan, atau menjadi guru les dan guru mengaji untuk anak-anak TK dan SD.
