Konten dari Pengguna

Cara Menentukan Harga Jual Makanan, Dijamin Untung

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menentukan Harga Jual Makanan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menentukan Harga Jual Makanan. Foto: Pexels

Cara menentukan harga jual makanan merupakan salah satu tips kesuksesan dalam menjalankan bisnis kuliner. Menjual makanan memang terlihat mudah. Tapi, bagaimana cara menentukan dan menghitung keuntungannya ya?

Dalam menentukan harga jual, tidak ada metode yang benar-benar tepat untuk menentukan harga makanan. Perlunya melakukan riset pasar untuk melakukan perbandingan harga yang kompetitif serta target konsumen.

Perhatikan Hal Ini Jika Kamu Ingin Berbisnis Kuliner

Secara singkat, dalam menentukan harga dari bisnis food and beverage dengan menghitung persentase modal makanan saat pembelian bahan baku. Sebisa mungkin modal yang dikeluarkan tidak melebihi dari 50 persen harga jual yang ditentukan. Selain itu, jika kamu ingin berbisnis kuliner, perhatikan dan pertimbangkan hal berikut ini.

  1. Tentukan target pasar atau jenis konsumen yang Anda incar. Misalnya lokasi dekat kampus dan targetnya mahasiswa. Sesuaikan dengan harga rata-rata ayam bakar milik pesaing dijual dengan harga Rp 15.000, kamu tidak bisa menjual produk yang sama dengan harga lebih mahal.

  2. Kenali titik harga pesaing. Contohnya jika pesaing menjual Rp 10.000 jangan ragu untuk mempromosikan makanan dengan harga Rp 9.000. Pastikan kamu harus punya menu lain untuk meng-cover agar tak "bakar uang".

  3. Berikan value lebih pada bisnis kamu. Misalnya tempat yang menarik, nyaman, dan instagramable daripada pesaing. Sehingga pembeli tidak akan keberatan untuk membayar dengan harga yang lebih tinggi.

  4. Temukan harga bahan baku yang lebih murah seperti membeli di distributor tangan pertama.

Mengutip isi buku Sukses Bisnis Online: Panduan Membangun Toko Online Profesional, Anton Ramdan (2014: 22), cara menentukan harga jual suatu produk sendiri tentu tidak boleh dilakukan sembarangan dan butuh analisa yang matang. Sebab produk tersebut tentu tidak boleh dijual dengan harga yang terlalu rendah ataupun terlalu tinggi.

4 Cara Menentukan Harga Jual Makanan

Ilustrasi Cara Menentukan Harga Jual Makanan. Foto: Pexels

4 Cara Menentukan Harga Jual Makanan

Setelah mempertimbangkan beberapa faktor yang mempengaruhi penentuan harga jual, selanjutnya para pebisnis kuliner pemula juga perlu memahami cara menentukan harga jual dengan menggunakan 4 metode yang terdiri dari Margin Pricing, Mark-Up Pricing, Bundling, dan MSRP. Berikut ini penjelasan singkatnya.

  1. 1. Margin Pricing

    Margin Pricing merupakan cara menentukan harga jual dengan memperkirakan terlebih dulu harga jual yang diinginkan, untuk mengetahui apakah margin keuntungannya sesuai atau tidak. Perkiraan itu sendiri bisa didasarkan kepada harga produk serupa dari perusahaan kompetitor. Dengan cara perhitungan ini, maka pebisnis dapat menentukan apakah harga produk yang dijualnya terlalu murah atau terlalu mahal.

  2. 2. Mark-Up Pricing

    Dengan perhitungan mark-up pricing, maka pebisnis dapat langsung menghitung seberapa banyak modal yang dikeluarkan dan seberapa besar profit yang diinginkan dalam penjualan produk tersebut. Cara menentukan Mark-Up Pricing ini sendiri umumnya lebih banyak digunakan dalam jenis bisnis reseller, dropshipper ataupun jastip, yakni dengan menambah jumlah modal dan keuntungan yang diinginkan (mark-up).

  3. 3. Bundling

    Bundling banyak juga dikenal sebagai metode keystone, yakni cara menjual produk dengan jumlah dua kali lipat. Meski menghasilkan keuntungan lebih sedikit, namun metode satu ini tentu bisa menjual produk lebih banyak.

  4. 4. MSRP

    MSRP atau Manufactured Retail Price adalah harga yang direkomendasikan oleh produsen. Kamu dapat menetapkan harga tertentu untuk suatu makanan, jadi para penjual tangan kedua dapat memasang harga yang tidak terlalu jauh. Hal ini bertujuan agar menyetabilkan harga pasar, tidak adanya perang antar penjual satu dengan lainnya.

Adapun rumus margin pricing tersebut ialah sebagai berikut:

Margin = (harga jual) – (harga modal) : harga jual

Contoh: Kamu menjual kopi kekinian dengan harga Rp32.000 per gelas. Sedangkan, modal yang kamu keluarkan adalah Rp15.000 per gelas. Sehingga, perhitungannya adalah:

(32.000-15.000)/32.000 = 0,53 atau 53 Persen.

Hasil keuntungan yang kamu peroleh dari satu cup es kopi sebesar 53 persen. Jika angka tersebut terlalu besar atau terlalu kecil, Anda bisa menaikkan harga jualnya. Tetapi patokan harga jual yang biasa dipakai maksimal profit 50 persen dari harga.

Berikut rumus perhitungan mark up pricing:

Harga jual = (modal) + (mark-up profit)

Rumus Bundling:

Harga jual = Modal x 2

Metode Bundling sendiri umumnya banyak kita temui di pusat perbelanjaan. Misalnya saja saat kita menjual 1 donat seharga Rp 50.000/lusin, maka dengan metode bundling tersebut kita bisa menjual donat seharga Rp 90.000/2 lusin. Harga jual produk dengan cara tersebut tentu dapat menarik perhatian konsumen karena mereka merasa lebih diuntungkan dengan potongan 10 ribu.

Sekian empat cara menentukan harga jual makan dijamin untung dan anti rugi yang dapat dijadikan referensi bagi para pebisnis kuliner pemula. Semoga membantu!

(SRS)