Cara Mengatasi Pengangguran Musiman di Indonesia

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mengatasi pengangguran musiman merupakan sejumlah upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia maupun lembaga terkait. Tujuannya untuk mengurangi angka pengangguran, khususnya pengangguran tipe musiman.
Pengangguran merupakan salah satu masalah yang banyak dihadapi dan sering terjadi di tiap negara. Pengangguran terdiri dari beberapa jenis, salah satunya adalah pengangguran musiman.
Salah satu cara mengatasi pengangguran musiman adalah memberikan informasi yang jelas tentang adanya lowongan pekerjaan pada bidang lain. Pengangguran musiman terjadi karena perubahan musim atau perubahan permintaan tenaga kerja secara berkala.
Pengertian Pengangguran
Pengangguran sedari dulu selalu menjadi salah satu masalah yang terus-menerus dihadapi oleh berbagai negara di dunia, khususnya di negara-negara berkembang.
Mengutip dari buku Top No 1 Ulangan Harian SMP/MTs Kelas 8 yang disusun oleh Tim Guru Indonesia, pengangguran adalah angkatan kerja yang tidak terserap dalam kesempatan kerja sehingga belum kerja atau sedang mencari pekerjaan.
Tak hanya itu, pengangguran juga merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan orang-orang dalam kategori berikut.
Penduduk yang tidak bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan atau mempersiapkan suatu usaha baru.
Penduduk yang tidak mencari pekerjaan karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
Penduduk yang tidak mencari pekerjaan karena sudah diterima.
Bekerja atau mempunyai pekerjaan, tetapi belum mulai bekerja.
Pengertian Pengangguran Musiman
Dikutip dari Ekonomi dan Akuntansi: Membina Kompetensi Ekonomi oleh Eeng Ahman dan Epi Indriani, pengangguran musiman adalah pengangguran yang terjadi sewaktu-waktu. Artinya, mereka hanya menganggur pada musim tertentu, sedangkan pada musim lainnya sibuk bekerja.
Pengangguran musiman atau seasonal unemployment terjadi karena kesulitan temporary dalam mempertemukan pemberi kerja dan pelamar kerja. Dapat dikatakan, pengangguran musiman adalah pengangguran yang terjadi karena pergantian musim. Ada waktu yang tidak terpakai karena tidak ada pekerjaan dari musim yang satu ke musim lainnya.
Contoh dari pengangguran musiman ialah pada sektor pertanian. Misal seorang petani akan sibuk pada musim tanam, akan tetapi mereka akan menganggur menunggu padi tumbuh besar dan siap dipanen. Hasil panen mereka bergantung pada pengaruh musim. Sehingga selama jangka waktu tersebut para petani adalah pengangguran musiman.
Contoh lainnya terletak pada sektor perikanan dan usaha kue. Yang akan ramai pada saat musim lebaran atau hari raya besar tiba sebagai bingkisan, selebihnya permintaan akan sedikit dan minim.
Cara Mengatasi Pengangguran Musiman
Dikutip dari Ekonomi Publik oleh Rita Yunus dan Anas Iswanto Anwar, pengangguran musiman dapat diatasi dengan beberapa cara, antara lain sebagai berikut.
Memberikan informasi yang cepat jika ada lowongan pekerjaan di sektor lain.
Melakukan pelatihan di bidang keterampilan lain untuk memanfaatkan dengan mengisi waktu ketika menunggu datangnya musim tertentu, seperti kelas menjahit, mengelas, menyulam, menyablon, dan jenis keterampilan lainnya.
(SRS)
