Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah dengan RAB Sendiri dan Kontraktor

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebelum renovasi rumah, penting untuk memperhitungkan biayanya terlebih dahulu. Cara menghitung biaya renovasi rumah bisa dilakukan dengan menyusun RAB.
Mengutip buku Trik Membuat RAB Menggunakan MS Excel karya Jubilee Enterprise, RAB adalah rencana anggaran biaya yang disusun sebagai acuan untuk memperkirakan besaran biaya suatu bisnis atau kegiatan lainnya.
Adapun penyusunan RAB untuk renovasi rumah perlu dilakukan secara matang. Tujuannya agar biaya renovasi rumah tidak membengkak. Berikut cara menghitung biaya renovasi rumah dengan penysunan RAB.
Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah dengan RAB
Dikutip dari buku Ide Kreatif Renovasi Rumah terbitan Niaga Swadaya, terdapat empat elemen utama dalam RAB untuk memperhitungkan biaya renovasi rumah, di antaranya:
1. Biaya pekerjaan persiapan
Biaya pekerjaan persiapan dalam suatu proyek pembangunan rumah antara lain meliputi komponen biaya pembersihan lokasi, pengukuran dan pembuatan bouwplank, serta penyediaan air dan listrik.
Pada proyek renovasi, pekerjaan persiapan tersebut bisa menjadi cukup mahal karena tahap pembersihan dapat berarti pembongkaran dan pembuangan puing-puing bangunan.
2. Biaya pekerjaan struktur
Biaya pekerjaan struktur meliputi pekerjaan fondasi, balok, kolom, pelat lantai, dan atap. Selain tergantung volume pekerjaan, besarnya biaya juga ditentukan oleh jenis dan jumian material yang digunakan.
3. Biaya pekerjaan arsitektur
Terdiri dari komponen biaya pekerjaan dinding, perasangan atap, pasangan batu- bata, kusen, keramik dan alat-alat sanitair, dan pekerjaan finishing lain seperti pengecatan dinding dan atap.
4. Biaya pekerjaan ME
Biaya ini meliputi pekerjaan pemasangan instalasi listrik, air, telepon, beserta fitur-fitur pendukungnya seperti sakelar, titik lampu, water heater, dan AC.
Baca juga: Biaya Renovasi Rumah Tipe 36, Ini Estimasinya
Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah dengan RAB Kontraktor
Pada renovasi bangunan besar biasanya perlu menggunakan jasa arsitek dan kontraktor. Kedua jasa tersebut biasanya akan mengajukan RAB sendiri.
RAB kontraktor/arsitek sudah mencakup perhitungan empat elemen biaya utama dalam renovasi rumah di atas, serta ditambah biaya jasa kontraktor dan pajak yang harus dibayarkan.
Berikut cara menghitung biaya renovasi rumah dengan RAB kontraktor, sebagaimana dihimpun dari buku Ide Kreatif Renovasi Rumah terbitan Niaga Swadaya:
Biaya pekerjaan bongkaran (pekerjaan persiapan renovasi).
Biaya pekerjaan konstruksi (meliputi segala biaya tenaga kerja, material, dan sewa alat-alat untuk pekerjaan struktur, arsitektur, dan ME). Tambahkan elemen biaya RAB nomor 1 dan 2 di atas, dan hasilnya disebut SUBTOTAL 1 atau bowsome.
Biaya jasa kontraktor, biasanya berkisar 10% dari nilai SUBTOTAL 1. Tambahkan SUBTOTAL 1 (bowsome) dengan elemen biaya RAB nomor 3, hasilnya disebut SUBTOTAL 2 atau anemingsome.
Biaya PPn dan PPh Renovasi Gedung, besarnya 1,5% dari SUBTOTAL 2 atau anemingsome. RAB TOTAL diperoleh dari hasil penjumlahan SUBTOTAL 2 dengan PPn yang telah dikurang PPh Renovasi Gedung, dikenal pula dengan bahasa teknis aansome. Aansome inilah yang disebut harga penawaran yang diajukan kontraktor pada klien.
(NDA)
