Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Biaya Variabel per Unit dan Contohnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menghitung biaya variabel per unit. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menghitung biaya variabel per unit. Foto: Pexels

Bagi para pemilik bisnis, mempelajari cara menghitung biaya variabel per unit menjadi hal yang penting karena berguna untuk mengelola anggaran, menetapkan harga produk, serta membuat keputusan keuangan dengan lebih tepat.

Biaya variabel adalah biaya yang berubah sesuai dengan tingkat produksi atau aktivitas bisnis. Artinya, semakin banyak unit barang yang diproduksi, semakin tinggi biaya variabel yang harus dikeluarkan.

Misalnya, jika Anda memiliki pabrik yang memproduksi sepatu, biaya bahan baku seperti kulit dan karet akan menjadi contoh biaya variabel. Semakin banyak sepatu yang diproduksi, semakin tinggi biaya bahan baku yang harus dikeluarkan.

Cara Menghitung Biaya Variabel Per Unit

Ilustrasi menghitung biaya variabel per unit. Foto: Pexels

Biaya variabel sebanding dengan volume kegiatan produksi atau aktivitas perusahaan. Jika kegiatan produksi naik 10%, total biaya variabel juga akan naik 10%.

Namun, besarnya volume kegiatan tidak akan berpengaruh terhadap biaya variabel per unit (konstan). Lalu, bagaimana cara menghitung biaya variabel per unit?

Berikut langkah-langkah yang bisa diterapkan untuk menghitung biaya variabel per unit, sebagaimana dituliskan dalam buku Pengantar Ekonomi Makro di Perguruan Tinggi oleh Dr. Rd. Heri Solehudin Atmawidjaja, MM.

1. Mengidentifikasi Biaya Variabel

Langkah pertama dalam menghitung biaya variabel per unit adalah mengidentifikasi seluruh komponen biaya yang bersifat variabel. Contoh biaya variabel meliputi:

  • Biaya bahan baku

  • Upah tenaga kerja langsung

  • Biaya pengemasan

  • Biaya energi atau listrik yang digunakan selama proses produksi

2. Menghitung Total Biaya Variabel

Setelah mengidentifikasi komponen biaya variabel, langkah selanjutnya adalah menghitung total biaya variabel untuk seluruh produksi.

Total biaya variabel adalah jumlah dari semua biaya variabel yang diperlukan untuk memproduksi sejumlah unit barang. Berikut rumusnya.

Total Biaya Variabel = Biaya Variabel per Unit x Jumlah Unit Produksi

3. Menghitung Biaya Variabel Per Unit

Langkah selanjutnya adalah menghitung biaya variabel per unit dengan membagi total biaya variabel dengan jumlah unit yang diproduksi. Berikut rumusnya.

Biaya Variabel Per Unit = Total Biaya Variabel / Jumlah Unit Produksi

Baca Juga: Biaya Variabel: Pengertian, Contoh, dan Rumusnya

Contoh Menghitung Biaya Variabel Per Unit

Ilustrasi menghitung biaya variabel per unit. Foto: Pexels

Agar semakin paham dengan cara menghitung biaya variabel per unit di atas, simak contoh di bawah ini.

Contoh 1

Jika biaya bahan baku per unit adalah Rp50.000, upah tenaga kerja Rp30.000, dan biaya pengemasan Rp10.000, biaya variabel per unitnya adalah:

Biaya Variabel per Unit = Rp50.000 + Rp30.000 + Rp10.000 = Rp90.000

Lalu, jika perusahaan memproduksi 1.000 unit produk, total biaya variabel adalah:

Total Biaya Variabel = Rp90.000 x 1.000 unit = Rp90.000.000

Contoh 2

Jika total biaya variabel untuk memproduksi 1.000 unit adalah Rp90.000.000, biaya variabel per unit adalah:

Biaya Variabel per Unit = Rp90.000.000 / 1.000 unit = Rp90.000

(NDA)