Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Bunga Bank BCA untuk Produk Tabungan dan Deposito

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gedung BCA. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
zoom-in-whitePerbesar
Gedung BCA. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

BCA merupakan salah satu bank di Indonesia yang menyediakan berbagai produk perbankan sesuai kebutuhan para nasabahnya. Selain itu, ada beragam suku bunga yang ditawarkan sesuai produk masing-masing.

Selain itu, nasabah juga kerap mencari tahu cara menghitung bunga bank BCA guna mengetahui besaran bunga yang didapatkan dalam kurun waktu tertentu.

Sebenarnya, terdapat beberapa metode yang dapat diterapkan untuk menghitung bunga yang telah ditetapkan oleh pihak bank. Hanya saja diperlukan penyesuaian berdasarkan tingkat suku bunga produk dan bank yang dipilih.

Cara Menghitung Bunga Bank BCA

Ilustrasi menghitung bunga BCA. Foto: Unsplash.com

Setidaknya terdapat tiga jenis produk perbankan dalam bentuk simpanan yang umum disediakan oleh pihak bank, di antaranya produk giro, tabungan, hingga deposito dengan suku bunga beragam.

Dilansir dari laman resminya, BCA menyediakan berbagai jenis produk simpanan seperti tabungan hingga deposito. Tiap produk perbankan tersebut memiliki suku bunga yang berbeda.

Sebagai contoh, perhitungan kali ini mengambil produk TabunganKu BCA. Dilansir dari laman resmi BCA, per 1 Maret 2022, produk TabunganKu BCA memiliki suku bunga per tahun dengan rincian sebagai berikut:

  • Suku bunga 0,00 persen untuk saldo di bawah Rp500.000.

  • Suku bunga 0,17 persen untuk saldo Rp500.000 hingga < Rp1.000.000.

  • Suku bunga 0,27 persen untuk saldo Rp1.000.000 ke atas.

Lalu, bagaimana cara menghitung bunganya? Simak langkah-langkah selengkapnya di bawah ini.

Cara Menghitung Bunga Tabungan BCA

Berikut cara mengetahui bunga tabungan BCA sesuai dengan contoh kasus di atas:

  1. 1. Ketahui jumlah saldo tabungan pada rekening BCA

    Ketahui jumlah saldo yang ada di rekening BCA. Misalnya, saldo tabungan sebesar Rp750.000.

  2. 2. Tentukan besar suku bunga yang didapat

    Setelah mengecek jumlah saldo di tabungan, cocokkan dengan besaran suku bunga yang didapat. Berdasarkan rincian di atas, suku bunga untuk saldo Rp750.000, yakni sebesar 0,17 persen.

  3. 3. Tentukan metode perhitungan bunga

    Tentukan metode perhitungan bunga. Setidaknya terdapat tiga metode yang dapat dipraktikkan, antara lain metode saldo terendah, saldo rata-rata, dan saldo harian. Contoh kali ini akan menggunakan metode saldo harian. Adapun rumusnya adalah: (Saldo Harian x Suku Bunga x Jumlah Hari Dalam Sebulan) : Jumlah Hari Dalam Setahun. Maka perhitungannya menjadi: = (Rp750.000 x 0,17% x 30) : 365 = Rp38.250 : 365 = Rp104,79

  4. 4. Selesai

    Dengan begitu, besar bunga untuk saldo harian pada produk TabunganKu di atas sebesar Rp104,79.

Cara Menghitung Bunga Deposito BCA

Selain produk tabungan, BCA juga menyediakan produk simpanan deposito dengan besaran suku bunga yang telah ditentukan. Dilansir dari sumber yang sama, saat ini bunga deposito BCA untuk nominal Rp8 juta hingga ≥ Rp100 miliar sebesar 1,90 persen.

Adapun rumus perhitungan bunga deposito BCA dapat dituliskan sebagai berikut:

Rumus = (Suku Bunga Deposito x Setoran Pokok Deposito x 30 hari x 80%) : 365 hari

Apabila kamu memiliki dana sebesar Rp15 juta, perhitungan bunga depositonya adalah sebagai berikut:

= (1,90% x Rp15.000.000 x 30 x 80%) : 365

= Rp6.840.000 : 365

= Rp18.739,72

Dengan begitu, keuntungan bunga bersih yang akan kamu dapatkan setiap bulan, yakni Rp18.739,72.

Itulah penjelasan sekaligus contoh perhitungan bunga BCA untuk produk tabungan dan deposito. Semoga bermanfaat!

(ANM)