Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Bunga Pinjaman BRI

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi nasabah melakukan transaksi di BRI. Foto: Dokumentasi Bank Rakyat Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi nasabah melakukan transaksi di BRI. Foto: Dokumentasi Bank Rakyat Indonesia

Sebelum melakukan pinjaman di BRI, nasabah perlu mengetahui cara menghitung bunga Bank BRI terlebih dahulu. Selain itu, juga perlu memeriksa jumlah suku bunga yang ditawarkan bank.

Nilai suku bunga dapat berubah setiap tahun karena menyesuaikan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Mulai 31 Desember 2021, BRI menetapkan besaran suku bunga untuk kredit korporasi sebesar 8 persen, kredit ritel 8,25 persen, kredit mikro sebesar 14 persen, kredit konsumsi (KPR) sebesar 7,25 persen, dan kredit konsumsi non-KPR sebesar 8,75 persen.

Cara Menghitung Bunga Bank BRI dengan Suku Bunga Flat

Jenis bunga tetap atau flat biasanya terdapat pada kredit tanpa agunan, seperti kredit kendaraan bermotor dan kredit KUR BRI Mikro. Pada penghitungan bunga tetap ini, harga angsuran dan bunga yang dihitung tidak akan berubah selama periode angsuran.

Berikut ini cara menghitung bunga Bank BRI dengan suku bunga tetap yang wajib kamu ketahui:

Bunga = jumlah pinjaman x bunga pertahun (%) : 12 bulan

Contoh penghitungannya:

Bu Tuti mengajukan pinjaman di BRI dengan rincian sebagai berikut:

  • Pokok Pinjaman: Rp48.000.000

  • Bunga per tahun: 6%

  • Tenor pinjaman: 24 bulan

  • Bunga flat

Maka besar bunga per bulannya adalah?

  • Cicilan Pokok= Rp48.000.000 : 24 bulan = Rp2.000.000

  • Bunga= (Rp48.000.000 x 6%) : 12 bulan = Rp240.000

  • Angsuran per bulan= Rp2.000.000 + Rp240.000 = Rp2.240.000

Jawaban: Besarnya angsuran yang harus dibayarkan oleh Bu Tuti adalah Rp2.240.000.

Jika dikalikan selama 24 bulan= Rp2.240.000 x 24 bulan = Rp53.760.000

Jadi, total bunga yang dibayarkan selama 24 bulan adalah Rp53.760.000 - Rp 48.000.000 = Rp5.760.000

Cara Menghitung Bunga Bank BRI dengan Suku Bunga Efektif

Ilustrasi Bank BRI. Foto: Dokumentasi Bank Rakyat Indonesia

Selain suku bunga tetap, bank juga menawarkan suku bunga efektif pada tiap nasabahnya. Perbedaan antara kedua suku bunga tersebut juga signifikan.

Dalam suku bunga tetap, jumlah angsuran pokok dan nilai suku bunga setiap bulannya akan selalu sama atau tetap. Sedangkan dalam suku bunga efektif, jumlah angsuran pokok dan bunga yang dibayarkan tiap bulan akan terus berkurang hingga pelunasan.

Dengan begitu, bunga efektif akan dihitung dari saldo pinjaman terakhir setiap bulan. Suku bunga efektif biasanya digunakan untuk jenis pinjaman jangka panjang, seperti kredit kepemilikan rumah (KPR), apartemen, atau kredit investasi.

Berikut ini cara menghitung bunga Bank BRI dengan suku bunga efektif yang wajib kamu ketahui:

Angsuran pokok per bulan = pokok pembayaran : jangka waktu pembayaran

Bunga per bulan = saldo pinjaman terakhir x suku bunga pertahun (%) : 12 bulan

Contoh Penghitungannya

Pak Agus mengajukan pinjaman di BRI dengan rincian sebagai berikut:

  • Pokok Pinjaman: Rp48.000.000

  • Bunga per tahun: 6%

  • Tenor pinjaman: 24 bulan

  • Bunga efektif

Jawaban untuk angsuran bulan I:

Angsuran pokok per bulan= Rp48.000.000 : 24 bulan = Rp2.000.000

Bunga bulan kedua= Rp48.000.000 x 6% : 12 bulan= Rp240.000

Total angsuran bulan pertama= Rp2.000.000 + Rp240.000 = Rp2.240.000

Setelah angsuran pertama dibayarkan, sisa angsuran pokoknya tersisa Rp48.0000.000 - Rp2.000.000 = Rp46.000.000

(FNS)