Cara Menghitung Bunga Tabungan BNI Berdasarkan Jenis Saldonya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menghitung bunga tabungan BNI banyak dicari oleh nasabah. Sebab, mengetahui besaran bunga menjadi salah satu metode untuk menentukan jenis tabungan yang akan digunakan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman BNI, bank yang didirikan pada 1946 itu menerapkan penyesuaian suku bunga tabungan BNI Taplus dan BNI Taplus Bisnis. Hal tersebut berlaku efektif mulai 19 Oktober 2021. Adapun besaran suku bunga untuk BNI Taplus antara 0,10 persen hingga 1,00 persen per tahunnya.
Sementara itu, untuk BNI Taplus Bisnis memiliki suku bunga 1,00 persen hingga 2,00 persen per tahunnya. Tingkat suku bunga tabungan tersebut bergantung pada jumlah saldo yang dimiliki.
Menurut layanan nasabah BNI, meski dihitung per tahun, suku bunga tersebut akan diberikan setiap akhir bulan. Lantas, bagaimana cara menghitung bunga tabungan BNI? Simak pemaparan selengkapnya berikut ini.
Cara Menghitung Bunga Tabungan BNI
Sebenarnya, cara menghitung bunga tabungan setiap bank memiliki rumus yang sama, hanya saja dibedakan berdasarkan suku bunga yang ditetapkan. Setidaknya terdapat tiga cara menghitung bunga tabungan yang umum diterapkan oleh bank, di antaranya:
Cara Menghitung Bunga Tabungan BNI Berdasarkan Saldo Terendah
Metode ini digunakan untuk menghitung saldo terendah dalam bulan laporan setiap nasabah. Adapun rumus menghitung bunga tabungan saldo terendah, sebagai berikut:
Bunga tabungan = Saldo terendah x (Suku bunga tabungan per tahun x jumlah hari dalam bulan berjalan) / jumlah hari dalam 1 tahun (365).
Contoh:
Pada Juni, Vina tercatat melakukan beberapa kali transaksi penarikan dan penyetoran tunai di tabungan BNI Taplusnya. Adapun jumlah saldo tertinggi yang ia miliki sebesar Rp 15 juta. Sementara itu, saldo terendah yang ia miliki, yakni sebesar Rp 10 juta. Berdasarkan ketentuan terbaru BNI, tabungan Vina memiliki suku bunga sebesar 0,10 persen.
Dengan demikian, cara menghitung bunga tabungan BNI berdasarkan saldo terendah adalah sebagai berikut:
Bunga tabungan = Saldo terendah x (Suku bunga tabungan per tahun x jumlah hari dalam bulan berjalan) / jumlah hari dalam 1 tahun (365).
= Rp 10.000.000 x (0,10% x 30) / 365
= Rp 300.000 / 365
= Rp 821,91
Jadi, bunga tabungan Vina jika dihitung berdasarkan saldo terendah adalah sebesar Rp821,91.
Cara Menghitung Bunga Tabungan BNI Berdasarkan Saldo Rata-rata
Metode penghitungan bunga tabungan ini dilakukan berdasarkan saldo rata-rata nasabah dalam satu tahun. Adapun rumusnya dapat dituliskan sebagai berikut:
Bunga tabungan = Saldo rata-rata harian x (Suku bunga tabungan per tahun x jumlah hari dalam bulan berjalan) / jumlah hari dalam 1 tahun (365).
Contoh:
Vina tercatat menabung sebesar Rp 1.500.000 pada 2 Juni 2022. Ia melakukan setor tunai kembali sebesar Rp 2.000.000 pada 9 Juni 2022.
Pertama, hitung saldo total dengan cara berikut:
Saldo total = Saldo yang masuk x jarak hari
= (Rp 1.500.000 x 1) + (Rp 2.000.000 x 7)
= Rp 1.500.000 + Rp 14.000.000
= Rp 15.500.000.
Lalu, hitung saldo rata-ratanya menggunakan rumus:
Saldo rata-rata = Saldo total / jumlah hari dalam bulan berjalan
= Rp 15.500.000 / 30
= Rp 516.667.
Kemudian, hitung bunga tabungan berdasarkan saldo rata-rata:
Bunga tabungan = Saldo rata-rata harian x (Suku bunga tabungan per tahun x jumlah hari dalam bulan berjalan) / jumlah hari dalam 1 tahun (365).
= Rp 516.667 x (0,10% x 30) / 365
= Rp 15.500 / 365
= Rp 42,46
Jadi, bunga tabungan Vina jika dihitung berdasarkan saldo rata-rata adalah Rp 42,46.
Cara Menghitung Bunga Tabungan BNI Berdasarkan Saldo Harian
Cara menghitung bunga tabungan yang ketiga, yakni berdasarkan saldo harian pada bulan berjalan setiap nasabah. Adapun rumusnya adalah sebagai berikut:
Bunga Tabungan = Saldo harian x (Suku bunga tabungan per tahun x jarak hari dalam bulan berjalan) / jumlah hari dalam 1 tahun (365).
Contoh:
Vina tercatat menabung sebesar Rp1.500.000 pada 2 Juni 2022. Ia melakukan setor tunai kembali sebesar Rp2.000.000 pada 9 Juni 2022.
Maka, cara menghitungnya adalah sebagai berikut:
Bunga Tabungan = Saldo harian x (Suku bunga tabungan per tahun x jarak hari dalam bulan berjalan) / jumlah hari dalam 1 tahun (365).
= Rp 1.500.000 x (0,10%x1) / 365
= Rp 1.500 / 365
= Rp 41,6
Bunga Tabungan = Saldo harian x (Suku bunga tabungan per tahun x jarak hari dalam bulan berjalan) / jumlah hari dalam 1 tahun (365).
= Rp 2.000.000 x (0,10%x7) / 365
= Rp 14.000 / 365
= Rp 38,35
Jadi, total bunga berdasarkan saldo harian yang didapatkan Vina adalah Rp41,6 + Rp38,35 = Rp79,95.
Itulah pemaparan mengenai cara menghitung bunga tabungan BNI berdasarkan jenis saldo terendah, saldo rata-rata, dan saldo harian. Semoga bermanfaat!
(ANM)
