Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Cash Flow Agar Laporan Arus Kas Lancar

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cash flow. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cash flow. Foto: Pexels

Cara menghitung cash flow atau laporan arus kas umumnya berisi pemasukan dan pengeluaran kas. Salah satu laporan keuangan yang sangat penting bagi sebuah perusahaan atau organisasi dalam mengatur keuangan mereka.

Adapun pengertian cara dan metode penyusunan pembuatan laporan arus kas, serta bagaimana cara menghitung cash flow agar laporan arus kas menjadi lancar dapat dilihat melalui penjelasan di bawah ini.

Pengertian Cash Flow atau Arus Kas

Dalam modul pembelajaran tentang laporan arus kas oleh Nurul Latifah yang didapat melalui dosen.stiepena.ac.id, cash flow merupakan laporan keuangan yang menggambarkan arus kas masuk dan keluar selama suatu periode tertentu.

Dengan kata lain, laporan arus kas merupakan catatan keuangan yang berisi informasi tentang pemasukan dan pengeluaran selama satu periode dari suatu perusahaan. Dikutip dari Standar Akuntansi Keuangan (SAK), selain neraca dan ekuitas/laporan perubahan modal, terdapat laporan arus kas yang harus dibuat per periode.

Laporan arus kas dapat memberikan informasi untuk mengevaluasi perubahan dalam aset bersih entitas, struktur keuangan, dan kemampuan yang mempengaruhi jumlah, serta waktu arus kas.

Metode Penyusunan

Penyusunan laporan arus kas dapat dilakukan dengan dua cara, yakni metode langsung dan tidak langsung. Perbedaan kedua metode ini terletak pada aktivitas operasionalnya. Berikut metode penyusunan laporan arus kas:

1. Metode Langsung

Metode langsung dilakukan berdasarkan buku kas atau bank. Dalam metode ini, aliran kas dari kegiatan operasional akan dibagi menjadi kas masuk dan keluar. Kemudian, laporan dilanjutkan dengan kegiatan investasi dan pembiayaan.

2. Metode Tidak Langsung

Metode tidak langsung tersusun dari tiga elemen, yaitu elemen kas dari kegiatan usaha, investasi, dan kegiatan pendanaan. Cara ini juga memerlukan dua sumber data, yakni laporan laba rugi dari periode yang berlangsung serta neraca periode dari periode berlangsung dan sebelumnya.

Klasifikasi Laporan Arus Kas

Setelah mengerti apa itu cash flow, terdapat tiga klasifikasi arus kas dan cara membuat cash flow merujuk pada modul pembelajaran oleh Nurul Latifah, di antaranya yaitu:

1. Aktivitas Operasi (Operating Activities)

Aktivitas operasi merupakan aktivitas penghasil utama pendapatan entitas dan aktivitas lain yang bukan aktivitas investasi dan pendanaan. Aktivitas ini dapat diperoleh dengan memasukkan nilai dari pengaruh kas/bank pada transaksi yang dilibatkan dalam penentuan laba bersih.

2. Aktivitas Investasi (Investing Activities)

Aktivitas investasi merupakan perolehan dan pelepasan aset jangka panjang serta investasi lain yang tidak termasuk setara kas. Aktivitas investasi menggambarkan pengeluaran untuk sumber daya yang dimaksudkan menghasilkan kas di masa depan.

3. Aktivitas Pendanaan (Financing Activities)

Aktivitas pendanaan merupakan aktivitas yang mengakibatkan perubahan dalam jumlah serta komposisi kontribusi modal dan pinjaman entitas. Aktivitas pendanaan dapat berguna untuk memprediksi klaim atas arus kas masa depan oleh para penyedia modal entitas. Memasukkan nilai penambahan atau pengurangan kas yang berasal dari kewajiban jangka panjang dan ekuitas pemilik.

Ilustrasi Menghitung Cash Flow. Sumber: Kumparan

Cara Menghitung Cash Flow

1. Kas Masuk Bersih = Earning After Tax (EAT) + Penyusutan

Earning After Tax (EAT) merupakan laba bersih setelah pajak yang diperoleh pada satu kurun waktu atau periode tertentu. Laba bersih setelah pajak didapatkan dari hasil perhitungan total pendapatan atau penghasilan yang dikurangi total biaya dan pajak.

Cara ini dilakukan apabila bisnis atau usaha tersebut dibiayai dengan modal sendiri tanpa pinjaman mau utang dari pihak lain. Penyusutan dihitung juga karena penyusutan tidak termasuk pengeluaran tunai dan penyusutan dapat timbul pada saat aktiva tetap dibeli.

2. Kas Masuk Bersih = Earning after tax (EAT) + Penyusutan + Bunga (1-tax)

Cara ini dilakukan apabila bisnis atau usaha yang kamu miliki dibiayai dengan modal dari pinjaman pihak lain.

Cara Membuat Laporan Arus Kas

Secara umum (baik direct method maupun indirect method), ada 5 langkah yang dapat digunakan sebagai cara membuat laporan keuangan arus kas yaitu sebagai berikut :

  1. Hitung suatu kenaikan/ penurunan yang terjadi pada kas.

  2. Hitung dan laporkan suatu kas netto yang digunakan pada aktivitas operasi, dengan menggunakan cara langsung (direct method) maupun tidak langsung (indirect method).

  3. Hitung dan laporkan kas netto yang digunakan pada kegiatan investasi

  4. Hitung dan laporkan kas netto yang digunakan oleh kegiatan pendanaan

  5. Hitung arus dan jumlahkan suatu kas netto dari gabungan kas netto yang digunakan oleh kegiatan operasi, investasi, dan pendanaan dengan saldo awal kas (sebagai pembuktian kesamaan dengan saldo kas akhir).

Demikianlah artikel cara menghitung cash flow. Semoga membantu, ya!

(SRS)