Cara Menghitung Kubikasi dan Volume Barang yang Mudah

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
Konten dari Pengguna
25 November 2021 16:09
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Cara Menghitung Kubikasi dan Volume Barang. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menghitung Kubikasi dan Volume Barang. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
Cara menghitung kubikasi atau berat volume barang dapat dilakukan dengan mudah menggunakan rumus sederhana. Pada intinya cukup menggunakan rumus panjang, lebar, dan tinggi dari suatu barang.
ADVERTISEMENT
Mengutip laman salah satu jasa pengiriman di Amerika UTS Express, CBM merupakan alat ukur yang digunakan untuk menentukan berat suatu barang pada layanan kargo. Biasanya, penghitungan kubikasi ini digunakan pada jenis pengiriman Less Container Load (LCL).
Dalam buku Circle of Logistics: Memahami Strategi dan Praktik Terbaik karya Zaroni (2019:2003), kubikasi merupakan volume ukuran barang, yang dihitung dengan panjang x lebar x tinggi. Satuan dari kubikasi disebut dengan cbm. Untuk menghitung cbm, digunakan rumus: Panjang x Lebar x Tinggi:1.000.000.

Kubikasi dalam Ekspedisi Pengiriman

Kubikasi dalam ekspedisi memiliki pengertian sebagai suatu konsep hitungan biaya berdasarkan volume barang untuk kebutuhan ekspedisi. Dalam hitungan ini, ukuran barang akan dikonversi terlebih dahulu menjadi berat, dan nantinya akan diubah menjadi biaya kirim.
ADVERTISEMENT
Walaupun menggunakan konsep berat yang kemudian diubah menjadi biaya kirim, namun ini bukan berat asli barang yang diperoleh dari hasil penimbangan. Melainkan menggunakan hitungan berdasarkan volume barang tersebut yang dipengaruhi oleh ukuran panjang, lebar, dan tinggi suatu barang. Standar perhitungan kubikasi juga dibedakan berdasarkan akses darat, laut dan udara dengan layanan kargo.
Jika ingin menghitung berat volume dan kubikasi kamu bisa menggunakan rumus:
  • Cargo Darat = (p x l x t)/4.000
  • Cargo Laut = (p x l x t)/4.000
  • Cargo Udara = (p x l x t)/6.000
  • Rumus Kubik = (p x l x t)/1.000.000
Ilustrasi Cara Menghitung Kubikasi dan Volume Barang. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menghitung Kubikasi dan Volume Barang. Foto: Pixabay

1. Cara Menghitung Volume dan Kubikasi Pengiriman Barang

Fungsi Cubic Meter yang paling sering digunakan adalah untuk menghitung volume dan kubikasi pada perusahaan jasa pengiriman barang. Penghitungan dilakukan berdasarkan ukuran besar paket, tapi beratnya ringan. Cara ini digunakan untuk tiga jenis jalur pengiriman, yaitu lewat laut, udara, dan darat.
ADVERTISEMENT
Jika kita ingin mengirim paket melalui udara, rumus pengukurannya adalah p x l x t :6000. Hasilnya kemudian dibulatkan. Sebagai contoh, 40 x 40 x 40 : 6000 = 10,6. Maka hasilnya dibulatkan menjadi 11 kg.

2. Cara Menghitung Kubikasi dan Berat Volume untuk Packing Kayu

Barang elektronik atau kaca yang mudah pecah memerlukan packing yang lebih aman yaitu dengan packing kayu. Berat volume diukur setelah dilakukan packing kayu, oleh karena itu jika kamu ingin menghitung secara manual, rumusnya adalah setiap ukuran panjang, lebar, dan tinggi dari barang sebelum dipacking kayu ditambah dengan 7 cm.
Sebagai contoh suatu barang mempunyai panjang 33 cm, lebar 23 cm, dan tinggi 23 cm melalui jalur darat. Maka perhitungannya menjadi (40 x 30 x30):4000= 18 kg
ADVERTISEMENT
Semoga rumus perhitungan kubikasi ini dapat membantu, ya!
(SRS)