Konten dari Pengguna

Cara Menghitung PDB dengan Dua Macam Pendekatan

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menghitung PDB. Foto: Pexels.com/Tima Miroshnichenko
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menghitung PDB. Foto: Pexels.com/Tima Miroshnichenko

Cara menghitung PDB dapat dilakukan dengan dua pendekatan, yakni pengeluaran dan pendapatan. Perhitungan PDB dilakukan untuk mengukur kesehatan ekonomi suatu negara.

Sebelum mengetahui cara menghitung PDB, simak terlebih dulu pengertian dan jenis-jenis PDB di artikel Berita Bisnis berikut ini.

Daftar isi

Pengertian PDB

Ilustrasi Cara Menghitung PDB. Foto: Pexels.com/Tima Miroshnichenko

Mengutip bankofengland.co.uk, Produk Domestik Bruto (PDB) adalah ukuran kesehatan ekonomi suatu negara selama periode waktu tertentu (biasanya satu kuartal atau satu tahun).

Merujuk investopedia.com, PDB suatu negara cenderung meningkat ketika nilai total barang dan jasa yang dijual produsen domestik ke luar negeri melebihi nilai total barang dan jasa luar negeri yang dibeli konsumen domestik. Ketika situasi ini terjadi, suatu negara dikatakan mengalami surplus perdagangan .

Sebaliknya, jika nilai total barang dan jasa yang dijual tak melebihi total barang yang dikonsumsi konsumen domestik, suatu negara akan mengalami defisit perdagangan.

Jenis-jenis PDB

Ilustrasi Cara Menghitung PDB. Foto: Pexels.com/Tima Miroshnichenko

Mengutip wallstreetmojo.com, produk domestik bruto memiliki empat jenis yang menunjukkan fitur unik dari suatu perekonomian dan pendapatan nasional bruto.

1. PDB Nominal

PDB Nominal mengevaluasi output ekonomi suatu negara secara keseluruhan tanpa memperhitungkan inflasi. PDB ini menilai semua barang dan jasa yang diproduksi di dalam negeri berdasarkan harga pasar saat ini.

2. PDB Riil

PDB Riil adalah indikator paling tepat untuk mengukur aktivitas ekonomi suatu negara, seperti pertumbuhan atau penurunan dan produksi barang dan jasa pada tahun tertentu.

3. PDB Potensial

PDB Potensial adalah tolok ukur yang ditetapkan untuk output ekonomi suatu negara yang dapat dicapai dalam kondisi sempurna ketika semuanya terkendali.

4. PDB Per Kapita

Indikator ini mengukur total output ekonomi suatu negara dengan membagi produk domestik bruto nominal untuk periode tertentu dengan total populasi. Hasilnya akan menunjukkan pendapatan per kapita rata-rata, standar hidup, dan produktivitas pekerja.

Cara Menghitung PDB

Ilustrasi Cara Menghitung PDB. Foto: Pexels.com/Tima Miroshnichenko

Merujuk corporatefinanceinstitute.com, terdapat dua metode atau rumus utama yang dapat digunakan untuk menentukan PDB, yakni:

1. Pendekatan Pengeluaran

Pendekatan pengeluaran adalah rumus PDB yang paling umum digunakan. Pendekatan ini didasarkan pada uang yang dibelanjakan oleh berbagai kelompok yang berpartisipasi dalam perekonomian.

Adapun formula dari pendekatan pengeluaran ini adalah:

  • PDB = C + G + I + NX

dengan keterangan,

  1. C: konsumsi atau semua pengeluaran konsumen swasta dalam perekonomian suatu negara, termasuk barang tahan lama (barang yang memiliki masa pakai lebih dari tiga tahun), barang tak tahan lama (makanan dan pakaian), dan jasa.

  2. G: total pengeluaran pemerintah, termasuk gaji pegawai pemerintah, pembangunan atau perbaikan jalan, sekolah umum, dan pengeluaran militer.

  3. I: jumlah investasi suatu negara yang dihabiskan untuk peralatan modal, persediaan, dan perumahan.

  4. NX: ekspor neto atau total ekspor suatu negara dikurangi total impor.

2. Pendekatan Pendapatan

Rumus PDB ini mengambil total pendapatan yang dihasilkan oleh barang dan jasa yang diproduksi. Berikut formulanya:

  • PDB = Total Pendapatan Nasional + Pajak Penjualan + Penyusutan + Pendapatan Faktor Asing Bersih

dengan keterangan,

  1. Total Pendapatan Nasional: jumlah semua upah, sewa, bunga, dan keuntungan.

  2. Pajak Penjualan: pajak konsumen yang dikenakan pemerintah atas penjualan barang dan jasa.

  3. Penyusutan (Depresiasi): jumlah yang dapat disusutkan dari suatu aset selama umur manfaatnya.

  4. Pendapatan Faktor Asing Bersih: selisih antara total pendapatan yang dihasilkan warga negara dan perusahaan suatu negara di luar negeri. Selanjutnya hal tersebut dibandingkan dengan total pendapatan yang dihasilkan warga negara dan perusahaan asing di dalam negeri.

(MQ)

Frequently Asked Question Section

Apa kegunaan perhitungan PDB Riil?
chevron-down

Untuk melihat pertumbuhan atau penurunan ekonomi dan produksi barang dan jasa pada tahun tertentu.

Apa itu defisit perdagangan?
chevron-down

Kondisi yang terjadi ketika nilai total barang dan jasa yang dijual tak melebihi total barang yang dikonsumsi konsumen domestik.

Apa itu ekspor neto?
chevron-down

Total ekspor suatu negara dikurangi total impor.