Cara Menghitung Tagihan PDAM Gresik

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menghitung tagihan PDAM Gresik perlu diketahui oleh setiap penggunanya. Hal ini untuk berjaga-jaga agar pemakaian PDAM masih dalam batas wajar, sehingga nominal tagihan tidak melambung jauh.
Ada berbagai penyebab tagihan PDAM Gresik membengkak, misalnya, terjadi kebocoran pipa, kesalahan menghitung meteran atau pemakaian yang boros. Karena itulah penting untuk mengetahui cara menghitung tagihan PDAM Gresik.
Cara Menghitung Tagihan PDAM Gresik
Cara menghitung tagihan PDAM Gresik tidak sulit, berikut tahapannya:
1. Baca meteran PDAM
Menurut laman Lamudi, cara pertama yang untuk menghitung tarif PDAM ialah membaca meteran PDAM. Lewat meteran tersebut kamu bisa mengetahui jumlah penggunaan air. Nantinya jumlah tersebut dikalikan dengan tarif dasar air yang berlaku.
Ada beragam jenis meteran air, mulai dari mekanikal, digital hingga modbus. Umumnya masyarakat menggunakan meteran jenis mekanikal lantaran meteran ini termasuk murah dan perawatannya mudah untuk dilakukan.
Adapun cara membaca meteran mekanikal tidak sulit, lihat angka meteran yang terdiri dari warna hitam dan merah. Warna hitam merupakan jumlah tagihan dalam bentuk m3, sedangkan warna merah menunjukkan alat ukur berupa satuan liter dan pengujian meteran air.
2. Ketahui golongan tarif PDAM
Cara menghitung tagihan PDAM Gresik selanjutnya, yakni dengan mengetahui golongan tarif yang digunakan. Berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) 01/2018 tentang Tarif Air di Perusahaan Daerah Air Minum Giri Tirta Kabupaten Gresik yang disadur dari laman jdih.gresikkab.go.id, berikut rincian golongan tarif PDAM Gresik.
Sosial umum (Hidran umum, kran umum)
0-10 m3: Rp1.000
11-20 m3: Rp1.200
>20 m3: Rp2.300
Sosial khusus 1 (Tempat ibadah)
0-10 m3: Rp1.000
11-20 m3: Rp1.150
>20 m3: Rp2.300
Sosial khusus 2 (Yayasan sosial, panti asuhan, sekolah negeri, pesantren, dan lain lain)
0-10 m3: Rp1.000
11-20 m3: Rp1.300
>20 m3: Rp2.600
Rumah tangga (R-1)
0-10 m3: Rp1.500
11-20 m3: Rp2.350
21-30 m3: Rp3.750
>30 m3 m3: Rp4.250
3. Kalikan golongan tarif dengan nominal tetap pemakaian air
Untuk mengetahui jumlah pemakaian air bisa dilihat langsung pada meteran PDAM di rumah masing-masing. Sebagai contoh, jika rumah kamu menggunakan PDAM Golongan rumah tangga 1 (R-1) dengan penggunaan air 20 m3, perhitungannya sebagai berikut:
Penggunaan air satu bulan : 20 m3
Nominal tetap air : Rp2.350
Biaya pemakaian air : 20 x Rp2.350 = Rp47.000
Dengan begitu, biaya tagihan PDAM Gresik adalah Rp47.000. Nominal ini belum termasuk biaya pemeliharaan meter, PPN, dan biaya meterai.
Itu dia cara menghitung tarif PDAM Gresik yang benar. Melalui cara di atas kamu bisa memperkirakan nominal tagihan PDAM yang harus dibayarkan setiap bulan.
(ZHR)
Frequently Asked Question Section
Apa saja penyebab tagihan PDAM membengkak?

Apa saja penyebab tagihan PDAM membengkak?
Ada berbagai penyebab tagihan PDAM Gresik membengkak, misalnya, terjadi kebocoran pipa, kesalahan dalam menghitung meteran atau pemakaian yang boros.
Bagaimana cara membaca meteran mekanikal PDAM?

Bagaimana cara membaca meteran mekanikal PDAM?
Lihat angka meteran yang terdiri dari warna hitam dan merah. Warna hitam merupakan jumlah tagihan dalam bentuk m3, sedangkan warna merah menunjukkan alat ukur berupa satuan liter dan pengujian meteran air.
Berapa tarif dasar PDAM rumah tangga?

Berapa tarif dasar PDAM rumah tangga?
Tarif dasar PDAM rumah tangga terbagi menjadi 0-10 m3: Rp1.500, 11-20 m3: Rp2.350, 21-30 m3: Rp3.750, dan >30 m3 m3: Rp4.250
