Konten dari Pengguna

Cara Menjual Uang Kuno Ke Bank, Apakah Bisa?

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menjual uang kuno ke bank. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menjual uang kuno ke bank. Foto: Pixabay.

Cara menjual uang kuno ke bank menjadi informasi yang perlu diketahui masyarakat. Tren mengoleksi uang kuno belakangan ini banyak digandrungi oleh berbagai kalangan.

Kegiatan itu bahkan dijadikan sebagai hobi bahkan koleksi uang tersebut bisa dijual kembali. Nilai jual yang tinggi menjadi daya tarik tersendiri, sehingga banyak masyarakat tergiur untuk menjadikan uang kuno sebagai salah satu investasi.

Dikutip dari laman resmi Ajaib, uang kuno dapat diidentifikasi jenisnya berdasarkan kondisi uang tersebut. Ada 8 jenis klasifikasi uang kuno yang perlu kamu ketahui, di antaranya:

  • Uncirculated: kondisi uang terlihat baru dan belum pernah terpakai.

  • About uncirculated: uang tergores sedikit dan memiliki lipatan kecil.

  • Extremely fine: tidak ada lipatan kasar dan masih halus jika diraba.

  • Very fine: terdapat lipatan kasar dan tampak kurang bersih tetapi tidak mengurangi kualitas uang secara utuh.

  • Fine: uang kusut dan terlihat pudar.

  • Very good: uang sobek atau terlipat yang mengurangi kualitas gambar.

  • Fair: setingkat di atas poor, kondisi uang kuno fair kurang diminati karena ada goresan dan cacat di beberapa bagian.

  • Poor: kondisi uang yang kurang diminati di pasaran karena kondisinya tidak layak.

Jika masih memiliki beberapa koleksi uang kuno yang masih layak, kamu bisa menjualnya dengan harga tinggi.

Mengingat bank adalah tempat uang diproduksi dan diedarkan pertama kali, apakah bisa menjual uang kuno ke bank? Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasan berikut ini.

Apakah Ada Cara Menjual Uang Kuno ke Bank?

Ilustrasi cara menjual uang kuno ke bank. Foto: Pixabay.

Dikutip dari laman Bank OCBC, sayangnya kamu tidak bisa menjual uang kuno ke bank, baik ke bank swasta maupun bank pemerintah. Sebab, bank tidak menerima layanan tersebut.

Akan tetapi, jika ingin menukarnya dengan uang baru, kamu bisa mengunjungi Bank Indonesia. Uang yang dapat ditukar pun hanya uang edaran tahun tertentu, bukan uang kuno dari jaman kolonial.

Bank Indonesia pada 2018 mengumumkan bahwa masyarakat dapat menukar uang keluaran 1998-1999 dengan uang edaran terbaru. Penukarannya pun gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Meskipun cara menjual uang kuno ke bank tidak bisa dilakukan, kamu tetap bisa menjual koleksi uang kuno yang dimiliki di tempat lain.

Cara Menjual Uang Kuno Selain ke Bank

Dirangkum dari laman ajaib.co.id, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk menjual uang kuno adalah sebagai berikut:

  1. 1. Identifikasi jenis uang

    Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi terlebih dahulu uang kuno yang kamu miliki. Hal ini untuk melihat kelayakan dari uang kuno tersebut. Biasanya hal ini juga menentukan harga yang pantas untuk uang kuno tersebut.

  2. 2. Jual ke penjual uang kuno

    Setelah mengidentifikasi uangnya, langkah selanjutnya adalah pergi ke tempat penjual uang kuno. Mereka biasanya ditemui di tempat umum seperti pinggir jalan atau dengan mengunjungi pasar antik yang ada di kotamu.

  3. 3. Jual ke kolektor uang kuno

    Selain ke penjual uang kuno, kamu juga bisa menawarkan uang kuno milikmu ke para kolektor uang. Biasanya mereka rela membayar dengan harga tinggi karena mengoleksi uang merupakan hobi.

  4. 4. Jual ke komunitas kolektor uang kuno

    Pilihan selanjutnya, yaitu menjual uang kuno yang kamu miliki ke komunitas kolektor uang kuno. Kamu bisa menemukannya di berbagai platform media sosial. Dengan menggunakan jaringan internet kamu akan lebih mudah memasarkan uang kuno yang kamu miliki dan dapat membandingkan harga antara kolektor satu dengan yang lainnya.

  5. 5. Jual ke marketplace

    Jika termasuk tipe orang yang tidak mau ribet, kamu bisa menjual uang kuno di situs platfrom niaga elektronik. Sebelum melakukannya, pastikan terlebih dahulu detail dari uang kuno yang kamu tawarkan tertulis dengan jelas. Jangan lupa untuk menggunggah foto dengan kualitas terbaik dan menulis harga jualnya.

Harga Uang Kuno

Harga uang kuno. Foto: Pixabay.

Setelah mengetahui cara menjaul uang kuno, kamu juga perlu memahami harga uang kuno Indonesia sebagai patokan harga jual uang kuno yang dimiliki.

Dirangkum dari laman resmi OCBC NISP, berikut daftar harga uang kuno Indonesia:

  • Uang Koin Rp500

Harga uang koin Rp500 dengan lambang garuda dan penari wayang jika dijual memiliki nilai Rp500 ribu hingga Rp600 ribu di pasaran.

  • Uang Koin Rp1.000

Uang koin Rp1.000 dengan gambar burung Garuda dan Jenderal Sudirman termasuk uang yang sudah jarang ditemui. Nilai uang ini dihargai Rp800 ribu hingga Rp1 juta.

  • Uang Koin Rp2.000

Uang ini merupakan salah satu uang koin yang diproduksi dalam jumlah sedikit. Uang dengan kadar emas 90% ini dihargai Rp2 juta.

  • Uang Koin Rp5.000

Uang koin dengan kadar emas 90% berikut juga diproduksi secara terbatas sehingga harga jualnya tinggi, yaitu sekitar Rp3 juta.

  • Uang Kertas Rp500

Uang dengan gambar monyet ini menjadi salah satu uang kuno yang paling sering dicari. Harganya saat ini senilai Rp500 dihargai sekitar Rp1.5 juta oleh para kolektor.

  • Uang Kertas Rp100

Sudah jarang ditemui, uang kertas yang nostalgik bagi kaum milenial ini sekarang bisa dihargai sekitar Rp1 juta.

Demikian penjelasan seputar cara menjual uang kuno ke bank dan harganya. Pastikan kamu menjaga uang kuno yang dimiliki dengan baik agar saat dijual memiliki harga yang tinggi. Semoga informasi di atas bermanfaat.

(IPT)