Cara Menulis Keterangan di Amplop Lamaran Kerja

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
ยทwaktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika ingin melamar pekerjaan secara langsung, biasanya pelamar akan menggunakan amplop untuk menjaga keamanan, kerapihan, dan kebersihan berkas lamaran.
Meski begitu, masih banyak yang belum mengetahui cara menulis di amplop lamaran kerja. Tentunya hal ini perlu diperhatikan, karena penulisan di amplop dapat menjadi pertimbangan awal bagi tim personalia perusahaan yang bertugas merekrut calon pekerja.
Lalu, bagaimana cara menulis di amplop lamaran kerja? Simak langkah-langkahnya di bawah ini.
Cara Menulis di Amplop Lamaran Kerja
Berikut ini cara menulis di amplop lamaran kerja yang wajib diketahui pelamar kerja, menurut laman resmi Info Kantor Pos.
1. Memilih jenis amplop yang digunakan
Ketika ingin mengirim berkas lamaran secara langsung, sebaiknya kamu menggunakan amplop berwarna cokelat bertali untuk mengunci dokumen supaya tidak keluar dari dalam amplop. Kamu juga dapat memakai amplop berwarna cokelat dengan perekat seperti lem jika perusahaan meminta. Biasanya ukuran amplop lamaran kerja ialah kertas folio F4 berukuran 25 sentimeter x 35 sentimeter. Pastikan amplop yang dipakai bersih dan tidak terlihat kotor serta kusut. Jika tampilan amplop kusut, hal tersebut dapat mengurangi penilaian dari perusahaan.
2. Menulis identitas secara lengkap di bagian kiri atas
Tuliskan identitas kamu secara lengkap di bagian kiri atas amplop supaya perusahaan mengetahui data diri pelamar. Adapun identitas yang dapat kamu tulis, yaitu nama lengkap dan gelar jika ada, alamat mulai dari RT, RW, kecamatan, kota, dan nomor rumah. Kamu juga harus menyertakan kontak yang bisa dihubungi oleh pihak perusahaan, seperti nomor telepon dan alamat surat elektronik (email).
3. Menulis kode atau nama jabatan yang dilamar di bagian kanan atas
Secara umum, suatu perusahaan akan memberikan instruksi tentang cara menuliskan suatu posisi lamaran yang sedang dibuka. Biasanya suatu perusahaan akan memberikan kode atau nama lain untuk mengenali posisi lamaran yang diajukan oleh pelamar. Misalnya, posisi jurnalis akan diberikan kode lamaran Jurnalis01. Kamu dapat menuliskan jabatan yang ingin dilamar tersebut pada bagian kanan atas amplop lamaran kerja.
4. Menulis pihak yang dituju dalam surat lamaran di bagian kanan bawah
Hal terakhir yang harus kamu tulis di amplop lamaran kerja adalah pihak yang dituju untuk melamar. Penulisan pada amplop lamaran kerja dibuat dengan format persegi panjang. Tulis pihak yang dituju atau penerima surat pada tepi kanan bawah bagian amplop menggunakan huruf kapital. Jika ingin lebih rapi, kamu dapat mengggunakan stiker label dan mengetikkan isinya di komputer. Setelah itu, kamu dapat mencetak dan menempelkan label tersebut.
5. Selesai
Setelah empat poin di atas dilakukan, kamu dapat mengisi amplop dengan berkas yang diminta perusahaan. Setelah itu, kamu dapat mengirimnya ke kantor jasa pengiriman terdekat.
Macam-macam Berkas Lamaran Kerja
Setelah mengetahui cara menulis di amplop lamaran kerja, kamu juga perlu memahami berkas yang harus disiapkan untuk melamar kerja.
Berikut ini berkas lamaran kerja yang harus disiapkan, menurut jurnal Persyaratan yang Diperlukan untuk Melamar Kerja yang disusun oleh Winda Latipah.
Surat lamaran kerja.
Daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae).
Ijazah kelulusan.
Kumpulan hasil karya (Portofolio).
Sertfikat pendukung.
Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Surat keterangan sehat.
(FNS)
