Konten dari Pengguna

Cara Merawat Bibit Sawit biar Cepat Besar, Perhatikan Hal Ini

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Merawat Bibit Sawit agar Cepat Besar. Foto: Unsplash.com/SydWachs
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Merawat Bibit Sawit agar Cepat Besar. Foto: Unsplash.com/SydWachs

Cara merawat bibit sawit biar cepat besar dapat dimulai dari proses mengamati iklim yang ada, media tanam, pembibitan kelapa sawit, hingga teknik penanaman.

Di artikel ini, Berita Bisnis akan menjabarkan secara lengkap empat hal penting agar bibit sawit cepat tumbuh. Jadi, simak informasinya di bawah ini.

Cara Merawat Bibit Sawit biar Cepat Besar

Ilustrasi Cara Merawat Bibit Sawit agar Cepat Besar. Foto: Unsplash.com/JessicaFavaro

Mengutip dari laman disbun.kaltimprov.go.id, berikut cara merawat bibit sawit agar cepat tumbuh.

Perhatikan Iklim

  • Pohon sawit memerlukan penyinaran matahari langsung selama 5 hingga 7 jam per hari

  • Curah hujan yang baik, yaitu 1.500 hingga 4.000 mm per tahun

  • Suhu lingkungan yang ideal, yakni 24 hingga 28 derajat celcius

  • Tanaman sawit akan tumbuh baik pada daerah dengan ketinggian sekitar 1.500 mdpl

  • Kecepatan angin 5 hingga 6 km per jam untuk membantu penyerbukan.

Perhatikan Media Tanam

  • Jenis tanah yang cocok ialah tanah yang mengandung lempung dan tidak berbatu dengan pH 4 hingga 6

  • Harus memiliki aerasi yang baik dan subur

  • Memiliki sistem drainase yang baik dengan permukaan air yang dalam, solum atau lapisan tanah juga harus cukup dalam sekitar 80 cm.

Pembibitan

Ilustrasi Cara Merawat Bibit Sawit agar Cepat Besar. Foto: Unsplash.com/PawelCzerwinski

Dalam pembibitan juga terdapat sejumlah proses yang perlu diperhatikan agar sawit cepat besar, berikut penjabarannya:

1. Penyemaian

  • Isi polybag yang berukuran 12x35 cm atau 15x23 cm dengan tanah yang telah diayak sebesar 1,5 hingga 2,5 kg.

  • Masukkan bibit sawit ke dalam polybag dan tanam sedalam 2 cm.

  • Pastikan tanah dalam polybag selalu dalam keadaan lembap agar bibit tumbuh dengan baik

  • Simpan dan rawat polybag pada bedengan berdiameter 120 cm selama 3 hingga 4 bulan

  • Kecambah bibit akan mulai menumbuhkan daun sebanyak 4 hingga 5 helai.

  • Pindahkan bibit ke polybag setebal 1,11 mm dengan ukuran 40 x 50 cm.

  • Polybag tersebut diisi tanah yang telah diayak sebanyak 15 hingga 30 kg.

  • Sebelum bibit dipindahkan, siram tanah pada polybag menggunakan 0,5 tutup botol POC NASA atau 5 ml per 1 liter air

  • Atur polybag ke posisi segitiga sama sisi dengan jarak antar-polybag, yaitu 90 x 90 cm.

2. Pemeliharaan Pembibitan

  • Penyiraman dilakukan dua kali sehari tiap pagi dan sore

  • Penyiangan dilakukan 2 hingga 3 kali dalam sebulan (sesuaikan dengan keadaan gulma pada bibit)

  • Penyulaman dilakukan ketika bibit berumur 4 bulan dan 9 bulan.

  • Cara pemupukan pada fase pembibitan adalah sebagai berikut:

Pupuk Makro:

  • NPK 15-15-6-4: minggu ke-2 dan ke-3 = 2 gram; minggu ke-4 dan ke-5 = 4 gram; minggu ke-6 dan ke-8 = 6 gram; dan Minggu ke-10 dan ke-12 = 8 gram.

  • NPK 12-12-17-2: minggu ke-14, 15, 16 dan 20 sebanyak 8 gr. Minggu ke-22, 24, 26 dan 28 sebanyak 12gr. Pada minggu ke-30, 32, 34 dan 36 sebanyak 17gr. Minggu ke-38 dan 40 sebanyak 20gr.

  • NPK 12-12-17-2: minggu ke-19 dan 21 sebanyak 4gr. Minggu ke-23 dan 25 sebanyak 6gr. Pada minggu ke-27, 29 dan 31 sebanyak 8gr.

  • POC NASA : Diberikan mulai minggu ke-1 sampai ke-40 dengan dosis 1-2 cc per 1 liter air per bibit. Disemprotkan setiap 1-2 minggu sekali.

*hasil akan lebih jika menggunakan SUPERNASA dengan dosis 1 botol untuk 400 bibit.

Teknik Penanamam

Ilustrasi Cara Merawat Bibit Sawit agar Cepat Besar. Foto: Unsplash.com/ThomasLefebvre

1. Penentuan Pola Tanaman

Pola menanam yang dapat diterapkan pada budi daya sawit, yaitu pola monokultur atau tumpang sari.

Pembuatan Lubang Tanam

  • Lubang tanam dibuat dengan ukuran 50x40 cm dan kedalaman 40 cm

  • Tanah galian bagian atas setebal 20 cm dipisahkan dari tanah bagian bawah

  • Jarak antar-lubang tanam, yaitu 9x9x9 m.

  • Jika kebun kelapa sawit berupa area berbukit, harus dibuat teras melingkari bukit dengan jarak 1,5 m dari sisi lereng.

2. Cara Menanam

  • Waktu paling baik untuk menanam, yaitu musim hujan

  • Lepaskan plastik polybag yang berisi bibit swait, jangan sampai gumpalan tanah rusak karena akan merusak perakaran bibit sawit.

  • Kemudian, masukkan bibit ke dalam lubang tanam

  • Tebarkan Natural Glio yang telah difermentasi dengan pupuk kandang selama 1 minggu.

  • Tebarkan pada sekitar perakaran tanaman

  • Timbun dengan tanah galian bagian atas

  • Setelah selesai penanaman, siramkan POC NASA secara merata dengan dosis 5 hingga 10 ml per 1 liter air per pohon.

Sekian cara merawat bibit sawit biar cepat besar. Semoga bermanfaat!

(MQ)

Frequently Asked Question Section

Apa saja tahapan dalam merawat bibit sawit?
chevron-down

Proses mengamat iklim, media tanam, pembibitan kelapa sawit, dan teknik penanaman.

Kapan waktu terbaik untuk menanam kelapa sawit?
chevron-down

Saat musim hujan.

Berapa lama penyinaran untuk bibit sawit?
chevron-down

Pohon sawit memerlukan penyinaran matahari langsung selama 5 hingga 7 jam per hari.