Konten dari Pengguna

Cara Mining Bitcoin Anti Gagal

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mining Bitcoin. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mining Bitcoin. Foto: Pexels

Mata uang kripto alias Cryptocurrency, kini semakin diperhitungkan sebagai salah satu aset investasi. Hal ini bermula sejak Elon Musk, pemilik perusahaan mobil Tesla, memborong Bitcoin.

Bitcoin merupakan salah satu mata uang kripto yang terkenal di dunia. Selain Bitcoin, terdapat beberapa jenis mata uang kripto lainnya yakni Filecoin, IOTA, Cardano, VeChain, FTX Token, Binance Coin, Solana, Terra, ButTorrent, Dogecoin, dan Etherum.

Harga Bitcoin CS menjadi melesat gila-gilaan, hingga terus mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Saat ini terdapat dua cara untuk memiliki Bitcoin, yakni dengan berinvestasi dan menambang atau dikenal dengan istilah mining Bitcoin.

Proses menambang Bitcoin ini dapat kamu lakukan melalui perangkat komputer dan software pada server mining Bitcoin. Tentunya perangkat komputer yang kamu gunakan haruslah canggih dan kuat, supaya proses penambangan berjalan lancar.

Berikut kumparan rangkum 3 cara mining Bitcoin anti gagal.

  • Pool Mining

Cara pertama yang dapat kamu coba ialah menambang di pool mining. Kamu hanya perlu bergabung kekuatan dengan penambang lain dalam suatu kolam/ pool, untuk menambang Bitcoin.

Nantinya, imbalan yang diperoleh dari mining Bitcoin akan dibagi rata sesuai dengan jumlah miner dalam kolam.

  • Cloud Mining

Dikutip dari laman Crypto Currency Indonesia, cloud mining merupakan metode penambangan Bitcoin yang tidak memerlukan peralatan komputer canggih. Kamu dapat menggunakan layanan penyedia cloud mining misalnya genesis mining, hashflare, hashing24, dan lain sebagainya.

  • Solo Mining

Solo mining merupakan jalan alternatif bagi kamu yang tidak ingin berbagi imbalan. Namun, kamu harus menyediakan peralatan yang canggih seperti PC, motherboard, kartu grafis, hard drive, RAM, dan lain sebagainya.

Kamu juga harus menyediakan daya listrik yang besar dan menyelesaikan algoritma matematika yang rumit untuk menghasilkan Bitcoin yang banyak.