Konten dari Pengguna

Cara Mining Crypto Bitcoin dan Platformnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Uang virtual Foto: REUTERS/DADO RUVIC
zoom-in-whitePerbesar
Uang virtual Foto: REUTERS/DADO RUVIC

Crypto Bitcoin merupakan salah satu mata uang kripto atau mata uang virtual yang semakin populer di tahun ini. Sebabnya, perusahaan mobil listrik Tesla memborong Bitcoin pada bulan Februari lalu. Perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk itu membeli Bitcoin senilai USD 1,5 miliar atau sekitar Rp 21 triliun.

Terdapat beberapa cara untuk memiliki uang digital ini, yaitu dengan mining (menambang) Bitcoin atau membeli langsung di situs yang melayani penjualan uang kripto.

Untuk cara mining Crypto Bitcoin, para penambang memerlukan komputer yang sangat kuat, listrik yang besar, hingga internet super cepat. Nantinya, komputer akan menjalankan perangkat lunak (software) yang menghubungkan para penambang (miner) dengan blockchain Bitcoin serta menyelesaikan permasalahan matematika.

Bagi kamu yang ingin mengetahui cara mining Crypto Bitcoin, berikut ini kami rangkum melalui beberapa sumber mengenai 3 cara melakukannya.

Cara Mining Crypto Bitcoin

1. Pool Mining

Mining memakai cara ini maksudnya adalah dengan menjadi bagian dari pool atau kumpulan para penambang. Cara ini terbilang paling mudah dan cepat. Istilahnya, kamu menjadi bagian dari para penambang lain yang kemudian akan berbagi imbalan.

Terdapat beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan saat memilih pool mining, di antaranya yaitu ukuran pool, bayaran minimum, dan biaya yang dikenakan pool tersebut.

2. Solo Mining

Bisa dibilang cara ini adalah kebalikan dari pool mining. Dengan cara ini kamu tidak perlu berbagi imbalan dengan para penambang lain di pool yang jumlahnya bisa mencapai ribuan orang. Akan tetapi, dengan melakukan mining sendirian berarti kamu akan bersaing dengan penambang lain bahkan pool lainnya juga. Inilah salah satu permasalahan dari penambang tunggal.

Kamu perlu memiliki ratusan atau mungkin ribuan perangkat mining dan segala penunjangnya untuk dapat bersaing, seperti PC, motherboard, kartu grafis, hard drive, RAM, dan lain sebagainya. Kamu juga harus menyediakan daya listrik yang besar dan menyelesaikan algoritma yang rumit untuk menghasilkan Bitcoin.

Ilustrasi Bitcoin Foto: REUTERS/Dado Ruvic

3. Cloud Mining

Dikutip dari laman Crypto Currency Indonesia, cloud mining merupakan metode penambangan Bitcoin yang tidak memerlukan komputer canggih. Untuk mining menggunakan cara ini, kamu tidak perlu tahu-menahu soal cara menambang Bitcoin.

Selain itu, kamu juga tidak perlu memiliki dan mengurusi segala perlengkapan mining termasuk kerusakan atau hal semacamnya. Kamu hanya perlu membayar di muka.

Kamu dapat menggunakan layanan penyedia cloud mining misalnya genesis mining, hashflare, hashing24, dan lain sebagainya. Kekurangan cara ini, apabila harga Bitcoin suatu saat terjun bebas kamu bisa saja malah merugi.

Platform Trading Bitcoin

Selain dengan menambang, ada cara lain untuk mendapatkan Bitcoin, yaitu dengan menggunakan platform trading Bitcoin. Opsi ini bisa jadi alternatif karena kamu hanya perlu mengunduh aplikasi pada smartphone milikmu.

Berikut beberapa aplikasi untuk menambang Bitcoin:

  • MinerGate

  • Eobot

  • Crypto Miner

  • Cryptotab

  • Bitzfree

  • AA Miner

  • NeonNeon Miner

  • Droid Miner

(AMP)