Konten dari Pengguna

Cara Pakai Kartu Kredit Naik MRT dan Syaratnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas cara pakai kartu kredit naik MRT Jakarta. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas cara pakai kartu kredit naik MRT Jakarta. Foto: Pexels

Tata cara pakai kartu kredit naik MRT (Mass Rapid Transit) Jakarta dapat dilakukan dengan mudah. Calon penumpang hanya perlu menyiapkan kartu kredit untuk bisa menikmati layanan pembayaran nirsentuh (contactless) berbasis EMV (Europay, Mastercard, dan Visa).

Sistem pembayaran EMV Contactless di MRT Jakarta mulai beroperasi sejak Rabu, 29 Juli 2026, setelah diluncurkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Sistem ini diklaim sebagai inovasi pertama pada layanan transportasi publik di Indonesia.

Syarat Pakai Kartu Kredit Naik MRT

Ilustrasi memahami syarat pakai kartu kredit naik MRT Jakarta. Foto: Pexels

Melansir laman Jakarta Smart City (JSC), kartu kredit nirsentuh merupakan metode pembayaran dengan kartu kredit yang mendukung teknologi chip EMV dan Near-Field Communication (NFC).

Dengan hadirnya teknologi nirsentuh, transaksi dapat dilakukan dengan mendekatkan kartu kredit ke mesin pembaca tanpa perlu memasukkannya ke dalam mesin.

Tak hanya di Indonesia, teknologi ini telah banyak diterapkan di berbagai negara, baik untuk pembayaran tiket transportasi publik maupun belanja.

Di MRT Jakarta, sistem pembayaran nirsentuh dengan teknologi EMV Contactless berlaku dengan ketentuan berikut:

  • Kartu kredit berlogo Visa dan Mastercard.

  • Kartu kredit mempunyai logo Paywave atau Contactless.

  • Terdapat prinsip One Man, One Ticket (One Card), artinya satu kredit hanya dapat digunakan oleh satu penumpang dalam satu kali perjalanan.

Cara Pakai Kartu Kredit Naik MRT

Adapun langkah-langkah memanfaatkan layanan kartu kredit nirsentuh EMV Contactless di MRT Jakarta sebagai berikut:

1. Siapkan Kartu Kredit

Pastikan kartu kredit yang digunakan memiliki logo Visa atau Mastercard. Kartu tersebut juga wajib dilengkapi fitur Contactless atau Paywave yang ditandai dengan simbol gelombang.

2. Lakukan Tap In

Saat tiba di stasiun keberangkatan, tempelkan kartu kredit pada mesin pembaca di gerbang (gate) masuk MRT Jakarta. Pembayaran akan langsung terdeteksi secara otomatis tanpa perlu mengantre untuk membeli tiket fisik.

Aturan penting yang wajib dipatuhi adalah satu kartu hanya berlaku untuk satu penumpang. Pengguna tidak dapat menggunakan kartu yang sama secara bergantian dengan rekan rombongan.

3. Akhiri Perjalanan di Gerbang Tap Out

Setibanya di stasiun tujuan, lakukan tap out pada gerbang keluar menggunakan kartu kredit yang sama. Hal ini bertujuan agar sistem dapat menghitung total tarif perjalanan sesuai dengan jarak yang ditempuh.

Pastikan proses tap out berhasil dilakukan sebelum meninggalkan area stasiun MRT Jakarta. Kelalaian saat keluar dapat membuat sistem mengenakan denda pemotongan tarif maksimal secara otomatis.

Penyebab Kartu Kredit Tidak Bisa Digunakan di MRT Jakarta

Untuk dapat memanfaatkan layanan kartu kredit nirsentuh EMV Contactless di MRT Jakarta, calon penumpang perlu memahami berbagai penyebab kegagalan transaksi yang mungkin terjadi. Berikut penjelasannya:

  • Kartu kredit yang digunakan belum dilengkapi chip khusus bertanda simbol gelombang nirsentuh (Paywave), sehingga mesin pembaca di gerbang tidak dapat mendeteksi kartu.

  • Batas penggunaan harian belum diatur atau sisa limit ketersediaan dana pada sistem kartu kredit sudah tidak mencukupi untuk pembayaran tarif perjalanan.

  • Kartu kredit dikeluarkan oleh bank penerbit atau jaringan pembayaran yang belum bekerja sama dalam sistem integrasi pembayaran di MRT Jakarta.

  • Kartu masuk dalam daftar blokir (denylist) akibat masalah transaksi sebelumnya, seperti kegagalan tap out pada perjalanan, adanya tunggakan pembayaran, atau terindikasi aktivitas mencurigakan.

  • Kartu kredit telah melewati tanggal kedaluwarsa yang tertera di bagian depan, sehingga sistem pembayaran otomatis menolak transaksi.

  • Posisi penempelan kartu kredit pada mesin pembaca kurang pas atau kartu diangkat terlalu cepat sebelum sinyal verifikasi selesai diproses.

Jika mengalami kendala tersebut, maka penumpang MRT Jakarta disarankan untuk mencoba kartu kredit lain yang memenuhi syarat, beralih ke metode pembayaran digital lainnya, atau segera mendatangi petugas stasiun terdekat guna mendapatkan bantuan.

Baca Juga: Bayar MRT Pakai Apa? Ini Jawabannya

(MDP)