Cara Pengajuan KUR BRI Online, Syarat, dan Jenisnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hadirnya layanan pengajuan KUR BRI online memudahkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan modal. Tak perlu datang ke kantor cabang, permohonan dapat dilakukan secara mudah melalui sistem elektronik yang disediakan oleh pihak bank.
Selain itu, kemudahan akses ini memangkas waktu proses administrasi, sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus pada strategi pengembangan bisnis. Dengan sistem yang terintegrasi secara digital, proses verifikasi data menjadi lebih transparan, cepat, dan efisien bagi calon debitur.
Jenis KUR BRI
Melansir laman resmi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI merupakan program Kredit Modal Kerja (KMK) atau Kredit Investasi (KI) kepada debitur individu, badan usaha, atau kelompok usaha yang produktif dan layak, tetapi belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum mencukupi.
KUR BRI terbagi menjadi beberapa jenis dengan plafon hingga Rp500 juta. Pertama, KUR Mikro dengan maksimum pinjaman sebesar Rp50 juta per debitur, lalu ada KUR Kecil dengan plafon Rp50 juta hingga Rp500 juta.
Syarat Pengajuan KUR BRI Online
Adapun setiap jenis KUR BRI memiliki persyaratan pengajuannya masing-masing. Berikut rinciannya:
1. KUR Mikro BRI
Individu atau perorangan yang menjalankan usaha produktif dan layak.
Telah melakukan usaha secara aktif minimal selama enam bulan.
Tidak sedang menerima kredit dari perbankan, kecuali kredit konsumtif, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dan, kartu kredit.
Melampirkan persyaratan administasi, meliputi kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), dan surat izin usaha.
Maksimum plafon sebesar Rp50 juta per debitur.
Masa pembayaran KMK maksimum tiga tahun.
Masa pembayaran KI maksimum lima tahun.
Suku bunga 6% efektif per tahun.
Bebas biaya administrasi dan provisi.
2. KUR Kecil BRI
Memiliki usaha produktif dan layak.
Tidak sedang menerima kredit dari perbankan, kecuali kredit konsumtif, seperti KPR, KKB, dan kartu kredit.
Telah melakukan usaha secara aktif minimal enam bulan.
Mempunyai surat izin usaha mikro dan kecil (IUMK) atau surat izin usaha lainnya yang dapat dipersamakan.
Plafon pinjaman Rp50 juta hingga Rp500 juta.
Masa pembayaran KMK maksimum empat tahun.
Masa pembayaran KI maksimum lima tahun.
Suku bunga 6% efektif per tahun.
Agunan sesuai dengan peraturan BRI.
Cara Pengajuan KUR BRI Online
Pengajuan KUR BRI tidak hanya dapat dilakukan secara tatap muka di kantor cabang. Namun, pelaku UMKM juga dapat mendaftar secara daring melalui sistem elektronik yang disediakan BRI.
Selain mendaftar, calon debitur yang sudah mengajukan juga dapat melacak status permohonannya. Berikut panduannya:
1. Cara Daftar
Kunjungi laman KUR BRI melalui tautan (link) kur.bri.co.id.
Tekan tiga garis horizontal di pojok kanan atas.
Pilih menu “Login / Daftar”.
Klik opsi “Daftar disini”.
Buat akun dengan memasukkan nama lengkap, alamat surel (email), dan nomor telepon atau nomor ponsel.
Buat dan konfirmasi kata sandi.
Tekan tombol Buat Akun.
Lakukan proses pengajuan KUR BRI online sesuai dengan instruksi yang tertera.
2. Cara Cek Status Pengajuan
Setelah berhasil mengajukan, calon debitur dapat memantau status permohonan dengan memilih menu “Lacak Pengajuan” di halaman beranda laman kur.bri.co.id.
Masuk akun (login) dengan mengisi alamat email dan kata sandi.
Selanjutnya, sistem akan menampilkan status pengajuan KUR BRI online.
Baca Juga: Tabel KUR BRI Juli 2026 untuk Pinjaman Hingga Rp100 Juta
(MDP)
