Konten dari Pengguna

Cara Swing Trading untuk Dapatkan Profit Sesuai Target

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi melakukan transaksi saham. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi melakukan transaksi saham. Foto: Unsplash.com

Ada berbagai jenis trading yang dapat dipraktikkan, salah satunya swing trading. Cara swing trading umumnya dicari oleh para pelaku saham. Sebab, metode yang satu ini dikenal memiliki proses transaksi yang bisa berlangsung dalam waktu singkat.

Saat melakukan trading, tak jarang pelaku saham kebingungan akan lamanya transaksi yang dilakukan. Dilansir dari Saham Indonesia, ada baiknya trader melakukan cut-loss dengan disiplin dan membiarkan saham yang sedang profit terus meningkat.

Inilah mengapa, ada beberapa gaya trading dengan tingkat support-resistance yang berbeda satu sama lain. Ragam gaya trading tersebut, dapat dijadikan alternatif sesuai dengan kebutuhan, termasuk swing trading.

Apa Itu Swing Trading?

Ilustrasi memantau pergerakan saham. Foto: Unsplash.com

Menurut buku Swing Trading A Beginners And Advanced Guide For Effective Trading Tactics, Make More Money and Reach Financial Freedom yang disusun oleh Michael Branson, secara singkat, swing trading merupakan jenis transaksi saham dan berbagai jenis investasi lainnya untuk memperoleh profit dalam waktu singkat.

Jenis trading yang satu ini memungkinkan pelakunya membuka maupun menutup transaksi dalam jangka waktu harian, mingguan, hingga bulanan.

Umumnya, dalam swing trading terdapat kombinasi analisis teknikal sekaligus analisis fundamental sebagai senjata utamanya. Selain itu, swing trading juga memperhatikan pola grafik saat proses analisis teknikal dilakukan.

Adapun jenis grafik yang kerap digunakan dalam jenis trading yang satu ini di antaranya, hourly chart, daily chart, weekly chart, hingga monthly chart.

Alasan trader menggunakan metode swing trading, yakni peluang mendapatkan profit lebih besar dibandingkan jenis trading lainnya. Selain itu, swing trading memiliki batas cut-loss yang lebih jauh dibandingkan metode scalping maupun day trading.

Alasan lain banyaknya pengguna metode trading yang satu ini ialah proses analisis yang lebih mudah dibandingkan metode lainnya. Inilah mengapa, swing trading menjadi salah satu gaya trading yang banyak digunakan.

Cara Swing Trading

Cara Swing Trading

Dihimpun dari sumber yang sama dan beberapa sumber lainnya, berikut strategi yang harus diperhatikan saat melakukan swing trading agar profit yang diinginkan dapat tercapai.

  1. 1. Kenali area support-resistance

    Kenali area support-resistance karena keduanya membantu trader mengenali harga yang bergerak di pasar modal. Selain itu, dengan mengenali support-resistance, hal itu dapat dijadikan acuan untuk membuka posisi.

  2. 2. Hindari averaging posisi

    Tindakan ini kerap dilakukan oleh para pelaku saham dengan harapan mengurangi kerugian dan menambah keuntungan saat pergerakan harga kembali ke posisi terbuka. Akan tetapi, perlu dicatat bahwa kondisi tersebut tak selamanya mengembalikan harga. Oleh karena itu, hindari averaging posisi agar risiko kerugian dapat dicegah sedini mungkin.

  3. 3. Ketahui sistem stop loss

    Saat menerapkan swing trading, pahami pula sistem stop loss guna menghindari kerugian atas modal yang dikeluarkan. Secara umum, stop loss merupakan sistem yang digunakan untuk membatasi kerugian karena pergerakan harga tak sesuai saat posisi dibuka. Akibatnya, risiko kerugian pun dapat dialami trader.

Itulah sekilas penjelasan tentang swing trading. Dengan memahami pengertian dan strategi di atas, semoga wawasan mengenai strategi trading semakin baik, sehingga bisa mendapatkan profit sesuai target.

(ANM)