Ciri-ciri Sistem Ekonomi Tradisional dan Keunggulannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional salah satunya terletak pada kegiatan ekonomi yang dilakukan. Aktivitas ekonomi pada sistem ekonomi ini mencakup berburu, memancing, beternak, dan lain sebagainya.
Dilihat dari salah satu ciri tersebut, sistem ekonomi tradisional cenderung ramah lingkungan karena penggunaan teknologi yang terbatas. Hal ini merupakan salah satu keunggulan yang ada pada sistem ekonomi tradisional.
Sebelum mengetahui ciri-ciri sistem ekonomi tradisional lebih lanjut, simak terlebih dulu pengertian dan keunggulannya di artikel Berita Bisnis berikut ini.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Sistem Ekonomi Tradisional
Mengutip wallstreetmojo.com, sistem ekonomi tradisional adalah sistem dengan produksi dan distribusi barang yang didorong oleh kepercayaan, adat istiadat, budaya, dan tradisi yang ada sejak lama.
Negara-negara yang menerapkannya sebagian besar bergantung pada pertanian, perikanan, dan perburuan. Sistem barter merupakan ciri khas ekonomi tradisional.
Setiap negara, berkembang dari suatu sistem ekonomi tradisional. Namun, pada masa kini, sebagian besar negara tradisional telah bertransformasi menjadi ekonomi campuran.
Negara-negara yang menganut sistem tradisional cenderung kehilangan hubungan perdagangan, pertukaran budaya, dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Baca Juga: Kekurangan Sistem Ekonomi Tradisional dan Pengertiannya
Ciri-ciri Sistem Ekonomi Tradisional
Merujuk www.carboncollective.com, berikut ciri-ciri dari sistem ekonomi tradisional:
Berpusat pada keluarga atau suku.
Sebagian besar waktu dihabiskan untuk pekerjaan primitif seperti bertani, berburu, atau memancing.
Komunitas ini menjalankan kegiatan ekonominya melalui penangkapan ikan, berburu, dan bertani.
Sistem ekonomi tradisional tak berdagang. Para pelaku ekonomi mengonsumsi produk yang dihasilkan atau dikumpulkan dan mengandalkan barter untuk mendapatkan produk yang mereka inginkan.
Keuntungan Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional memiliki beberapa keuntungan sebagai berikut yang dikutip dari wallstreetmojo.com:
1. Menjaga Tradisi dan Adat Istiadat Tetap Hidup
Di negara-negara tradisional, berbagai individu melestarikan keterampilan dan seni dalam komunitas, suku, dan keluarga masing-masing.
2. Tak Ada Pemborosan Barang
Dalam sistem ekonomi tradisional, barang yang diproduksi hanya untuk memenuhi kebutuhan komunitas, suku, atau keluarga. Maka tak ada barang yang terbuang percuma.
3. Memiliki Ruang untuk Evolusi
Struktur ekonomi ini memiliki potensi untuk beradaptasi dengan menyerap sifat-sifat struktur ekonomi yang berbeda. Faktanya, semua sistem ekonomi modern telah berevolusi dari sistem tradisional.
4. Ramah Lingkungan
Karena penggunaan teknologi terbatas, metode konvensional dalam kegiatan ekonomi tak terlalu berbahaya bagi alam dan lingkungan.
5. Individu yang Terampil dan Berbakat
Penduduk asli mencari nafkah dari keterampilan yang diperoleh dari keluarga dan komunitas. Selama berabad-abad, komunitas-komunitas ini telah menjadi sangat terampil dalam bidang tertentu.
6. Kejelasan Peran dan Kepuasan
Individu yang menjalankan bisnis keluarga adalah penerus. Mereka juga mewarisi tanggung jawab dan keterampilan yang diperkenalkan ke dalam sistem ekonomi ini sejak usia sangat muda. Selain itu, mereka cenderung puas dengan apa pun yang dilakukan dan dihasilkan.
7. Aman dari Masalah Global
Ekonomi ini cenderung tertutup dari dunia luar yang ada, sehingga mereka dapat terhindar dari berbagai penyakit menular yang menyebar secara global.
(MQ)
Frequently Asked Question Section
Apa itu sistem ekonomi tradisional?

Apa itu sistem ekonomi tradisional?
Sistem dengan produksi dan distribusi barang yang didorong oleh kepercayaan, adat istiadat, budaya, dan tradisi yang ada sejak lama.
Apa ciri khas sistem ekonomi tradisional?

Apa ciri khas sistem ekonomi tradisional?
Sistem barter merupakan ciri khas ekonomi tradisional.
Kegiatan ekonomi pada sistem ekonomi tradisional mencakup apa saja?

Kegiatan ekonomi pada sistem ekonomi tradisional mencakup apa saja?
Berburu, memancing, beternak, dan lain sebagainya.
