Konten dari Pengguna

Contoh Beban dalam Akuntansi Milik Perusahaan

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh beban dalam akuntansi. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh beban dalam akuntansi. Foto: Pexels

Salah satu elemen penting dalam akuntansi adalah beban. Dalam hal ini, beban diartikan sebagai pengorbanan ekonomis yang dilakukan perusahaan untuk memperoleh pendapatan selama kegiatan usaha.

Beban merujuk pada penggunaan barang dan jasa yang bertujuan untuk menghasilkan pendapatan. Beban ini mencakup biaya yang terkait dengan pengelolaan operasional perusahahaan seperti biaya telepon, listrik, perlengkapan, dan alat tulis kantor.

Apa Itu Beban dalam Akuntansi?

Ilustrasi contoh beban dalam akuntansi. Foto: Pexels

Beban merupakan pengeluaran yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan suatu usaha, agar proses operasionalnya berjalan baik dan lancar.

Mengutip dari buku Teori Akuntansi Konsep dan Praktis karya Harnovinsah, dkk, beban diartikan sebagai suatu penurunan manfaat ekonomi dalam suatu periode akuntansi dalam bentuk arus keluar atau berkurangnya aset yang menyebabkan penurunan ekuitas. Namun hal ini tidak terkait dengan penanaman modal perusahaan.

Beban dapat terjadi karena dua hal, pertama yang berasal dari biaya yang telah melampaui masanya, dan kedua karena penggunaan maksud beban tersebut atas pemanfaatan tertentu atau utilitas. Beban diakui dalam laporan laba rugi berdasarkan hal-hal sebagai berikut.

  • Adanya penurunan aset tetap yang digunakan perusahaan.

  • Adanya proses produksi untuk menghasilkan barang atau jasa.

  • Adanya kewajiban perusahaan terhadap karyawan, misalnya, pembayaran gaji.

  • Adanya kewajiban perusahaan tanpa diiringi dengan perolehan aset, misalnya, garansi produk.

Baca Juga: Perbedaan Pembukuan dan Pencatatan dalam Dunia Bisnis

Jenis-jenis dan Contoh Beban dalam Akuntansi

Ilustrasi contoh beban dalam akuntansi. Foto: Pexels

Dalam buku Akuntansi Keuangan yang disusun oleh Gebriany Pirade Wenur, dkk, beban dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu beban usaha dan beban di luar usaha. Berikut contoh-contohnya untuk mudah mengenalinya.

1. Beban Usaha

Beban usaha kerap disebut juga sebagai beban operasional. Jenis beban ini dikeluarkan untuk bisa mendapatkan dari hasil dari usaha pokoknya.

Beban usaha merujuk pada pengorbanan langsung dalam bentuk pengeluaran tunai atau berkurangnya aset perusahaan yang terkait dengan kegiatan operasional utama.

Contoh dari beban usaha mencakup beban gaji karyawan, beban sewa gedung, beban pemasaran atau promosi, premi asuransi, beban listrik, telepon, dan telepon.

2. Beban di Luar Usaha

Beban di luar usaha atau beban non-operasional adalah beban yang tidak berhubungan langsung dengan kegiatan usaha. Adapun yang termasuk sebagai beban non-operasional seperti beban bunga, rugi penjualan surat berharga, dan rugi penjualan aset tetap.

(SA)