Contoh Biaya Tetap, Pengertian, dan Rumusnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Biaya tetap (fixed cost) adalah biaya yang jumlahnya tidak berubah berapa pun besarnya penjualan atau produksi yang dihasilkan. Contoh biaya tetap biasanya berupa biaya tidak langsung (biaya overhead).
Dalam hal ini, biaya overhead dapat dimaknai sebagai biaya yang dikeluarkan tidak atas dasar jumlah produksi atau besarnya volume penjualan.
Untuk mengetahui informasi seputar biaya tetap atau fixed cost lebih rinci, simak penjelasannya dalam uraian artikel Berita Bisnis di bawah ini hingga tuntas.
Pengertian Biaya Tetap
Menurut Investopedia, biaya tetap mengacu pada biaya pengeluaran bisnis yang tak berubah meskipun terjadi peningkatan atau penurunan jumlah barang dan jasa yang diproduksi atau dijual.
Sementara itu, menurut Shopify, biaya tetap adalah biaya rutin yang harus dibayarkan dan tak terpengaruh oleh berapa banyak bisnis yang dihasilkan.
Sederhananya, biaya tetap merupakan biaya yang jumlahnya tidak berubah berapa pun besarnya penjualan atau produksi yang dihasilkan oleh suatu perusahaan.
Adapun sifat biaya tetap yaitu tidak langsung karena biaya ini tak berhubungan dengan produksi barang. Perusahaan cenderung menerapkan shutdown point untuk mengurangi biaya tetap.
Baca juga: Mengenal Biaya Tetap dan Biaya Variabel dalam Akuntansi Biaya
Contoh Biaya Tetap
Berikut contoh biaya tetap beserta penjelasannya yang telah dirangkum dari buku Meningkatkan Laba Akuntansi Biaya karangan Ir. Kuswandi.
Penyusutan (Depreciation)
Depresiasi atau penyusutan dalam akuntansi adalah pembebanan bertahap dan sistematis terhadap biaya aset berwujud (seperti peralatan produksi) selama umur manfaatnya.
Asuransi (Insurance)
Asuransi adalah perjanjian antara dua pihak, di mana satu pihak berkewajiban membayar iuran dan pihak lain berkewajiban memberikan jaminan sepenuhnya, baik secara finansial atau berupa penggantian kerugian.
Beban bunga (Interest Expenses)
Beban bunga adalah biaya dana yang dipinjamkan ke perusahaan oleh pemberi pinjaman. Beban Bunga ini digolongkan sebagai biaya tetap apabila suku bunga tetap dimasukkan ke dalam perjanjian pinjaman.
Pajak Properti (Property Tax)
Pajak Properti adalah pajak yang dibebankan ke perusahaan oleh pemerintah setempat, yang didasarkan pada biaya asetnya.
Biaya Sewa (Rent)
Biaya Sewa adalah biaya berkala untuk penggunaan real estat (kantor, pabrik, gudang) miliki orang lain yang digunakan oleh perusahaan dalam menjalankan operasinya.
Gaji (Salary)
Gaji adalah jumlah kompensasi tetap yang dibayarkan perusahaan kepada karyawan.
Utilitas (Utility)
Biaya utilitas adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan setiap bulan. Contohnya adalah biaya air, biaya telephone dan biaya listrik.
Rumus Biaya Tetap
Berikut rumus yang bisa diterapkan untuk menghitung biaya tetap, sebagaimana dituliskan dalam buku Pengantar Ekonomi Mikro dan Makro oleh Akbar Jaya, Jana Siti Nor Khasanah.
Fixed Cost (FC) = Total Cost (TC) - (Unit Variable Cost (UVC) X Quantity)
Agar semakin paham, berikut contoh perhitungan biaya tetap dengan menggunakan rumus di atas:
Perusahaan D memiliki jumlah keseluruhan pengeluaran (TC) sebesar Rp100 juta dan mengeluarkan biaya produksi untuk pengemasan dan lainnya (VC) sebesar Rp50 juta. Berapa biaya tetap yang dikeluarkan (FC) perusahaan D?
FC = TC - VC
FC = Rp100 juta - Rp50 juta
FC = Rp50 juta
Maka, biaya tetap yang dikeluarkan perusahaan D sebesar Rp50 juta.
(NDA)
