Konten dari Pengguna

Contoh Buku Kas Sederhana untuk Perusahaan Kecil dan Besar

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh buku kas sederhana. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Contoh buku kas sederhana. Foto: Pixabay

Contoh buku kas sederhana kerap dibutuhkan sebagai acuan dasar dalam mencatat transaksi dalam laporan keuangan. Pencatatan transaksi ke dalam buku kas sederhana bisa disebut juga dengan pembukuan.

Secara umum, pembukuan adalah seni mencatat dan mengelompokkan jumlah uang melalui transaksi-transaksinya ke dalam laporan keuangan, seperti rugi/laba, neraca, perubahan modal, dan arus kas.

Jika pembukuan dikaitkan dengan pelaporan pajak, maka pembukuan sekurang-kurangnya terdiri atas catatan mengenai harta, kewajiban, modal, penghasilan dan biaya, serta penjualan dan pembelian. Dengan begitu, dapat dihitung besarnya pajak yang terutang.

Pentingnya Membuat Buku Kas Sederhana

Pencatatan keuangan merupakan hal yang sangat penting dilakukan oleh pelaku bisnis, termasuk usaha yang masih kecil. Jika pembukuan sudah dikelola dengan rapi dan lancar sejak awal bisnis, manajerial keuangan ketika usaha sudah besar tentu akan semakin sempurna.

Pemerintah bahkan telah mengatur kewajiban menyelenggarakan pembukuan dalam Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 28 tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP), yang berbunyi:

"Wajib pajak orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dan wajib pajak badan di Indonesia wajib menyelenggarakan pembukuan."

Manfaat Membuat Buku Kas Sederhana

Ilustrasi buku kas sederhana. Foto: Unsplash

Dengan adanya pembukuan yang rapi, pelaku bisnis pun akan lebih mudah mendapatkan akses perbankan. Sebab, pihak perbankan mensyaratkan laporan keuangan dalam pengajuan kreditnya.

Ada pula beberapa manfaat lain yang dapat diperoleh suatu perusahaan jika melakukan pembukuan. Merujuk buku Pintar Pembukuan Sederhana Untuk UMKM oleh Arum Faiza, berikut manfaat melakukan pembukuan bagi perusahaan:

  1. Dapat mengetahui untung, rugi, utang, beserta piutang dengan cepat dan tepat;

  2. Dapat digunakan sebagai alat monitor perkembangan keuangan dan alat pengendali keuangan;

  3. Dapat mengurangi risiko kehilangan produk dan aset;

  4. Dapat mengetahui kewajiban membayar pajak;

  5. Dapat digunakan sebagai alat kontrol biaya operasional;

  6. Dapat mengetahui progres bisnis;

  7. Dapat dijadikan alat analisis terhadap pencapaian tujuan dan sasaran dari kegiatan usaha.

  8. Dapat membantu memberikan informasi untuk me-rencanakan pengawasan dan pengambilan keputusan;

  9. Dapat dijadikan pendukung untuk mengajukan pinjaman, investasi, atau kredit ke pihak eksternal; serta

  10. Dapat dijadikan kebijakan dalam pengambilan keputusan.

Contoh Buku Kas Sederhana

Agar semakin paham, berikut contoh buku kas sederhana yang bisa jadi referensi untuk pembukuan sebagaimana mengutip buku Teori dan Praktik Administrasi Kesekretariatan oleh Dr. Sedianingsih, SE., M.Si., Ak., Dra. Ec. Farida Mustikawati, dan Nieke P. Soetanto.

Pimpinan PT Sejahtera telah menetapkan kebijakan tentang pembentukan buku kas dengan dana sebesar Rp 300.000,00. Pembukuan kas tersebut menggunakan sistem imprest. Pada bulan Mei 2008, terdapat transaksi sebagai berikut:

1 Mei: menerima uang untuk kas Rp 300.000,00

5 Mei: membeli prangko Rp 10.000,00

9 Mei: membeli kertas HVS Rp 20.000,00

15 Mei: membeli meterai Rp 10.000,00

19 Mei: membayar sumbangan bencana alam Rp 100.000,00

22 Mei: membeli snack untuk tamu Rp 15.000,00

25 Mei: membayar bensin untuk pimpinan Rp 75.000,00

26 Mei: membeli kertas buram Rp 10.000,00

30 Mei: membayar langganan koran Rp 50.000,00

Oleh bagian keuangan, semua pemasukan dan pengeluaran tersebut dicatat dalam buku kas kecil seperti yang tampak pada tabel di bawah ini.

Contoh buku kas sederhan. Foto: Dok. Istimewa

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan pembukuan?

chevron-down

Secara umum, pembukuan pada dasarnya adalah seni mencatat dan mengelompokkan jumlah uang melalui transaksi-transaksinya ke dalam laporan keuangan, seperti rugi/laba, neraca, perubahan modal, dan arus kas.

Mengapa pelaku usaha perlu membuat buku kas?

chevron-down

Sebab pemerintah telah mengatur kewajiban menyelenggarakan pembukuan bagi para pelaku usaha dalam Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 28 tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP).

Apa manfaat dari membuat buku kas sederhana?

chevron-down

Dengan adanya pembukuan yang rapi, pelaku bisnis pun akan lebih mudah mendapatkan akses perbankan. Sebab, pihak perbankan mensyaratkan laporan keuangan dalam pengajuan kreditnya.