Konten dari Pengguna

Contoh Buku Kas Umum, Ketentuan dan Dasar Pembuatannya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh buku kas umum. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Contoh buku kas umum. Foto: Unsplash

Contoh buku kas umum seringkali dibutuhkan pemilik usaha sebagai acuan untuk melakukan pemantauan terhadap kondisi finansial bisnisnya secara real time. Pasalnya, setiap transaksi yang terjadi dan terkait dengan kewajiban perlu dicatat pada buku kas umum (BKU).

Dengan kata lain, buku kas berfungsi sebagai alat kontrol utama dari seluruh kegiatan pengurusan uang perusahaan. Buku kas umum memiliki kedudukan yang penting, sebab dapat menunjukkan seluruh kegiatan keuangan lembaga atau perusahaan.

Penggunaan buku kas umum juga harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Simak penjelasan lengkap mengenai ketentuan penggunaan, dasar pembuatan, hingga contoh buku kas umum dalam uraian artikel Berita Bisnis di bawah ini.

Ketentuan Penggunaan Buku Kas Umum

Merujuk buku Keandalan dan Sukses Sekretaris Perusahaan oleh CHR. Jimmy L. Gaol dan sumber lainnya, berikut beberapa ketentuan yang harus ditaati dalam penggunaan buku kas umum:

  • Halaman pertama buku kas umum dituliskan oleh pemegang kas tentang jumlah halaman buku kas itu, kemudian diberi tanggal dan ditandatangani. Setiap halaman diberi nomor urut dan diparaf. Halaman terakhir digunakan untuk catatan pemeriksaan kas.

  • Dalam buku kas umum tidak dizinkan adanya kolom-kolom yang kosong ataupun tanda bekas hapusan.

  • Buku kas umum sedikitnya dibuat satu kali sebulan, dan untuk selanjutnya setiap kali jika dianggap perlu, ditotal dan ditutup serta dihitung ruangan kasnya oleh atasan terdekat (lihat Pasal 2, Pasal 8, dan Pasal 9 Surat Keputusan Menteri Keuangan No. Kep-332/M/V/9/1968 tanggal 26 September 1968).

Dasar Pembuatan Buku Kas Umum

Ilustrasi membuat buku kas umum. Foto: Pixabay

Ada beberapa ketentuan dasar yang perlu diketahui oleh para pemegang kas dalam suatu perusahaan tentang pembukuan dalam kas umum, di antaranya sebagai berikut:

  1. Penerimaan dibukukan di sebelah kiri, pengeluaran di sebelah kanan. Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa sebelah kiri buku kas umum merupakan sisi debit, sedang sebelah kanan buku kas umum merupakan sisi kredit.

  2. Pada pos pertama penerimaan sebelah kiri dan pengeluaran sebelah kanan dibukukan saldo kelebihan atau kekurangan yang diperoleh karena penutupan buku pada bulan lalu, atau pada akhir tahun.

  3. Pos-pos pada sebelah kiri, setiap kali dilakukan penutupan, harus sama dengan total pos-pos sebelah kanan. Demikian pula dalam penutupan buku, jumlah total sisi debit harus sama dengan jumlah total sisi kredit.

Contoh Buku Kas Umum

Agar semakin paham, berikut contoh buku kas umum yang bisa jadi referensi untuk pembukuan sebagaimana dikutip dari buku Teori dan Praktik Administrasi Kesekretariatan oleh Dr. Sedianingsih, SE., M.Si., Ak., Dra. Ec. Farida Mustikawati, dan Nieke P. Soetanto.

Selama minggu pertama pada bulan Maret 2008 kasir kas telah mengeluarkan uang dengan rincian sebagai berikut:

  • Tanggal 2 Maret membeli perlengkapan Rp 15.000.000,00

  • Tanggal 3 Maret membayar rekening listrik Rp 40.000.000,00

  • Tanggal 4 Maret membayar rekening telepon Rp 50.000.000,00

  • Tanggal 5 Maret membeli bensin Rp 20.000.000,00

  • Tanggal 6 Maret membeli perlengkapan Rp 10.000.000,00

Transaksi di atas oleh kasir kas dicatat dalam buku kas umum seperti yang tampak di bawah ini.

Contoh buku kas umum. Foto: Dok. Istimewa

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Apa fungsi buku kas umum?

chevron-down

Buku kas berfungsi sebagai alat kontrol utama dari seluruh kegiatan pengurusan uang perusahaan.

Kenapa perlu membuat buku kas umum?

chevron-down

Buku kas umum memiliki kedudukan yang penting, sebab dapat menunjukkan seluruh kegiatan keuangan lembaga atau perusahaan.

Kapan buku kas umum dibuat?

chevron-down

Buku kas umum sedikitnya dibuat satu kali sebulan, dan untuk selanjutnya setiap kali jika dianggap perlu, ditotal dan ditutup serta dihitung ruangan kasnya oleh atasan terdekat.