Konten dari Pengguna

Contoh Deskripsi Pekerjaan CPNS Dosen dan Cara Membuatnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membuat deskripsi pengalaman kerja untuk ikut seleksi CPNS dosen. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membuat deskripsi pengalaman kerja untuk ikut seleksi CPNS dosen. Foto: Pexels

Pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2023 untuk profesi dosen masih dibuka hingga hari ini, Rabu (11/10). Pada saat melakukan pendaftaran seleksi CPNS dosen 2023, pelamar perlu menuliskan deskripsi pekerjaan sebagai salah satu persyaratannya.

Pengisian deskripsi pekerjaan merupakan tahapan keempat dalam proses pendaftaran seleksi CPNS dosen 2023. Tahap ini dilakukan setelah pelamar berhasil membuat akun SSCASN, memilih jenis seleksi, dan memilih formasi.

Bagi peserta seleksi CPNS dosen 2023 yang kesulitan merangkai kata-kata, di bawah ini ada contoh deskripsi pekerjaan CPNS dosen yang bisa dijadikan referensi.

Cara Membuat Deskripsi Pekerjaan CPNS Dosen

Ilustrasi membuat deskripsi pengalaman kerja untuk ikut seleksi CPNS dosen. Foto: Pexels

Deskripsi pekerjaan merupakan salah satu keterangan yang harus disertakan ketika mengikuti seleksi CPNS dosen. Dalam membuat deskripsi pengalaman kerja untuk ikut seleksi CPNS dosen, terdapat beberapa poin penting yang perlu dicantumkan oleh pelamar.

Beberapa poin penting tersebut di antaranya seperti tempat kerja, posisi, pencapaian, dan informasi lainnya selama bekerja. Agar semakin paham, berikut cara membuat deskripsi pekerjaan untuk daftar seleksi CPNS dosen yang bisa dijadikan panduan:

  1. Masuk ke akun SSCASN, kemudian pilih menu ‘Pengisian Riwayat’.

  2. Selanjutnya, isi bagian deskripsi diri dan riwayat pendidikan.

  3. Lalu, pilih ‘Tambah Pekerjaan’ pada bagian Riwayat Kerja.

  4. Lengkapi data dengan lengkap mencakup nama perusahaan atau instansi, jabatan, tanggal masuk/selesai, gaji pokok, hingga nama pejabat.

  5. Apabila data telah diisi, tuliskan deskripsi pengalaman kerja Anda yang paling relevan dengan posisi yang dilamar.

  6. Kemudian unggah bukti pengalaman kerja. Pastikan dokumen diunggah dalam bentuk PDF dan ukurannya tidak lebih dari 1 MB.

  7. Setelah itu, klik ‘Simpan’.

  8. Apabila pada saat pengisian terdapat kesalahan, pelamar dapat mengubah data tersebut dengan memilih tombol ‘Ubah’ yang ada di bawah kolom Riwayat Pekerjaan.

Baca juga: 3 Contoh Deskripsi Diri untuk PPPK Guru 2023 yang Bisa Dijadikan Referensi

Contoh Deskripsi Pekerjaan CPNS Dosen

Ilustrasi membuat deskripsi pengalaman kerja untuk ikut seleksi CPNS dosen. Foto: Pexels

Penting untuk diingat, sebaiknya isilah kolom deskripsi pekerjaan CPNS dosen dengan informasi-informasi yang menunjang potensi diri. Gunakan kalimat yang efektif agar apa yang disampaikan mudah dipahami. Berikut contoh deskripsi pekerjaan CPNS dosen.

Saya adalah dosen bidang kesusastraaan dan hampir 10 tahun mengabdi di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta.

Saya mengampu beragam mata kuliah seperti Sastra Populer, Kajian Cerita Anak, Apresiasi Sastra, Kajian Prosa, Kajian Puisi, Sejarah Sastra, Teori Sastra, Kritik Sastra, Metodologi Penelitian Sastra, Kajian Drama dan Apresiasi Drama.

Namun, sejak lima tahun terakhir saya lebih banyak ditugaskan fokus pada mata kuliah Sastra Populer, Kritik Sastra, Apresiasi Sastra, Kajian Drama, Apresiasi Drama dan Penulisan Kreatif.

Saya selalu menerapkan berbagai metode pembelajaran dalam semua mata kuliah yang saya ajar. Tidak berhenti di situ, saya juga membuat metode-metode sendiri untuk menambah pemahaman dan antusiasme mahasiswa terhadap mata kuliah yang saya berikan.

Salah satu metode yang saya buat untuk diterapkan di kelas adalah metode kata kunci (password) dan belahan jiwa (soulmate). Misalnya pada kuliah Apresiasi Sastra yang diikuti mahasiswa tingkat I.

Saya minta mereka untuk memiliki password setiap kali masuk ke kelas saya. Password itu berupa kutipan yang terdiri dari 1-3 kalimat yang terdapat dalam sebuah karya sastra.

Mahasiswa harus menghafal password yang mereka pilih hari itu lengkap dengan nama pengarang, judul karya/buku, penerbit, kota, tahun terbit hingga nomor halaman dari kalimat-kalimat yang mereka kutip.

Selanjutnya, di kelas saya minta mereka menyampaikannya dengan berbagai ekspresi, gerak, dan gaya, yang tak jarang mengundang reaksi riuh rendah dari sesama mahasiswa, hingga kelas bertambah semarak.

Sebagai dosen, saya pun turut mengikuti perkembangan Iptek guna pemutakhiran pembelajaran. Dalam proses pembelajaran saya memanfaatkan kemajuan teknologi dan pengetahuan secara maksimal di dalam maupun di luar kelas.

(NDA)