Contoh Distribusi Tidak Langsung, Definisi, dan Kelebihannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh distribusi tidak langsung adalah agen gas elpiji (LPG) yang menjual gas dalam ukuran tertentu ke masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Untuk mengetahui contoh lainnya dari distribusi tidak langsung, simak terlebih dulu pengertian beserta kelebihan maupun kekurangannya di artikel Berita Bisnis berikut.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Distribusi Tidak Langsung
Mengutip thebusinessprofessor.com, distribusi langsung merupakan penjualan dan transfer produk dari produsen ke grosir dan atau pengecer yang kemudian ke konsumen.
Sederhananya, distribusi tak langsung merupakan proses menyalurkan barang dengan menambah perantara di antara produsen ke pelanggan akhir atau konsumen akhir.
Merujuk investopedia.com, distribusi tidak langsung membebaskan produsen dari biaya dan tanggung jawab awal tertentu yang dapat memangkas waktu untuk menjalankan bisnis.
Dengan hubungan perantara yang tepat, saluran distribusi tak langsung bisa lebih mudah dikelola daripada saluran distribusi langsung. Hal ini dapat memberikan dukungan dan keahlian distribusi yang mungkin tidak dimiliki perusahaan.
Namun, distribusi tak langsung juga dapat menambah lapisan biaya dan birokrasi baru yang dapat meningkatkan biaya bagi konsumen, memperlambat pengiriman, dan mengambil kendali dari tangan produsen.
Kelebihan dan Kekurangan Distribusi Tidak Langsung
Mengutip smallbusinessresources.wf.com, dengan distribusi tidak langsung bisnis kecil dapat menjual secara grosir ke agen atau pengecer sehingga mereka dapat mendistribusikan produk untuk konsumennya. Namun, terdapat sisi positif dan negatifnya, yakni:
1. Kelebihan
Agen distribusi mengkhususkan diri untuk memasukkan produk ke sebanyak mungkin pasar dan pengecer mengetahui pasar lokal mereka dan cara terbaik untuk menjual produk.
2. Kekurangan
Agen distribusi dan pengecer akan berbagi keuntungan dengan produsen utama dan pengecer dapat menjual produk pesaing di samping produk produsen utama.
Contoh Distribusi Tidak Langsung
Berikut beberapa contoh kegiatan distribusi tidak langsung:
Anna membeli gas elpiji 3 kg ke agen elpiji terdekat dari rumahnya. Agen elpiji bertindak sebagai perantara yang menjual produk PT Pertamina ke konsumen secara langsung.
Robi membeli bensin eceran 1 liter dalam botol di pinggir jalan. Penjual bensin eceran 1 liter ini bertindak sebagai pengantara.
Dian membeli 1/4 minyak eceran dalam plastik dari pedagang minyak keliling yang ada di lingkungannya. Pedagang minyak eceran ini juga sebagai pengantara yang menjual minyak langsung ke konsumen.
Andi membeli telur 1 kg di warung dekat rumahnya. Penjual telur adalah perantara dari telur yang dihasilkan produsen utama yang ada di Jawa Barat.
(MQ)
Frequently Asked Question Section
Apa saja kelemahan distribusi tidak langsung bagi konsumen?

Apa saja kelemahan distribusi tidak langsung bagi konsumen?
Meningkatkan biaya bagi konsumen, memperlambat pengiriman, dan lainnya.
Apa keuntungan distribus tidak langsung bagi produsen?

Apa keuntungan distribus tidak langsung bagi produsen?
Produsen bebas dari biaya dan tanggung jawab awal tertentu.
Apa itu distribusi tidak langsung?

Apa itu distribusi tidak langsung?
Proses menyalurkan barang dengan menambah perantara di antara produsen ke pelanggan akhir atau konsumen akhir.
